Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Anak Janda Menikah dengan Anak Duda Di mana Orang Tua Mereka Menikah. Bolehkah? | rumahfiqih.com

Anak Janda Menikah dengan Anak Duda Di mana Orang Tua Mereka Menikah. Bolehkah?

Thu 12 January 2006 02:31 | Nikah | 6.411 views | Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com

Pertanyaan :

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Bapak Ustadz yang terhormat,

Beberapa hari yang lalu saya telah mengirimkan pertanyaan ini, tetapi saya belum memperoleh jawaban dari Bapak, maka saya memberanikan diri untuk bertanya kembali.

Bapak ustadz, kawan saya ada tanya sama perihal apabila seorang duda dan janda menikah, dan mereka membawa anak bawaan masing-masing, apakah anak mereka dapat menikah satu sama lain, padahal mereka telah menjadi saudara tiri.

Saya mohon jawaban Bapak atas pertanyaan saya ini, karena sayapun sama ingin tahunya dengan kawan saya perihal masalah tsb.

Terima kasih sebelumnya,

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Roni

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Untuk menetapkan apakah seorang laki-laki dihalalkan menikah dengan seorang wanita, caranya cukup mudah. Yaitu dengan melihat pada daftar mahram (wanita yang haram dinikahi).

Bila seorang wanita tercantum di dalam daftar itu, maka hukumnya haram dinikahi. Sebaliknya, bila tidak tercantum, maka boleh dinikahi.

Dalam hal ini, kita patut berterima kasih kepada para ulama fiqih, di mana mereka telah melakukan proses pengumpulan semua dalil, baik dari Al-Quran dan Al-hadits, lalu melakukan proses kritisasi periwayatan masing-masing hadits tersebut, kemudian melakukan analisa mendalam dan akhirnya mengambil kesimpulan yang pasti.

Hasilnya berupa daftar yang lengkap mengenai wanita mana saja yang menjadi mahram. Berikut ini adalah daftar itu, sebagaimana yang tersebar di berbagai kitab fiqih.

1. Mahram karena nasab

  • Ibu kandung dan seterusnya keatas seperti nenek, ibunya nenek.
  • Anak wanita dan seteresnya ke bawah seperti anak perempuannya anak perempuan.
  • Saudara kandung wanita.
  • `Ammat/ Bibi (saudara wanita ayah).
  • Khaalaat/ Bibi (saudara wanita ibu).
  • Banatul Akh/ Anak wanita dari saudara laki-laki.
  • Banatul Ukht/ anak wnaita dari saudara wanita.

2. Mahram karena mushaharah (besanan/ipar) atau sebab pernikahan

  • Ibu dari istri (mertua wanita).
  • Anak wanita dari istri (anak tiri).
  • Istri dari anak laki-laki (menantu peremuan).
  • Istri dari ayah (ibu tiri).

3. Mahram karena penyusuan

  • Ibu yang menyusui.
  • Ibu dari wanita yang menyusui (nenek).
  • Ibu dari suami yang istrinya menyusuinya (nenek juga).
  • Anak wanita dari ibu yang menyusui (saudara wanita sesusuan).
  • Saudara wanita dari suami wanita yang menyusui.
  • Saudara wanita dari ibu yang menyusui.

Mahram dalam Makna Haram Menikahi Semata

Selain itu, ada keadaan wanita tertentu yang menjadi haram dengan sendirinya untuk dinikahi, bukan disebabkan adanya hubungan seseorang dengannya, melainkan disebabkan oleh keadaan wanita itu sendiri secara individu. Keharaman ini bersifat bersifat mu'aqqat atau sementara. Di antaranya:

  1. Istri orang lain, tidak boleh dinikahi tapi juga tidak boleh melihat auratnya.
  2. Saudara ipar, atau saudara wanita dari istri. Tidak boleh dinikahi tapi juga tidak boleh khalwat atau melihat sebagian auratnya. Hal yang sama juga berlaku bagi bibi dari istri.
  3. Wanita yang masih dalam masa 'iddah, yaitu masa menunggu akibat dicerai suaminya atau ditinggal mati.
  4. Istri yang telah ditalak tiga.
  5. Menikah dalam keadaan Ihram, seorang yang sedang dalam keadaan berihram baik untuk haji atau umrah, dilarang menikah atau menikahkan orang lain.
  6. Menikahi wanita budak padahal mampu menikahi wanita merdeka.
  7. Menikahi wanita pezina.
  8. Menikahi istri yang telah dili`an, yaitu yang telah dicerai dengan cara dilaknat.
  9. Menikahi wanita non muslim yang bukan kitabiyah atau wanita musyrikah.

Dari daftar ini kita dapati bahwa hubungan antara anak laki-laki seorang duda dengan anak wanita seorang janda di mana orang tua masing-masing menikah bukan hubungan mahram, sehingga dibolehkan dan dimungkinkan terjadi pernikahan di antara mereka.

Wallahu a'lam bish-shawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Ahmad Sarwat, Lc.

Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com


Baca Lainnya :

SABAT
11 January 2006, 06:32 | Umum | 5.614 views
Bagaimana Cara Mendoakan Untuk Non Muslim ?
11 January 2006, 02:09 | Umum | 27.231 views
Pendistribusian Qurban
9 January 2006, 06:42 | Qurban Aqiqah | 6.869 views
Diskusi Dengan Non Muslim Mengenai Perceraian Dan Poligami Dalam Islam
9 January 2006, 06:39 | Umum | 6.225 views
Wafat dan Lahir Nabi Muhammbad SAW
9 January 2006, 06:34 | Umum | 5.839 views
Bagaimana Cara Mencintai Allah?
6 January 2006, 07:36 | Aqidah | 8.108 views
Bolehkah Menikahi Anak Tiri yang Bukan dalam Asuhan
6 January 2006, 06:29 | Nikah | 6.056 views
Merencanakan kelahiran anak sesuai syari'at Islam
6 January 2006, 03:38 | Nikah | 6.409 views
Kulit Hewan Qurban
5 January 2006, 04:37 | Qurban Aqiqah | 6.006 views
Dapat Bagian dari Daging Qurban
5 January 2006, 03:38 | Qurban Aqiqah | 6.567 views
Bagaimana biar anak angkat jadi mahram?
4 January 2006, 09:50 | Nikah | 6.729 views
Bisakah Ayahku Jadi Waliku?
4 January 2006, 04:09 | Nikah | 5.385 views
Apakah Boleh Menikah?
3 January 2006, 11:04 | Nikah | 7.858 views
Hukum Menjual Kulit Hewan Qurban
3 January 2006, 04:53 | Qurban Aqiqah | 7.203 views
Belajar Bahasa Arab
3 January 2006, 00:57 | Umum | 9.343 views
Shalat Tahajud dan Muhasabah
2 January 2006, 05:58 | Shalat | 7.244 views
Haruskah Membayar Hutang Puasa Ramadhan?
29 December 2005, 08:11 | Puasa | 6.053 views
Penjelasan Mazhab
29 December 2005, 07:31 | Ushul Fiqih | 11.125 views
Rujukan Kitab Untuk Ilmu Syariah
29 December 2005, 03:29 | Ushul Fiqih | 9.695 views
Waktu Yang Utama Untuk Shalat Isya
28 December 2005, 03:44 | Shalat | 13.618 views

TOTAL : 2.302 tanya-jawab | 33,879,101 views

KATEGORI
1. Aqidah 25 subtema
2. Quran 8 subtema
3. Hadits 11 subtema
4. Ushul Fiqih 7 subtema
5. Thaharah 9 subtema
6. Shalat 28 subtema
7. Zakat 11 subtema
8. Puasa 15 subtema
9. Haji 12 subtema
10. Muamalat 17 subtema
11. Nikah 20 subtema
12. Mawaris 9 subtema
13. Kuliner 7 subtema
14. Qurban Aqiqah 3 subtema
15. Negara 11 subtema
16. Kontemporer 7 subtema
17. Wanita 8 subtema
18. Dakwah 5 subtema
19. Jinayat 7 subtema
20. Umum 23 subtema

Jadwal Shalat DKI Jakarta

25-5-2018 :
Subuh 04:35 | Zhuhur 11:51 | Ashar 15:13 | Maghrib 17:47 | Isya 18:59 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Radio
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img