Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Hukum Memancing Ikan | rumahfiqih.com

Hukum Memancing Ikan

Tue 7 February 2006 06:16 | Umum | 10.296 views | Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com

Pertanyaan :

Assalamualaikum wr. wb.
Pak ustadz, saya ingin bertanya tentang hobi memancing ikan dari sudut pandang Islam sesuai tuntunan Rasul. Suami saya punya hobi memancing baik memancing dengan ikan dibawa pulang ataupun perlombaan. Sebenarnya saya kurang suka dengan hobinya itu tapi saya sulit melarangnya karena suami saya bersikeras selama hobinya masih untuk kegiatan yang positif. Mohon ustadz dapat memberikan informasi secara hukum Islam tetang memancing tersebut dan saran bagaimana menyikapi hobi suami saya itu. Terima kasih.

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Sebagai sebuah bentuk kegiatan yang bersifat hobi, pada dasarnya tidak ada masalah dengan memancing ikan. Sebagaimana orang Arab dahulu punya kebiasaan berburu. Sebab hewan-hewan itu memang diciptakan Allah SWT demi kebutuhan manusia, baik untuk dimakan atau untuk dijadikan peliharaan yang membantunya dalam kehidupan sehari-hari.

Tidak ada yang salah dalam memancing ikan, selama semua dilakukan sesuai dengan apa yang seharusnya. Maksudnya, seseorang tidak dianggap kejam atau melanggar bila mendapatkan ikan dengan cara memancingnya. Meski sekilas agak terkesan menyakiti ikan, lantaran ikan itu menelan kail yang tajam dan membuatnya mati. Sebab cara itu memang cara yang lazim dan biasa buat ikan. Bahkan meski hanya dengan menggunakan jaring sekali pun. Bukankah dengan menggunakan jaring dan dibawa ke atas perahu atau daratan, ikan itu jadi gelagapan tidak bisa bernafas?

Namun memang demikian, memancing atau menjaring ikan adalah suatu hal yang lumrah dan tidak melanggar hak asasi ikan.

Yang mungkin menjadi masalah dalam hal memancing itu barangkali masalah unsur buang waktunya. Yaitu kebiasaan beberapa orang yang terlalu hobi memancing, sehingga melupakan pekerjaan dan kegiatan lainnya. Sehingga ada begitu banyak waktu yang terbuang percuma, bahkan mungkin juga hak-hak anak istri menjadi terabaikan.

Kalau memangini masalahnya, maka titik masalahnya bukan pada masalah memancing, melainkan pada masalah sikap berlebihan dan melalaikan waktu. Meskipun sebabnya memang lantaran keasyikan mancing ikan. Dan seringkali memancing itu seringkali membuat orang keasyikan dan lupa waktu.

Memancing juga diharamkan kalau disertai dengan perjudian sebagaimana yang sering kali kita dengar. Namun bila memancing tidak sampai melalaikan banyak waktu, sebaliknya buat sementara orang bisa menjadi obat stress, tentu saja memancing yang demikian bermanfaat dan murah.

Maka semua tergantung kepada realitasnya di lapangan, bukan semata-mata perbuatannya saja.

Wassalamu `Alaikum Warahmatullahi Wa Barakatuh

Ahmad Sarwat, Lc.

Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com


Baca Lainnya :

Bagaimana Hukumnya Membatalkan Nadzar Sebelum Terlaksana Apa Yang Dinginkan??
7 February 2006, 05:59 | Umum | 28.907 views
Shalat Jum'at untuk Wanita Musafir
2 February 2006, 06:11 | Shalat | 5.352 views
Menanyakan Malam Pertama ke Orang Lain
2 February 2006, 06:07 | Nikah | 6.223 views
Bolehkah Menghadiahkan Quran kepada Keluarga Non Muslim Biar Dapat Hidayah?
1 February 2006, 08:23 | Umum | 4.781 views
Bisakah Mimpi Dijadikan Petunjuk?
1 February 2006, 08:20 | Aqidah | 6.838 views
Standar Pornografi
1 February 2006, 08:17 | Kontemporer | 6.059 views
Daging Anjing Tidak Haram, Benarkah?
27 January 2006, 11:21 | Kuliner | 20.594 views
Beribadah dengan Berpolitik
27 January 2006, 02:29 | Negara | 7.399 views
Hukum Makanan Hasil Peragian
26 January 2006, 05:44 | Kuliner | 6.644 views
Menjama' Shalat karena Sakit
25 January 2006, 07:42 | Shalat | 5.703 views
Batasan Haramnya Babi Dan Anjing
25 January 2006, 07:30 | Kuliner | 8.005 views
Konsep Berhaji yang Sebenarnya
25 January 2006, 02:38 | Haji | 5.367 views
Tidak Mau Belajar Agama, Takut Tahu Dosa Tapi Masih Mengerjakan
24 January 2006, 23:41 | Umum | 5.498 views
Benarkah Umat Selain Islam Bisa Mendapat Surga?
24 January 2006, 23:36 | Aqidah | 8.900 views
Kok Sedikit-Sedikit Bilang Bid'ah?
24 January 2006, 06:55 | Kontemporer | 8.054 views
Setan Jenis Manusia: Siapa?
24 January 2006, 05:36 | Aqidah | 6.797 views
Mimpi Basah di Dalam Masjid
22 January 2006, 07:16 | Thaharah | 5.904 views
Beda Syetan, Iblis, dan Jin
20 January 2006, 12:11 | Aqidah | 10.443 views
Merealisasikan Ide yang Didapat di Kamar Mandi, Bolehkah?
20 January 2006, 02:28 | Umum | 5.488 views
Bingung tentang Keabsahan Talak Tiga dan Sekarang Ingin Rujuk Kembali
20 January 2006, 02:25 | Nikah | 6.441 views

TOTAL : 2.302 tanya-jawab | 33,824,085 views

KATEGORI
1. Aqidah 25 subtema
2. Quran 8 subtema
3. Hadits 11 subtema
4. Ushul Fiqih 7 subtema
5. Thaharah 9 subtema
6. Shalat 28 subtema
7. Zakat 11 subtema
8. Puasa 15 subtema
9. Haji 12 subtema
10. Muamalat 17 subtema
11. Nikah 20 subtema
12. Mawaris 9 subtema
13. Kuliner 7 subtema
14. Qurban Aqiqah 3 subtema
15. Negara 11 subtema
16. Kontemporer 7 subtema
17. Wanita 8 subtema
18. Dakwah 5 subtema
19. Jinayat 7 subtema
20. Umum 23 subtema

Jadwal Shalat DKI Jakarta

24-5-2018 :
Subuh 04:35 | Zhuhur 11:51 | Ashar 15:13 | Maghrib 17:47 | Isya 18:59 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Radio
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img