Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Korupsi Waktu Sama Berdosanya dengan Korupsi Uang | rumahfiqih.com

Korupsi Waktu Sama Berdosanya dengan Korupsi Uang

Sat 20 October 2007 04:43 | Kontemporer > Perspektif Islam | 6.979 views

Pertanyaan :

Assalamualaikum

Ustadz saya ingin menanyakan satu hal yang banyak terjadi dikantor saya. Saya adalah seorang PNS, banyak orang tahu bahwa PNS itu peluang untuk korupsinya besar.

Misalnya saja untuk mengurus KTP biaya resminya Rp 15. 000, - dan selesai dalam tempo paling lama 2 hari tetapi bisa selesai dalam waktu 1 jam asalkan mau membayar Rp 50. 000, -. Selisihnya masuk kekantong pribadi petugas yang melayani pembuatan KTP.Kalau sudah begitu, sudah pasti itu korupsi dan berdosa.

Bagaimana dengan yang melakukan korupsi waktu, misalnya saja sesuai peraturan masuk kantor jam 08. 00 pagi dan pulang pukul 16. 00 sore, tetapi kenyataannya datang pukul 09. 00 pagi dan pulang pukul 14. 00. Apakah korupsi waktu sama berdosanya dengan korupsi uang?

Masalahnya di kantor saya banyak pegawai yang selalu mengatakan bahwa korupsi uang itu haram tetapi yang bersangkutan sering tidak ada di meja kerjanya pada jam-jam kantor karena pergi keluar untuk urusan pribadi. Bagaimana menurut Pak Ustadz, apakah dalam Islam korupsi waktu beda dosanya dengan korupsi uang? Terima Kasih

Wasalamualaikum

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Korupsi uang hukumnya haram, karena terkait dengan memakan harta haram yang bukan hakya. 'Korupsi waktu' juga haram, meski tidak terkait secara langsung dengan mengambil harta milik orang lain. Korupi waktu terjadi karena bobroknya sistem birokrasi di negeri kita ini. Sehingga begitu banyak PNS yang sesungguhnya memakan 'gaji buta', akibat tidak adanya pekerjaan.

Keduanya tentu haram hukumnya dan juga saling terkait. Mengapa ada semacam pungutan liar untuk menguru KTP yang sebenarnya sangat sederhana dan murah? Barangkali karena pegawainya tidak bekerja sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Entah disengaja atau tidak, yang jelas mereka baru bekerja cepat manakala ada uangnya, yang tentunya akan masuk ke kantong sendiri.

Tidak mengerjakan tugas tepat sesuai dengan jadwal dengan cara disengaja, apalagi karena berharap akan mendapatkan uang pelicin di luar biaya resmi adalah dosa. Modus seperti ini nyaris mirip dengan pembegalan di siang hari bolong.

Sedangkan meninggalkan tugas bukan karena malas, hukumnya juga haram. Meski alasannya untuk dakwah atau untuk kepentingan umat. Mengapa tetap haram?

Karena melanggar perjanjian di awal yang telah disepakatinya berupa peraturan. Seorang muslim, apa pun posisinya di dalam struktur dakwah, ketika menjadi pegawai baik negeri atau swasta, juga terikat dengan peraturan yang berlaku. Kalau peraturan mengharuskan dirinya ada di kantor sejak jam 08.00 hingga jam 17.00, maka dia wajib memenuhinya.

Dia tidak dibenarkan untuk kelayapan ke sana kemari, meski dengan alasan untuk dakwah. Kecuali atas izin dari institusi atau karena memang ditugaskan untuk hal itu.

Seorang muslim terikat dengan peraturan atau perjanjian yang telah disepakatinya. Al-muslimuna 'inda syuruthihim. Itulah ketetapan dari nabi Muhamad SAW yang mengikat semua orang. Pelanggaran atas peraturan yang telah disepakatinya, adalah sebuah pelanggaran atas ketetapan syariah Islam. Tentu hukumnya dosa, meski niatnya baik. Tetapi caranya tetap tidak dibenarkan.

Semoga kita sadar atas kekurangan dan kelalaian kita di hadapan sesama manusia, dan bisa dengan mudah memperbaiki diri masing-masing.

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc


Baca Lainnya :

Masalah Halaqoh dengan Murobbi Lawan Jenis
20 October 2007, 04:42 | Wanita > Hukum | 6.114 views
Shalat Tepat Waktu atau Setelah Jam Kerja?
20 October 2007, 04:40 | Shalat > Waktu Shalat | 8.229 views
Apakah Syetan dan Malaikat Adalah Petugas Allah?
20 October 2007, 04:38 | Aqidah > Malaikat | 6.397 views
Makan Bersama Keluarga Non-Muslim
20 October 2007, 04:37 | Kuliner > Non Muslim | 6.621 views
Menyambut Bulan Suci Ramadhan
20 October 2007, 04:36 | Puasa > Ramadhan | 9.610 views
Teh Kombucha, Halal atau Haram?
20 October 2007, 04:34 | Kuliner > Alkohol | 19.692 views
Berhutang untuk Pergi Haji
18 October 2007, 21:12 | Haji > Kemampuan | 5.982 views
Keluar dari Kelompok Sesat
18 October 2007, 04:53 | Umum > pemikiran dan aliran-aliran | 5.117 views
Menjadikan Ceramah Sebagai Profesi
17 October 2007, 22:30 | Kontemporer > Fenomena sosial | 8.890 views
Ingin Belajar Ilmu Hisab di Dua Kubu yang Berbeda
17 October 2007, 00:01 | Umum > Belajar agama | 5.057 views
Memberi Sedekah kepada Pengemis yang Sehat
16 October 2007, 23:28 | Kontemporer > Fenomena sosial | 8.138 views
Mantan Pacar Berzina, Turut Berdosakah Saya?
15 October 2007, 09:26 | Pernikahan > Terkait zina | 6.710 views
Apa Itu Mazi, Mani, atau...?
15 October 2007, 09:25 | Thaharah > Najis | 8.611 views
Bagaimana Hukum Takbiran
14 October 2007, 12:41 | Kontemporer > Hukum | 9.256 views
Arti Ucapan Selamat Lebaran
13 October 2007, 22:42 | Puasa > Idul Fithr | 7.784 views
Siapa yang Berwenang Menetapkan 1 Syawal?
12 October 2007, 00:12 | Puasa > Waktu puasa | 5.690 views
Lebaran Hari Ini Tapi Shalat 'Ied Besok?
11 October 2007, 22:53 | Shalat > Shalat Hari Raya | 5.416 views
Masbuq Shalat 'Ied, Bagaimana Caranya?
11 October 2007, 22:52 | Shalat > Shalat Hari Raya | 6.252 views
Bacaan Al-Fatihah Makmum Saat Shalat Berjamaah
11 October 2007, 02:36 | Shalat > Bacaan Shalat | 7.779 views
Puasa Pada Saat Ada yang Berlebaran Duluan
10 October 2007, 02:32 | Puasa > Puasa berbagai keadaan | 5.930 views

TOTAL : 2.312 tanya-jawab | 43,008,260 views

KATEGORI

Jadwal Shalat DKI Jakarta

8-8-2020
Subuh 04:44 | Zhuhur 12:00 | Ashar 15:22 | Maghrib 17:58 | Isya 19:08 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Pustaka | Radio | Jadwal
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img