Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Mau Tobat karena Mencuri dan Memakan Haram, Bagaimana Caranya? | rumahfiqih.com

Mau Tobat karena Mencuri dan Memakan Haram, Bagaimana Caranya?

Sat 2 February 2013 11:56 | Umum | 9.684 views | Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com

Pertanyaan :

Ass. Wr. Wb.

Alhamdulillah akhirnya saya temukan web tanya jawab Islam ini. Saya ingin bertanya bagaimana seandainya ada orang yang sudah sangat berdosa dia sudah mencuri berkali-kali, makan harta haram tiap hari, jarang shalat, amanah dari orang tua tak dilaksanakan sedangkan dia sangat menyesal atas perbuatannya selama ini dan sangat ingin bertobat dan juga ingin mengganti harta yang dia curi serta mensucikan dirinya tapi dia sekarang masih belum mampu mengganti harta yangia curi karena masih belum bekerja (kuliah).

Pertanyaan saya APA YANG HARUS DIA LAKUKAN dan apakah IBADAHnya diterima-Nya? Tolonglah, saya harapkan segera jawaban dari Ust.Ahmad Sarwat, Lc.sebelum ajal menjemput karena saya harus segera bertobat. Syukron Katsiron.

Wass. Wr.Wb

Jawaban :

Assalamu `alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Yang paling utama dalam bertaubat adalah [1] menyesali perbuatan, [2] memohon ampun kepada Allah dan [3] bertekad kuat tidak mengulanginya. [4] meminta keridhaan orang lain yang kita rugikan.

Yang keempat ini bila suatu dosa terkait dengan hak-hak orang lain. Meski tidak mampu menggantinya, paling tidak sudah ada tekad dan niat untuk menggantinya. Paling tidak siap menanggung hukuman atas kesalahannya kepada orang lain.

Penyesalan yang dilakukan hendaknya didasari oleh perenungan yang mendalam dan membekas di dalam hati. Bukan sekedar keinginan sesaat yang kemudian sirna dan lenyap.

Namun untuk kelengkapan taubat itu, ada hal-hal lain yang perlu diperhatikan agar menjadi taubat yang sebenar-benarnya.

a. Pindah Lingkungan Pergaulan

Agar tobat itu jangan sampai terulang lagi dengan cara pindah dari suasana dan lingkungan yang selama ini memberikan peluang melakukan itu. Orang yang taubat harus hidup di tengah orang-orang shaleh dan selalu menjaga hukum Allah. Bukan lingkungan yang mendiamkan apabila ada kemungkaran dan kebatilan. Sehingga apapun yang dia lakukan, selalu ada orang-orang yang dengan ikhlas mengingatkan.

b. Hilangkan Semua Memori dan Kenangan

Selain itu tentu saja orang yang tobat harus menghilangkan semua kenangan masa lalunya. Jangan diceritakan kepada siapapun juga. Allah yang telah menutupi aib itu semoga juga menutupi dosa-dosa sebelumnya. Dan mulai kehidupan baru yang lebih baik dan lebih Islami.

c. Kembalikan Hak Milik Orang lain dan Meminta Maaf

Khusus untuk dosa yang terkait dengan hak milik orang lain seperti dosa mencuri atau menipu dan merugikan orang lain, maka perlu permintaan maaf kepada mereka yang telah dizalimi itu. Hal ini mengingat bahwa hak orang lain yang telah diambil secara zalim itu masih tetap akan dituntut oleh pemiliknya kelak di akhirat. Bahkan seorang yang mati syahid sekalipun, tetap akan dimintai pertanggung jawaban urusan hutangnya yang belum selesai. Padahal orang yang mati syahid itu masuk surga tanpa dihisab lagi amal-amalnya.

d. Memperbanyak Perbuatan Baik yang Lebih Besar Pahalanya

Selain itu untuk `menebus? dosa sebelumnya, sangat dianjurkan untuk menghapus perbuatan buruk itu dengan perbuatan baik yang lebih besar pahalanya. Karena Allah berfirman:"Sesungguhnya amal baik itu menghapus amal yang buruk?"

Misalnya dengan menyumbangkan harta yang besar untuk faqir miskin, atau membangun masjid, atau membangun pesantren dan lembaga pendidikan atau mewakafkan perusahaan yang produktif agar penghasilannya bisa digunakan untuk kepentingan umat Islam.

Wallahu a`lam bishshowab. Wassalamu `alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Ahmad Sarwat, Lc.

Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com


Baca Lainnya :

Utang Piutang Dengan Standar Dinar
1 February 2013, 10:10 | Umum | 5.775 views
Apakah Korupsi Dosa Besar?
31 January 2013, 22:51 | Kontemporer | 7.670 views
Bolehkah Umrah dengan Berhutang
30 January 2013, 22:46 | Haji | 15.448 views
Haruskah Menikah Dengan Ikhwan?
30 January 2013, 08:56 | Dakwah | 9.720 views
Mendirikan Televisi Khusus Konsumsi Umat Islam
30 January 2013, 01:07 | Dakwah | 6.693 views
Hukum Main Drama, Teater, Sinetron dan Film
29 January 2013, 00:22 | Umum | 13.232 views
Bingung Baca Terjemah Quran dan Kitab Hadits
28 January 2013, 23:39 | Quran | 12.474 views
Belanja Dengan Cicilan 0 % Termasuk Riba?
28 January 2013, 03:29 | Muamalat | 38.870 views
Jarak Antar Musholla Berdekatan
28 January 2013, 02:30 | Kontemporer | 8.338 views
Berbekam Bukan Sunnah Nabi?
27 January 2013, 09:05 | Hadits | 12.565 views
Adakah Kedokteran Nabawi?
26 January 2013, 02:33 | Umum | 5.882 views
Ahli Waris : Istri, Ibu Kandung, Dua Anak Perempuan dan Saudara/i
24 January 2013, 23:51 | Mawaris | 22.059 views
Ambil Keuntungan Dari Bisnis Dari Orang Dalam
24 January 2013, 23:14 | Muamalat | 5.401 views
Hak Waris Saudara Kandung
24 January 2013, 22:04 | Mawaris | 12.605 views
Mohon Saya Dihukum Cambuk 100 Kali Karena Zina
23 January 2013, 18:02 | Jinayat | 10.176 views
Bingung Cari di Google Tentang Pro Kontra Perayaan Maulid
23 January 2013, 01:42 | Umum | 15.390 views
Melamar Gadis Yang Ayahnya Bercerai Tinggal Bapak Tiri
22 January 2013, 05:09 | Nikah | 6.633 views
Bukankah Mazhab Itu Membawa Perpecahan?
22 January 2013, 01:19 | Ushul Fiqih | 8.152 views
Cara Melamar Calon Istri Yang Islami
21 January 2013, 03:54 | Nikah | 111.830 views
Manhaj Majelis Tarjih Muhammadiyah
21 January 2013, 01:48 | Ushul Fiqih | 15.972 views

TOTAL : 2.302 tanya-jawab | 33,805,642 views

KATEGORI
1. Aqidah 25 subtema
2. Quran 8 subtema
3. Hadits 11 subtema
4. Ushul Fiqih 7 subtema
5. Thaharah 9 subtema
6. Shalat 28 subtema
7. Zakat 11 subtema
8. Puasa 15 subtema
9. Haji 12 subtema
10. Muamalat 17 subtema
11. Nikah 20 subtema
12. Mawaris 9 subtema
13. Kuliner 7 subtema
14. Qurban Aqiqah 3 subtema
15. Negara 11 subtema
16. Kontemporer 7 subtema
17. Wanita 8 subtema
18. Dakwah 5 subtema
19. Jinayat 7 subtema
20. Umum 23 subtema

Jadwal Shalat DKI Jakarta

23-5-2018 :
Subuh 04:35 | Zhuhur 11:51 | Ashar 15:13 | Maghrib 17:47 | Isya 18:59 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Radio
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img