Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Hukumnya Shaum Tasyu`a dan 'Asyura | rumahfiqih.com

Hukumnya Shaum Tasyu`a dan 'Asyura

Wed 8 February 2006 05:16 | Puasa | 6.939 views | Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com

Pertanyaan :

Ustadz, bagaimana hukumnya melakukan shaum tasyu`a dan Asyura?

Jawaban :

Assalamu ‘alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Puasa Asyura maksudnya adalah puasa sunnah pada tanggal 10 bulan Muharram. Tahun ini insya Allah akan jatuh pada hari Kamis tanggal 9 Pebruari 2006.

Hukum asalnya wajib, namun kemudian kewajibannya di-nasakh (dibatalkan) dengan kewajiban shaum Ramadhan, maka shaum tersebut berubah hukumnya menjadi sunnah.

Rasulullah SAW menganjurkan kepada umat Islam untuk melaksanakan shaum 'Assyuraa (shaum hari kesepuluh) dari bulan Muharram ditambah dengan shaum sehari sebelumnya atau sesudahnya. Puasa sehari sebelumnya dinamakan Tasu'a, berasal dari kata tis'ah yang artinya sembilan. Karena puasa itu dilakukan pada tanggal 9 bulan Muharram.

Hal ini berdasarkan hadits-hadits yang diriwayatkan para sahabat. Antara lain:

Dari Humaid bin Abdir Rahman, ia mendengar Muawiyah bin Abi Sufyan RA berkata: Wahai penduduk Madinah, di mana ulama kalian? Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda, “Ini hari Assyura, dan Allah SWT tidak mewajibkan shaum kepada kalian di hari itu, sedangkan saya shaum, maka siapa yang mau shaum hendaklah ia shaum dan siapa yang mau berbuka hendaklah ia berbuka.” (HR Bukhari 2003)

Hadits lainnya adalah hadits berikut ini:

Dari Ibnu Abbas RA, ia berkata: ketika Rasulullah SAW tiba di kota Madinah dan melihat orang-orang Yahudi sedang melaksanakan shaum assyuraa, beliau pun bertanya? Mereka menjawab, "Ini hari baik, hari di mana Allah menyelamatkan bani Israil dari musuh mereka lalu Musa shaum pada hari itu." Maka Rasulullah SAW menjawab, “Aku lebih berhak terhadap Musa dari kalian”, maka beliau shaum pada hari itu dan memerintahkan untuk melaksanakan shaum tersebut. (HR Bukhari 2004)

Juga ada hadits lainnya yang terkait dengan apa yang Anda tanyakan:

Dari Ibnu Abbas RA, ia berkata: pada saat Rasulullah SAW melaksanakan shaum Assyura dan memerintah para sahabat untuk melaksanakannnya, mereka berkata, “Wahai Rasulullah hari tersebut (assyura) adalah hari yang diagung-agungkan oleh kaum Yahudi dan Nashrani”. Maka Rasulullah SAW bersabda, “Insya Allah jika sampai tahun yang akan datang aku akan shaum pada hari kesembilannya”. Ibnu Abbas berkata, “Rasulullah SAW meninggal sebelum sampai tahun berikutnya” (HR Muslim 1134)

Rasulullah SAW bersabda, “Shaumlah kalian pada hari assyura dan berbedalah dengan orang Yahudi. Shaumlah kalian sehari sebelumnya atau sehari sesudahnya.” (HR Ath-Thahawy dan Baihaqy serta Ibnu Huzaimah 2095)

Adapun keutamaan shaum tersebut sebagaimana diriwayatkan dalam hadits dari Abu Qatadah, bahwa shaum tersebut bisa menghapus dosa-dosa kita selama setahun yang telah lalu (HR Muslim 2/819)

Imam Nawawy ketika menjelaskan hadits di atas beliau berkata: “Yang dimaksud dengan kaffarat (penebus) dosa adalah dosa-dosa kecil, akan tetapi jika orang tersebut tidak memiliki dosa-dosa kecil diharapkan dengan shaum tersebut dosa-dosa besarnya diringankan, dan jika ia pun tidak memiliki dosa-dosa besar, Allah akan mengangkat derajat orang tersebut di sisi-Nya.

Wallahu a‘lam bishshowab. Wassalamu ‘alaikum WarahmatullahiWabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc.

Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com


Baca Lainnya :

Warisan Dibagi Tidak Berdasarkan Hukum Islam
8 February 2006, 05:12 | Mawaris | 7.609 views
Hukum Memancing Ikan
7 February 2006, 06:16 | Umum | 12.317 views
Bagaimana Hukumnya Membatalkan Nadzar Sebelum Terlaksana Apa Yang Dinginkan??
7 February 2006, 05:59 | Umum | 32.478 views
Shalat Jum'at untuk Wanita Musafir
2 February 2006, 06:11 | Shalat | 5.888 views
Menanyakan Malam Pertama ke Orang Lain
2 February 2006, 06:07 | Nikah | 6.552 views
Bolehkah Menghadiahkan Quran kepada Keluarga Non Muslim Biar Dapat Hidayah?
1 February 2006, 08:23 | Umum | 5.005 views
Bisakah Mimpi Dijadikan Petunjuk?
1 February 2006, 08:20 | Aqidah | 7.262 views
Standar Pornografi
1 February 2006, 08:17 | Kontemporer | 6.348 views
Daging Anjing Tidak Haram, Benarkah?
27 January 2006, 11:21 | Kuliner | 23.148 views
Beribadah dengan Berpolitik
27 January 2006, 02:29 | Negara | 7.661 views
Hukum Makanan Hasil Peragian
26 January 2006, 05:44 | Kuliner | 6.951 views
Menjama' Shalat karena Sakit
25 January 2006, 07:42 | Shalat | 5.906 views
Batasan Haramnya Babi Dan Anjing
25 January 2006, 07:30 | Kuliner | 9.086 views
Konsep Berhaji yang Sebenarnya
25 January 2006, 02:38 | Haji | 5.606 views
Tidak Mau Belajar Agama, Takut Tahu Dosa Tapi Masih Mengerjakan
24 January 2006, 23:41 | Umum | 5.724 views
Benarkah Umat Selain Islam Bisa Mendapat Surga?
24 January 2006, 23:36 | Aqidah | 9.803 views
Kok Sedikit-Sedikit Bilang Bid'ah?
24 January 2006, 06:55 | Kontemporer | 8.369 views
Setan Jenis Manusia: Siapa?
24 January 2006, 05:36 | Aqidah | 7.070 views
Mimpi Basah di Dalam Masjid
22 January 2006, 07:16 | Thaharah | 6.100 views
Beda Syetan, Iblis, dan Jin
20 January 2006, 12:11 | Aqidah | 12.078 views

TOTAL : 2.302 tanya-jawab | 36,395,664 views

KATEGORI
1. Aqidah 25 subtema
2. Quran 8 subtema
3. Hadits 11 subtema
4. Ushul Fiqih 7 subtema
5. Thaharah 9 subtema
6. Shalat 28 subtema
7. Zakat 11 subtema
8. Puasa 15 subtema
9. Haji 12 subtema
10. Muamalat 17 subtema
11. Nikah 20 subtema
12. Mawaris 9 subtema
13. Kuliner 7 subtema
14. Qurban Aqiqah 3 subtema
15. Negara 11 subtema
16. Kontemporer 7 subtema
17. Wanita 8 subtema
18. Dakwah 5 subtema
19. Jinayat 7 subtema
20. Umum 23 subtema

Jadwal Shalat DKI Jakarta

23-9-2019
Subuh 04:26 | Zhuhur 11:47 | Ashar 14:57 | Maghrib 17:52 | Isya 18:59 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Radio | Jadwal
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img