Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Benarkah Mentalak Istri Waktu Haid Haram Hukumnya? | rumahfiqih.com

Benarkah Mentalak Istri Waktu Haid Haram Hukumnya?

Thu 18 April 2013 18:13 | Nikah | 8.946 views | Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com

Pertanyaan :

Ass. Wr. Wb.

Ustadz, saya hanya ingin menanyakan, bagaimana hukumnya bila seorang suami menjatuhkan talak kepada istrinya pada saat istrinya haid (pada saat itu, kedua belah pihak tidak mengetahui hukumnya)?

Dan bagaimanakah hukum talak yang dijatuhkan, bila pada saat kejadian talak 1, tidak ada saksi. apakah sah talak tersebut?

Dan juga setelah kejadian talak 1 tersebut, suami langsung menjatuhkan talak 3, apakah hal tersebut juga dibenarkan?

Tks, ustadz.

Wass. wr. wb.

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ada dua macam jenis talak, yaitu talak sunny dan talak bid'i. Berbeda dengan talak sunny bid`iy adalah talak yang tidak sesuai dengan syariat.

Di antara contoh talak bid'iy yang bisa disebutkan adalah ketika seseorang mentalak isrinya tapi kebetulan istrinya itu sedang dalam keadaan haidh atau nifas. Seharusnya talak itu dijatuhkan pada saat istri sedang dalam keadaan suci dari haidh atau nifas.

Termasuk juga bila seseorang mentalak istrinya di masa suci, tetapi sebelumnya telah digaulinya di dalam masa sucinya itu. Seharusnya bila dia berniat untuk mentalak istrinya, dia harus menunggu sampai suci dari haidh, lalu setelah suci jangan dulu digaulinya. Kalau setelah suci digauli lalu ditalak, itu termasuk ke dalam kategori talak bid'iy.

Contoh lainnya adalah ketika seseorang mengucapkan lafaz talak kepada istrinya tiga kali berturut-turut dengan niat ingin langsung mentalak tiga. Seperti seorang berkata kepada istrinya "Kamu saya cerai, kamu saya cerai, kamu saya cerai." Seharusnya hal seperti ini tidak dilakukan, bila niatnya untuk talak tiga.

Bila seorang mentalak istrinya secara bid'i, apakah jatuh talaknya?

Para ulama jumhur sepakat bahwa talak bid`iy itu melahirkan dosa bagi pelakunya, namun bila sampai terjadi tetap jatuh talaknya. Dalil atas pendapat mereka adalah:

1. Bahwa talak bid`iy itu termasuk rangkaian dari ayat tentang talak secara umum.

2. Bahwa ada riwayat dari Ibnu Umar ra. ketika beliau mentalak istrinya dalam keadaan haidh, Rasulullah SAW kemudian memerintahkannya untuk melakukan rujuk. Dan yang namanya rujuk itu adalah kembali pasangan itu setelah adanya talak yang syah.

Meski demikian, ada sebagian ulama yang mengatakan bahwa talak bid`iy itu tidak menjatuhkan talak. Di antara mereka antara lain adalah Abdullah bin Umar, Said bin Musayyib dan Thawus dari kalangan pengikut Ibnu Abbas ra. Termasuk di dalamnya para pemimpin ahli bait, Imam Ibnu Aqil dan juga Ibnu Taymiyah. Namun pendapat jumhur ulama tentu lebih kuat dalam hal ini.

Wallahu a'lam bishshawab wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc.

Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com


Baca Lainnya :

Hadits Ahad Bukan Hujjah Dalam Aqidah, Benarkah?
18 April 2013, 00:07 | Aqidah | 11.179 views
Bolehkah Menikah Tanpa Restu Orang Tua Pihak Lelaki?
16 April 2013, 22:40 | Nikah | 86.149 views
Bernyanyi di Karaoke Keluarga, Haramkah? (bag.2)
16 April 2013, 00:23 | Umum | 18.780 views
Bernyanyi di Karaoke Keluarga, Haramkah?
15 April 2013, 21:59 | Umum | 22.411 views
Pengantin Pria di Luar Negeri, Bisakah Akad Nikah?
14 April 2013, 23:00 | Nikah | 13.111 views
Bila Puasa Sudah Terlanjur Batal, Bolehkah Bersetubuh?
14 April 2013, 00:01 | Puasa | 40.000 views
Bolehkah Memutuskan Sesuatu Berdasarkan Undian?
13 April 2013, 04:51 | Kontemporer | 8.358 views
Hukum Shalat Tasbih, Bid'ahkah?
12 April 2013, 02:14 | Shalat | 23.323 views
Bercumbu dengan Isteri di Siang Hari Bulan Ramadhan
10 April 2013, 17:03 | Puasa | 10.118 views
Halalkah Makan dari Piring Non Muslim?
9 April 2013, 03:23 | Kuliner | 31.188 views
Sholat Jum'at di Negara Mayoritas Penduduknya Bukan Muslim
9 April 2013, 00:42 | Shalat | 7.363 views
Adakah Bangkai Yang Halal?
8 April 2013, 02:27 | Kuliner | 32.276 views
Tata Cara Shalat Taubat dan Doanya
7 April 2013, 23:35 | Shalat | 153.201 views
Mencukur Jenggot, Haramkah?
7 April 2013, 08:09 | Umum | 53.657 views
Uang Syubhat untuk Bayar Pajak?
5 April 2013, 21:19 | Muamalat | 8.723 views
Baca Al-Fatihah Sesudah Imam : Apa Tidak Terburu-buru?
4 April 2013, 23:47 | Shalat | 16.936 views
Memahramkan Anak Suami, Bisakah?
4 April 2013, 01:09 | Nikah | 8.485 views
Harta Isteri Menjadi Hak Isteri, Apa Dasarnya?
2 April 2013, 20:34 | Wanita | 10.613 views
Ragu Diundang Makan di Rumah Non Muslim
1 April 2013, 00:28 | Kuliner | 9.334 views
Mana yang Berlaku, Masa 'Iddah Berdasarkan Agama atau Negara?
30 March 2013, 22:14 | Nikah | 84.578 views

TOTAL : 2.302 tanya-jawab | 36,312,421 views

KATEGORI
1. Aqidah 25 subtema
2. Quran 8 subtema
3. Hadits 11 subtema
4. Ushul Fiqih 7 subtema
5. Thaharah 9 subtema
6. Shalat 28 subtema
7. Zakat 11 subtema
8. Puasa 15 subtema
9. Haji 12 subtema
10. Muamalat 17 subtema
11. Nikah 20 subtema
12. Mawaris 9 subtema
13. Kuliner 7 subtema
14. Qurban Aqiqah 3 subtema
15. Negara 11 subtema
16. Kontemporer 7 subtema
17. Wanita 8 subtema
18. Dakwah 5 subtema
19. Jinayat 7 subtema
20. Umum 23 subtema

Jadwal Shalat DKI Jakarta

19-9-2019
Subuh 04:28 | Zhuhur 11:48 | Ashar 15:00 | Maghrib 17:53 | Isya 19:00 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Radio | Jadwal
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img