Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Mazhab yang Kelima, Mazhab Apa? | rumahfiqih.com

Mazhab yang Kelima, Mazhab Apa?

Tue 7 March 2006 05:00 | Ushul Fiqih | 7.182 views | Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com

Pertanyaan :

Assalammuailaikum wr. wb.

Pak ustadz saya ingin bertanya tentang mazhab Ja'far, karena beberapa waktu yang lalu saya pernah melihat buku yang berjudul " Fiqih Lima Mazhab" di situ tertulis Hanafi, Hambali, Safi'i, Maliki dan Ja'far. Yang ini saya tanyakan siapakah Ja'far ini?, karena saya baru mendengarnya.

Wassalammualaikum wr. wb.

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Mazhab yang anda maksud sebenarnya adalah mazhab dalam dunia fiqih. Jumlah mazhab fiqih itu pada dasarnya sangat banyak, tidak terbatas hanya pada 4 mazhab atau 5 mazhab saja.

Sepanjang zaman, para ulama banyak yang mendirikan mazhab di atas landasan ushul fiqih yang diramunya. Namun sesuai dengan hukum seleksi alam, banyak dari mazhab itu yang mati bahkan tidak pernah disebut lagi, kecuali lewat naskah-naskah tua.

Yang sangat besar pengaruhnya dan bisa tetap bertahan hingga kini, memang boleh dikatakan hanya sebatas yang empat itu saja. Yaitu mazhab Al-Hanafiyah yang didirikan oleh Abu Hanifah An-Nu'man bin Tsabit bin Zuwatho (80-15 H), mazhab Al-Malikiyah yang didirikan oleh Al-Imam Malik bin Anas (93-179 H), mazhab As-Syafi'i yang didirikan oleh Al-Imam Muhammad bin Idris As-Syafi'i (150-204 H) dan mazhab Al-Hambali/ Al-Hanabilah yang didirikan oleh Al-Imam Ahmad bin Hanbal As-Syaibani(163-241 H).

Keempat mazhab ini selain punya manhaj yang sangat kuat dan tidak tergoyahkan, juga dikuatkan oleh murid-muridnya yang juga tumbuh menjadi para mujtahid yang luas biasa luas ilmunya. Mereka kemudian mendirikan pusat-pusat pengajaran syariah di berbagai negeri, sehingga mazhab sang guru menjadi sedemikian populer dan diperkaya dengan jutaan jilid buku fiqih para muridnya.

Hingga kini di berbagai Universitas Islam seperti Al-Azhar Mesir, ilmu fiqih masih diajarkansesuai dengan keempat mazhab ini. Di mana puluhan ribumahasiswa dari berbagai penjuru dunia belajar fiqih lewat masing-masing jurusan ke-empat mazhab ini secara formal.

Mazhab Ja'fariyah

Selain keempat mazhab fiqih yang sudah masyhur dan memang kokoh sepanjang zmaan, ada beberapa mazhab lain yang sebenarnya cukup besar, namun tidak sampai sebesar yang empat itu.

Misalnya mazhab Ja'fariyah, mazhab Azh-Zhaririyah, mazhab Al-Ibadhiyyahdan juga mahzab Az-Zaidiyah.

Mazhab Ja'fariyah ini didirikan oleh seorang yang bernama Al-Imam Abu Abdillah Ja'far Ash-Shadiq bin Muhammad Al-Baqir bin Ali Zainal Abidin bin Al-Husain bin Ali bin Abi Thalib (80-148 H). Juga ada tokohnya yang bernama Abu Ja'far Muhammad bin Al-Hasan bin Farrukh (wafat 209 H), yang menjadi penyebar mazhab Syi'ah Imamiyah.

Kita bisa melihat mazhab Ja'fariyah atau mazhab Syi'ah Imamiyah ini dari dua sisi, yaitu dari sisi aqidah yang memang berafiliasi kepada paham Syiah. Sedangkan yang kedua, dari sisi fiqih yang sesungguhnya punya beberapa persamaan dengan fiqih 4 mazhab, meski tetap meninggalkan perbedaan paham fiqih yang prinsipil.

Dari segi pemahan fiqih, beberapa perbedaan mahzab ini dengan fiqih ahlisunnah antara lain:

  1. Menghalalkan nikah Mut'ah atau kawin kontrak
  2. Mewajibkan adanya saksi dalam setiap perceraian
  3. Mengharamkan sembelihan ahli kitab
  4. Mengharamkan laki-laki muslim menikah dengan wanita ahli kitab
  5. Dalam masalah warisan, mereka mendahulukan anak paman yang seayah dan seibu ketimbang anak paman yang seayah
  6. Tidak mengakui syariat al-mashu 'alal-khuffain (mengusap dua sepatu) sebagai pengganti cuci kaki dalam wudhu'.
  7. Di dalam lafaz azan, mereka menambahkan kalimat Asyhadu anna 'Aliyyan waliyullah (Aku bersaksi bahwa Ali adalah wali Allah) dankalimat Hayya 'ala khairil 'amal (Mari kita melakukan amal terbaik).

Landasan Fiqih

Adapun dari sisi landasan dasar fiqih mereka, juga ada beberapa perbedaan mendasar, antara lain:

  1. Dalam masalah penggunaan dalil-dalil fiqih, mereka memilih hanya menggunakan hadits-hadits yang diriwayatkan oleh ahlul bait saja. Sikap mereka ini mirip dengan mahzab teman mereka, yaitu mazhab Az-Zaidiyah yang juga menolak semua hadits riwayat para shahabat selain ahlul bait. Mereka punya kitab hadits khusus yang berjudul Al-Kafii fi ilmid-diin, susunan Al-Kulainiy (Muhammad bin Ya'qub bin Ishaq Al-Kulainiy Ar-Razy -328 H), berisi 60.099 hadits hadits yang semuanya diriwayatkan dari jalur ahlul bait. Di dalam kutubussittah termasuk shahih Bukhari dan Muslim, hadits-hadits ini juga ada termuat dengan dinomorkan dengan nomor Zaid.
  2. Mereka mengedepankan ijtihad namun menolak qiyas yang tidak disertai nash tentang 'illat-nya.
  3. Mengingkari ijma' kecuali bila di dalam ijma' itu ada imam yang ikut serta.
  4. Rujukan dalam semua masalah fiqih hanya terbatas kepada ulama dari imam mereka saja.

Kitab-kitab fiqih yang masyhur di kalangan mazhab ini adalah kitab-kitab yang khas ditulis oleh para ulama syiah, seperti Basyairud-darajat fi Ulumi Aali Muhammad karya Ibnu Farrukh. JugaRisalah Al-Halal wal Haram susunan Ibrahim bin Muhammad Abi Yahya Al-Madani Al-Aslami. Berisi riwayat dari Al-Imam Ja'far Ash-Shadiq.

Adapun dari sisi aqidah, mazhab ini mengakui keimaman 12 orang dan mereka semua itu dianggap sebagai makshum (tidak kena dosa). Imam yang pertama adalah imam Abul Hasan Ali Al-Mutadha, sedangkan yang terakhir adalah Muhammad Al-Mahdi Al-Hujjah, yang kini masih belum menampakkan diri.

Namun secara fiqih dan di luar masalah aqidah, Dr. Wahbah Az-Zuhaili menuliskan dalam Al-Fiqhul Islami wa Adillatuhu bahwa mazhab ini sangat dekat dengan mazhab As-Syafi'i. Bahkan beliau mengatakan bahwa dalam pendapat-pendapat fiqihnya,kira-kira ada17 perbedaan sajadengan fiqih ahli sunnah. Salah satunya yang paling utama adalah masalah menghalalkan nikah mut'ah. Ahlussunnah seluruhnya sepakat bahwa nikah mut'ah itu haram dan tidak ada bedanya dengan zina.

Mahzab ini sekarang banyak tersebar dan digunakan di Iran dan Iraq, di mana saat ini kita menyaksikan kedua kelompok umat Islam sedang diadu domba oleh pihak barat., sebagaimana analisa Dr. yusuf Al-Qaradawi.

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Ahmad Sarwat, Lc.

Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com


Baca Lainnya :

Cara Membedakan Al-Qur'an yang Asli dengan Al-Qur'an Yang Sudah Diubah Tangan-Tangan Tak Bertanggungjawab?
6 March 2006, 02:36 | Quran | 6.293 views
Perihal Seperangkat Alat Sholat dan Al-Qur'an sebagai Mas Kawin
3 March 2006, 07:21 | Nikah | 7.600 views
Adakah Dasar Sunnah untuk Memboikot Denmark?
3 March 2006, 07:18 | Kontemporer | 4.704 views
Bolehkah Makan Pemberian non Muslim dan Menjabat Tangan Mereka?
2 March 2006, 00:44 | Umum | 11.197 views
Besaran Bagian Warisan bagi Para Ahli Waris
2 March 2006, 00:33 | Mawaris | 5.552 views
Wali Nikah Beda Agama
28 February 2006, 03:55 | Nikah | 5.396 views
Mengapa Syaitan Dimasukkan ke Dalam Neraka?
28 February 2006, 03:50 | Aqidah | 5.668 views
Hukum Gadai dalam Syariah.
28 February 2006, 03:30 | Muamalat | 10.628 views
Masbuq Tidak Baca Fatihah
27 February 2006, 03:16 | Shalat | 6.376 views
Menerima Upah Mengajar Ngaji dari Karyawan Bank Konvensional
24 February 2006, 01:57 | Kontemporer | 6.800 views
Pembagian Warisan Cucu dan Keponakan
24 February 2006, 01:50 | Mawaris | 5.250 views
Pinjam Uang pada Bank Konvensional untuk Beli Motor, Bolehkah?
22 February 2006, 06:47 | Muamalat | 7.657 views
Senggama Pasca Haidh, Kapan Batas Waktu Kebolehannya?
22 February 2006, 06:44 | Nikah | 10.288 views
Halalkah Beer Bintang 0% Alkohol?
22 February 2006, 04:19 | Kuliner | 15.381 views
Walimatuh Safar dan Aqiqah
22 February 2006, 04:08 | Haji | 6.192 views
Jika MUI Berseberangan dengan Jumhur Ulama, Manakah yang Kita Pakai?
21 February 2006, 04:03 | Ushul Fiqih | 6.604 views
Wali Nikah, Apakah Harus Selalu Ayah Kandung?
21 February 2006, 03:41 | Nikah | 6.709 views
Bolehkah Menjama' Sholat pada Perjalanan Pulang Pergi dalam Satu Hari?
21 February 2006, 03:37 | Shalat | 6.466 views
Sikap Sebagai Umat Islam terhadap Aliran dan Pemikiran Sesat
20 February 2006, 05:01 | Aqidah | 6.449 views
Hukum Memakai Parfum
20 February 2006, 04:55 | Wanita | 7.634 views

TOTAL : 2.302 tanya-jawab | 35,145,758 views

KATEGORI
1. Aqidah 25 subtema
2. Quran 8 subtema
3. Hadits 11 subtema
4. Ushul Fiqih 7 subtema
5. Thaharah 9 subtema
6. Shalat 28 subtema
7. Zakat 11 subtema
8. Puasa 15 subtema
9. Haji 12 subtema
10. Muamalat 17 subtema
11. Nikah 20 subtema
12. Mawaris 9 subtema
13. Kuliner 7 subtema
14. Qurban Aqiqah 3 subtema
15. Negara 11 subtema
16. Kontemporer 7 subtema
17. Wanita 8 subtema
18. Dakwah 5 subtema
19. Jinayat 7 subtema
20. Umum 23 subtema

Jadwal Shalat DKI Jakarta

24-7-2019
Subuh 04:45 | Zhuhur 12:01 | Ashar 15:23 | Maghrib 17:57 | Isya 19:08 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Radio
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img