Pro Kontra Tawassulan & Tabarrukan | 4-11

            cp : Syihabuddin Ahmad082113169460
Judul : Pro Kontra Tawassulan & Tabarrukan
Penulis : Isnan Ansory, Lc, MA
Tebal : 290 hlm.
Harga Rp. 110.000,-
Jenis Cover : Softcover
Penerbit : Rumah Fiqih Publishing
Berat : 490 grm
Kertas/Ukuran : A5

DAFTAR ISI

MUKADIMAH

MEMAHAMI ISTILAH TAWASSUL & TABARRUK

Bab I : Pengertian Tawassul

A. Pengertian Tawassul Secara Bahasa

B. Pengertian Tawassul Secara Istilah

1. Ketaatan Kepada Allah - subhanahu wa ta’ala

2. Memohon Bagi Nabi Muhammad - shallallahu ‘alaihi wasallam - Tempat Yang Mulia di Surga

3. Menjadikan Sesuatu Sebagai Wasilah Dalam Doa.

Bab II : Pengertian Tabarruk.

A. Pengertian Tabarruk Secara Bahasa

B. Pengertian Tabarruk Secara Istilah

TAWASSUL & DOA.

Bab I : Tawassul Bukan Doa Kepada Selain Allah - subhanahu wa ta’ala

A. Pengertian dan Hukum Doa

B. Posisi Tawassul Dalam Doa.

Bab II : Doa Kepada Allah – subhanahu wa ta’ala -: Secara Langsung Atau Melalui Perantara

JENIS & HUKUM TAWASSUL

Bab I : Jenis Tawassul: Amal & Dzat

Bab II : Tawassul Wajib.

Bab III : Antara Tawassul Masyru’, Haram & Khilafiyyah

A. Tawassul Masyru’ Yang Disepakati

1. Tawassul Dengan al-Asma’ al-Husna

2. Tawassul Dengan Keimanan

3. Tawassul Dengan Amal Sholih

4. Tawassul Dengan Doa Orang Yang Hidup

B. Tawassul Haram Yang Disepakati: Tawassul Dengan Dzat Yang Terlarang

C. Tawassul Khilafiyyah: Tawassul Dengan Kemuliaan Makhluk

1. Mazhab Pertama: Boleh Secara Mutlak Bertawassul Kepada Kemuliaan Rasulullah - shallallahu ‘alaihi wasallam - atau Selainnya

2. Mazhab Kedua: Tawassul Kepada Kemuliaan Dzat Hanya Dikhususkan Bagi Nabi - shallallahu ‘alaihi wasallam

3. Mazhab Ketiga: Makruh

4. Mazhab Keempat: Tidak Boleh

JENIS & HUKUM TABARRUK

Bab I : Meluruskan Pemahaman Seputar Tabarruk

A. Tabarruk Merupakan Permohonan Kepada Allah Melalui Dzat

B. Tabarruk Bukanlah Perbuatan Menyekutukan Allah - subhanahu wa ta’ala

C. Tabarruk Bukanlah Amalan Yang Tidak Berdasarkan Dalil Syariat

D. Tabarruk Hanya Dibolehkan Pada Hal-hal Yang Dimuliakan Oleh Syariat

E. Keberkahan Pada Makhluk Allah - subhanahu wa ta’ala - di Dalam al-Qur’an al-Karim

1. Keberkahan Pada al-Qur’an

2. Keberkahan Pada Manusia Yang Mulia

3. Keberkahan Pada Tempat Yang Mulia

4. Keberkahan Pada Benda Yang Mulia

5. Keberkahan Pada Waktu Yang Mulia

Bab II : Hukum Bertabarruk Kepada Makhluk Allah - subhanahu wa ta’ala -

A. Tabarruk Yang Disepakati Haram

1. Tabarruk Haram Yang Syirik

2. Tabarruk Haram Tidak Syirik

B. Tabarruk Dengan Rasulullah - shallallahu ‘alaihi wasallam-

1. Pro Kontra Bertabarruk Kepada Rasulullah - shallallahu ‘alaihi wasallam -

2. Bentuk Bertabarruk Kepada Rasulullah - shallallahu ‘alaihi wasallam -

C. Tabarruk Dengan Amal Sholih

1. Tabarruk Dengan Basmalah

2. Tabarruk Dengan Ungkapan In Syaa’a Allah

D. Tabarruk Dengan Benda-benda Mulia

1. Maksud Bertabarruk Dengan Benda-benda Mulia

2. Hukum Bertabarruk Dengan Benda-benda Mulia

3. Bentuk-bentuk Tabarruk Dengan Benda-benda Mulia

E. Pro Kontra Tabarruk Dengan Orang-orang Sholih

1. Maksud Bertabarruk Dengan Orang-orang Sholih

2. Hukum Bertabarruk Dengan Orang-orang Sholih

3. Bentuk-bentuk Tabarruk Dengan Orang-orang Sholih

PENUTUP.

DAFTAR PUSTAKA.

BUKU LAIN :

Dapatkan 64 judul buku karya para ustadz di Rumah Fiqih Indonesia