Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Menanyakan Malam Pertama ke Orang Lain | rumahfiqih.com

Menanyakan Malam Pertama ke Orang Lain

Thu 2 February 2006 06:07 | Nikah | 6.208 views | Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com

Pertanyaan :

Assalaamu'alaikum wr. wb.

Maaf sebelumnya Pak, bagaimana hukumnya ketika ada seseorang menanyakan tentang "malam pertama" pengantin pada orang lain? Karena saya rasakan hal ini seperti hal yang wajar saja dan malah dijadikan bahan bercanda. Reaksinyapun bermacam-macam. Ada yang tidak menjawab sama sekali tapi kadang ada juga yang menceritakannya. Dan sebetulnya bagaimana seharusnya sikap sang pengantin jika menghadapi pertanyaan seperti itu? Jazakalloh khoir.

Wassalaamu'alaikum wr. wb.

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Tindakan yang anda tanyakan itu sebenarnya merupakan perbuatan buruk dan kotor. Tidak bisa dijadikan bahan omongan karena menyangkut citra dan harga diri. Bahkan sejak dini Rasulullah SAW menyebut bahwa perbuatan itu termasuk hal yang menjijikkan serta pelakunya akan ditempat yang paling buruk di hari kiamat.

Disebutkan dalam sebuah hadits riwayat Imam Muslim:

Dari Abi Said Al-Khudhri ra berkata: Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya seburuk-buruk tempat bagi manusia pada hari kiamat di sisi Allah adalah seorang yang berhubungan dengan istrinya kemudian menyiarkan rahasia itu." (HR Muslim)

Disebutkan bahwa Rasulullah SAW menghadap ke shaf laki setelah shalat dan bertanya, "Adakah di antara kalian yang mendatangi istrinya (melakukan hubungan seksual), menutup pintu dan tabir, namun setelah (melakukannya) lalu keluar dan brcerita bahwa dia telah melakukan ini dan itu bersama istrinya (urusan hubungan seksual) kepada orang lain?" Maka mereka pun diam saja. Lalu Rasulullah SAW menghadap ke shaf wanita menanyakan hal yang sama, "Siapa di antara kalian yang suka menceritakan (urusan hubungan seksualnya)?" Mereka pun terdiam.

Tiba-tiba ada seorang wanita yang berkata, "Demi Allah, para laki-laki memang telah bercerita sesama mereka tentang hal itu dan demikian juga dengan para wanita."

Rasulullah SAW bertanya, "Tahukah kalian, seperti apa perumpaannya? Sesungguhnya yang melakukan hal itu seperti syetan laki dan syetan perempuan, satu sama lain bertemu dan melakukan hubungan seksual sementara orang-orang menonton adegan itu."

Pengecualian

Di dalam kitab syarah An-Nawawi atas hadits Muslim di atas telah dirinci hal-hal berikut. Disebutkan bahwa menceritakan masalah hubungan seksual suami istri kepada orang lain hukumnya haram, berdasarkan hadits ini. Maksudnya bila sampai menceritakan adegan dan teknik-teknis persetubuhannya.

Adapun bila sekedar mengakui bahwa -misalnya- tadi malam telah melakukannya dengan istri, namun tidak ada faedahnya, maka hukumnya makruh atau dibenci. Sebab cerita hal seperti ini bertentangan dengan muruah, kehormatan dan kesopanan.

Sedangkan bila memang ada faedahnya, misalnya dalam penyelsaian perkara di pengadilan atau hal-hal lain yang menuntut hal tersebut, hukumnya tidak menjadi masalah. Asalkkan tanpa menceritakan apa dan bagaimananya.

Sebab Rasulullah SAW pernah mengatakan bahwa beliau telah melakukannya dengan istrinya dan beliau mengakui hal itu secara terbuka.

Beliau berkata, "Sesungguhnya aku melakukannya dengannya." (istri).

Beliau pun pernah menyakan hal itu kepada Abi Thalhah, "Apakah semalam kamu melakukannya?"

Demikianlah kalau kita simpulkan bahwa konteks para laki-laki berkumpul lalu saling menceritakan hubungan seks mereka, meski dilakukan dengan istri masing-masing, adalah perbuatan yang haram. Namun bila sekedar informasi singkat, hukumnya makruh.

Wallahu a'lam bishshawab, Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Ahmad Sarwat, Lc.

Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com


Baca Lainnya :

Bolehkah Menghadiahkan Quran kepada Keluarga Non Muslim Biar Dapat Hidayah?
1 February 2006, 08:23 | Umum | 4.776 views
Bisakah Mimpi Dijadikan Petunjuk?
1 February 2006, 08:20 | Aqidah | 6.813 views
Standar Pornografi
1 February 2006, 08:17 | Kontemporer | 6.047 views
Daging Anjing Tidak Haram, Benarkah?
27 January 2006, 11:21 | Kuliner | 20.484 views
Beribadah dengan Berpolitik
27 January 2006, 02:29 | Negara | 7.387 views
Hukum Makanan Hasil Peragian
26 January 2006, 05:44 | Kuliner | 6.633 views
Menjama' Shalat karena Sakit
25 January 2006, 07:42 | Shalat | 5.696 views
Batasan Haramnya Babi Dan Anjing
25 January 2006, 07:30 | Kuliner | 7.973 views
Konsep Berhaji yang Sebenarnya
25 January 2006, 02:38 | Haji | 5.360 views
Tidak Mau Belajar Agama, Takut Tahu Dosa Tapi Masih Mengerjakan
24 January 2006, 23:41 | Umum | 5.487 views
Benarkah Umat Selain Islam Bisa Mendapat Surga?
24 January 2006, 23:36 | Aqidah | 8.851 views
Kok Sedikit-Sedikit Bilang Bid'ah?
24 January 2006, 06:55 | Kontemporer | 8.041 views
Setan Jenis Manusia: Siapa?
24 January 2006, 05:36 | Aqidah | 6.787 views
Mimpi Basah di Dalam Masjid
22 January 2006, 07:16 | Thaharah | 5.900 views
Beda Syetan, Iblis, dan Jin
20 January 2006, 12:11 | Aqidah | 10.353 views
Merealisasikan Ide yang Didapat di Kamar Mandi, Bolehkah?
20 January 2006, 02:28 | Umum | 5.478 views
Bingung tentang Keabsahan Talak Tiga dan Sekarang Ingin Rujuk Kembali
20 January 2006, 02:25 | Nikah | 6.419 views
Apakah Jin Juga Meninggal?
19 January 2006, 09:10 | Aqidah | 12.985 views
Yang Dikorbankan Nabi Ismail atau Nabi Ishak?
19 January 2006, 09:06 | Umum | 5.759 views
Kaidah "Kalau Sekiranya Amal itu Baik, Mengapa Hal itu Tidak Dilakukan Oleh Rasulullah, Sahabat Dan Para Tabi'in?"
19 January 2006, 03:36 | Umum | 7.683 views

TOTAL : 2.302 tanya-jawab | 33,669,976 views

KATEGORI
1. Aqidah 25 subtema
2. Quran 8 subtema
3. Hadits 11 subtema
4. Ushul Fiqih 7 subtema
5. Thaharah 9 subtema
6. Shalat 28 subtema
7. Zakat 11 subtema
8. Puasa 15 subtema
9. Haji 12 subtema
10. Muamalat 17 subtema
11. Nikah 20 subtema
12. Mawaris 9 subtema
13. Kuliner 7 subtema
14. Qurban Aqiqah 3 subtema
15. Negara 11 subtema
16. Kontemporer 7 subtema
17. Wanita 8 subtema
18. Dakwah 5 subtema
19. Jinayat 7 subtema
20. Umum 23 subtema

Jadwal Shalat DKI Jakarta

19-5-2018 :
Subuh 04:35 | Zhuhur 11:51 | Ashar 15:13 | Maghrib 17:47 | Isya 18:58 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Radio
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img