Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Dapat Kerja Tapi Tidak Boleh Mengenakan Jilbab | rumahfiqih.com

Dapat Kerja Tapi Tidak Boleh Mengenakan Jilbab

Fri 22 February 2013 14:57 | Wanita | 7.295 views | Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com

Pertanyaan :

Assalamu'alaikum pak Ustadz,

Isteri saya dapat kerja di toko HP, tapi tidak boleh menggunakan jilbab, halalkah rezeki yang dihasilkan, Pak Ustadz? Untuk informasi saat ini sehari-hari istri saya belum menutup aurat, namun jika pergi menggunakan jilbab.

Terima kasih atas jawaban, Pak Ustadz.

Wassalamu'alaikum,

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Sebenarnya tidak ada kaitan langsung antara melepas jilbab (mengumbar aurat) dengan kehalalan gaji yang diterima. Selama gaji itu didapat dari kerja yang jujur, tidak menipu, tidak menggelapkan dan dari hasil memeras keringat sendiri.

Seandainya istri anda bekerja tanpa menutup aurat, lalu mendapat gaji, maka gajinya halal untuk dimakan. Namun dia berdosa atas perilakunya mem\ngumbar aurat di hadapan laki-laki asing.

Dan anda sendiri juga berdosa bila membiarkannya membuka aurat. Sebab kewajiban seorang suami atas istrinya yang utama adalah mencegahnya dari perilaku dosa dan maksiat kepada Allah. Dalam hal ini, tidak ada istilah hak asasi atau kebebasan untuk memilih. Setiap wanita bila sudah baligh, maka wajib atasnya menutup auratnya dari pandangan laki-laki non mahram.

Sebagai suami, bila sampai mendiamkan istri melakukan kemaksiatan nyata seperti itu, maka anda pun harus menanggung dosa juga. Sebab mencegah kemaksiatan yang dilakukan istri merupakan kewajiban suami juga. Sebagaimana firman Allah SWT:

Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan. (QS. At-Tahrim: 6)

Maka sebagai suami, anda tidak boleh mengizinkan istri anda itu bekerja, bila sampai harus mengumbar auratnya. Laki-laki yang demikian, di dalam Islam disebut sebagai dayyuts, yaitu laki-laki yang tidak punya rasa cemburu ketika aurat istrinya dilihat orang lain.

Dan yang paling besar dosanya adalah pihak yang punya toko handphone itu. Apalagi kalau agamanya Islam. Sebab seorang muslim seharusnya tahu bahwa Allah SWT telah mewajibkan wanita muslimah yang sudah baligh untuk menutup aurat. Apapun keadaannya. Melarang wanita muslimah menutup auratnya merupakan dosa besar dan diancam dengan azab yang pedih.

Semoga Allah SWT menjauhkan kita semua dari siksa-Nya yang sangat pedih itu. Amien

Wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc.

Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com


Baca Lainnya :

Dana Amal Shalat Jum'at Boleh Digunakan Untuk Apa?
22 February 2013, 00:26 | Muamalat | 8.543 views
Nikah Jarak Jauh
21 February 2013, 00:29 | Nikah | 6.774 views
Hukum Kuis Berhadiah dan Kontestannya
21 February 2013, 00:28 | Muamalat | 7.241 views
Sudah Ngaji 15 Tahun Belum Jadi Ahli Syariah
19 February 2013, 02:28 | Ushul Fiqih | 8.505 views
Cara Menyikapi Khilafiyah dalam Jamaah
18 February 2013, 23:59 | Dakwah | 10.601 views
Ribut Dengan Ibu Tiri Gara-gara Harta Waris
18 February 2013, 23:37 | Mawaris | 11.358 views
Apakah Saudara Non Muslim Berhak sebagai Ahli Waris?
18 February 2013, 10:31 | Mawaris | 8.009 views
Cara Ziarah Qubur Biar Tidak Syirik
18 February 2013, 10:26 | Aqidah | 16.604 views
Tidak Menyebutkan Istri Kedua, Apakah Termasuk Talaq?
18 February 2013, 01:56 | Nikah | 6.571 views
Hukum Menjual Alat Musik
14 February 2013, 23:14 | Muamalat | 10.809 views
Perlukah Para Ulama Disertifikasi?
14 February 2013, 01:43 | Ushul Fiqih | 7.460 views
Pembagian Waris Setelah Istri Meninggal
14 February 2013, 00:09 | Mawaris | 79.918 views
Mahar Dihutang Tapi Akadnya Tunai
12 February 2013, 08:58 | Nikah | 7.857 views
Bolehkah Membuat Merek Makanan Dengan Nama Orang?
11 February 2013, 20:07 | Muamalat | 6.959 views
Saya Sedang di Iran, Halalkah Sembelihan Mereka?
11 February 2013, 02:43 | Umum | 12.234 views
Hukum Perayaan Empat dan Tujuh Bulanan Kehamilan
10 February 2013, 21:36 | Kontemporer | 24.380 views
Kafirkah Orang Yang Meninggalkan Shalat?
10 February 2013, 11:15 | Shalat | 11.046 views
Ya Rabbi bil Musthafa, Apa Hukumnya?
10 February 2013, 11:14 | Aqidah | 12.885 views
Berkampanye untuk Meraih Jabatan
8 February 2013, 21:58 | Negara | 6.483 views
Bagaimana Menghadapi Krisis Ulama di Akhir Zaman
8 February 2013, 03:03 | Ushul Fiqih | 9.375 views

TOTAL : 2.302 tanya-jawab | 35,142,716 views

KATEGORI
1. Aqidah 25 subtema
2. Quran 8 subtema
3. Hadits 11 subtema
4. Ushul Fiqih 7 subtema
5. Thaharah 9 subtema
6. Shalat 28 subtema
7. Zakat 11 subtema
8. Puasa 15 subtema
9. Haji 12 subtema
10. Muamalat 17 subtema
11. Nikah 20 subtema
12. Mawaris 9 subtema
13. Kuliner 7 subtema
14. Qurban Aqiqah 3 subtema
15. Negara 11 subtema
16. Kontemporer 7 subtema
17. Wanita 8 subtema
18. Dakwah 5 subtema
19. Jinayat 7 subtema
20. Umum 23 subtema

Jadwal Shalat DKI Jakarta

24-7-2019
Subuh 04:45 | Zhuhur 12:01 | Ashar 15:23 | Maghrib 17:57 | Isya 19:08 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Radio
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img