Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Tidak Mau Belajar Agama, Takut Tahu Dosa Tapi Masih Mengerjakan | rumahfiqih.com

Tidak Mau Belajar Agama, Takut Tahu Dosa Tapi Masih Mengerjakan

Tue 24 January 2006 23:41 | Umum | 5.674 views | Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com

Pertanyaan :

Assalamu'alikum,


Teman saya pernah menyatakan kalau ia tidak mau belajar atau membaca buku tentang agama, karena menurut dia, akan banyak hal-hal yang akan dia ketahui tentang dosa-dosa dan larangan Allah, sehingga apabila ia mengetahui dan ia tetap mengerjakan dosa tersebut, maka dosanya akan jauh lebih besar daripada ia mengerjakan dosa tetapi ia tidak mengetahui karena dia tidak pernah belajar tentang dosa-dosa yang ia lakukan tersebut. Bagaimana hal ini menurut bapak ustadz. Sekian, terima kasih....

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Jawabnya adalah bahwa sikap tidak mau belajar itu sendiri saja sudah dosa. Sebab menuntut ilmu itu hukumnya wajib. Dan bila seseorang tidak tahu masalah agama, maka dia wajib bertanya kepada yang ahlinya. Kalau diam saja, maka diam itu saja sudah dosa.

Allah SWT telah memerintahkan umat Islam semuanya untuk bertanya tentang agama ini kepada ulama, yaitu sebagaimana yang kita baca dalam Al-Quran:

Maka bertanyalah kepada orang yang mempunyai pengetahuan jika kamu tidak mengetahui. (QS An-Nahl: 43)

Al-Quran adalah kitab suci yang wajib hukumnya untuk dipelajari, ditelaah, dikaji dan ditadabburi isinya. Bukan hanya sekedar dibaca berulang-ulang tanpa pernah mengerti isinya.

Maka apakah mereka tidak mentadabburkan Al-Qur'an? Kalau kiranya Al-Qur'an itu bukan dari sisi Allah, tentulah mereka mendapat pertentangan yang banyak di dalamnya. (QS An-Nisa: 82)

Di sudut lain, Rasulullah SAW bersabda:

Menuntut ilmu (agama) hukumnya adalah fardhu bagi tiap-tiap muslim (HR Bukhari)

Jadi tidak mau belajar agama itu justru berdosa. Bahkan sudah lebih dulu berdosa sebelum pernah mengenal tentang dosa-dosa.

Ada seorang di zaman nabi SAW yang dimarahi beliau SAW, lantaran dia melakukan ibadah yang salah, sehingga membuat dirinya meninggal.

Dari Jabir ra. berkata: Kami dalam perjalanan, tiba-tiba salah seorang dari kami tertimpa batu dan pecah kepalanya. Namun (ketika tidur) dia mimpi basah. Lalu dia bertanya kepada temannya, "Apakah kalian membolehkan aku bertayammum?" Teman-temannya menjawab, "Kami tidak menemukan keringanan bagimu untuk bertayammum. Sebab kamu bisa mendapatkan air." Lalu mandilah orang itu dan kemudian mati (akibat mandi). Ketika kami sampai kepada Rasulullah SAW dan menceritakan hal itu, bersabdalah beliau, "Mereka telah membunuhnya, semoga Allah memerangi mereka. Mengapa tidak bertanya bila tidak tahu? Sesungguhnya obat kebodohan itu adalah bertanya. Cukuplah baginya untuk tayammum..." (HR Abu Daud 336, Ad-Daruquthuny 719).

Seorang muslim dengan seorang non muslim tidak dibedakan berdasarkan KTP-nya. Juga bukan berdasarkan ras, darah, golongan, bahasa, kebangsaan atau keturunan tertentu.Tetapi berdasarkan apa yang diketahuinya tentang ajaran Islam serta diyakini kebenarannya. Tidak mungkin seorang bisa dikatakan muslim manakala dia tidak mengenal Allah SWT. Dan tidak-lah seseorang mengenal Allah SWT, manakala dia tidak mengenal ajaran-Nya serta syariat yang telah diturunkan-Nya.

Sehingga mengetahui ilmu-ilmu syariat merupakan bagian tak terpisahkan dari status keIslaman seseorang. Maka sudah seharusnya seorang muslim menguasai ilmu syariah, karena syariat itu merupakan penjabaran serta uraian dari perintah Allah SWT kepada hamba-Nya.

Tidak mau mempelajari tentang dosa-dosa sama saja dengan mengerjakan dosa itu sendiri.

Wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc.

Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com


Baca Lainnya :

Benarkah Umat Selain Islam Bisa Mendapat Surga?
24 January 2006, 23:36 | Aqidah | 9.581 views
Kok Sedikit-Sedikit Bilang Bid'ah?
24 January 2006, 06:55 | Kontemporer | 8.299 views
Setan Jenis Manusia: Siapa?
24 January 2006, 05:36 | Aqidah | 7.006 views
Mimpi Basah di Dalam Masjid
22 January 2006, 07:16 | Thaharah | 6.062 views
Beda Syetan, Iblis, dan Jin
20 January 2006, 12:11 | Aqidah | 11.640 views
Merealisasikan Ide yang Didapat di Kamar Mandi, Bolehkah?
20 January 2006, 02:28 | Umum | 5.678 views
Bingung tentang Keabsahan Talak Tiga dan Sekarang Ingin Rujuk Kembali
20 January 2006, 02:25 | Nikah | 6.800 views
Apakah Jin Juga Meninggal?
19 January 2006, 09:10 | Aqidah | 14.054 views
Yang Dikorbankan Nabi Ismail atau Nabi Ishak?
19 January 2006, 09:06 | Umum | 6.646 views
Kaidah "Kalau Sekiranya Amal itu Baik, Mengapa Hal itu Tidak Dilakukan Oleh Rasulullah, Sahabat Dan Para Tabi'in?"
19 January 2006, 03:36 | Umum | 8.081 views
Jumlah Rukun Shalat Berbeda-beda?
16 January 2006, 09:11 | Shalat | 7.088 views
Imam Shalat : Antara yang Mukim dan Safar
16 January 2006, 09:05 | Shalat | 7.385 views
Bayar Pajak, termasuk Sodaqoh atau Infaq?
16 January 2006, 08:54 | Zakat | 6.628 views
Rapat Organisasi di Tempat Kost Akhwat
16 January 2006, 03:45 | Wanita | 5.274 views
Apakah Syariat Islam Wajib Diterapkan sebagai Hukum Negara?
13 January 2006, 06:30 | Negara | 7.582 views
Apakah Benar Demokrasi itu Sistem Kufur?
13 January 2006, 06:27 | Negara | 7.195 views
Sosok Abdul Qadir Jaelani
13 January 2006, 06:24 | Aqidah | 9.087 views
Hukum Memperlajari/ Bertanya Tentang Fengshui, Bolehkah?
12 January 2006, 06:21 | Aqidah | 6.686 views
Kerja di Bank Ribawi, Haruskah Saya Berhenti?
12 January 2006, 02:35 | Muamalat | 10.021 views
Anak Janda Menikah dengan Anak Duda Di mana Orang Tua Mereka Menikah. Bolehkah?
12 January 2006, 02:31 | Nikah | 6.677 views

TOTAL : 2.302 tanya-jawab | 35,718,361 views

KATEGORI
1. Aqidah 25 subtema
2. Quran 8 subtema
3. Hadits 11 subtema
4. Ushul Fiqih 7 subtema
5. Thaharah 9 subtema
6. Shalat 28 subtema
7. Zakat 11 subtema
8. Puasa 15 subtema
9. Haji 12 subtema
10. Muamalat 17 subtema
11. Nikah 20 subtema
12. Mawaris 9 subtema
13. Kuliner 7 subtema
14. Qurban Aqiqah 3 subtema
15. Negara 11 subtema
16. Kontemporer 7 subtema
17. Wanita 8 subtema
18. Dakwah 5 subtema
19. Jinayat 7 subtema
20. Umum 23 subtema

Jadwal Shalat DKI Jakarta

21-8-2019
Subuh 04:41 | Zhuhur 11:57 | Ashar 15:18 | Maghrib 17:58 | Isya 19:06 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Radio | Jadwal
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img