Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Penasaran dengan Kelompok Ingkarussunnah | rumahfiqih.com

Penasaran dengan Kelompok Ingkarussunnah

Mon 16 June 2008 07:36 | Hadits | 6.875 views | Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com

Pertanyaan :

Assalamualaikum

Ana pernah dengar tentang ingkarussunnah dan ana sangat penasaran tentang ingkarussunnah, terutama latar belakang lahirnya dan bahaya dari aliran ini. Jazakumullah khoiruha!

Wassalamualaikum

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Ingkarussunnah berasal dari dua kata, ingkar dan sunnah. Yang dimaksud dengan ingkar adalah penolakan, penafian atau tidak mengakui. Yang dimaksud dengan sunnah adalah hadits-hadits Rasulullah SAW. Jadi ingkarussunnah adalah paham yang mengingkari keberadaan hadits-hadits Rasulullah SAW.

Paham ini bukan sekedar berbahaya, bahkan pada hakikatnya merupakan pengingkaran terhadap agama Islam itu sendiri. Jadi orang yang mengingkari eksistensi hadits-hadits nabi SAW, pada hakikatnya dia telah mengingkari agama Islam.

Sebab Islam itu dilandasi oleh dua pilar utama, yaitu Al-Quran dan As-Sunnah, yaitu hadits-hadits yang diriwayatkan dari Rasulullah SAW kepada kita semua.

Bila dirunut ke belakang, paham ini lahir dari sebuah peperangan modern antara umat Islam di satu pihak dengan musuh-musuhnya di pihak lain. Mereka adalah para orientalis barat yang mengaku telah mempelajari agama Islam, bukan dengan niat untuk mengamalkannya, melainkan dengan niat untuk menghina, menjelekkan, menyesatkan dan membuat umat Islam bingung. Bahkan bukan sekedar bingung, tetapi juga tersesat dan murtad dari agamanya.

Munculnya orientalisme tidak terlepas dari beberapa faktor yang melatarbelakanginya, antara lain akibat perang Salib atau ketika dimulainya pergesekan politik dan agama antara Islam. Para orientalis jahat ini banyak menghujat agama Islam dengan mengatakan bahwa hadits nabi itu palsu semua, tidak ada yang asli, hanya karangan ulama yang hidup beberapa ratus tahun setelah kematian nabi Muhammad SAW.

Pemikiran mereka bisa kita baca dalam banyak buku, antara lain buku The Origins Of Muhammadan Juresprudence dan An Introduction to Islamic Law

Deretan nama orientalis lainnya adalah Goldziher yang jadi gembong anti Islam. Dialah yang telah merusak aqidah umat Islam dengan beragam pemikiran sesatnya. Selain itu ada lagi nama-nama seperti H.A.R. Gibb, Wilfred Cantwell Smith, Montgomery Watts, Gustave von Grunebaum dan lainnya.

Tulisan mereka seringkali dijadikan rujukan oleh orang-orang Islam yang lemah mental dan tidak punya rasa percaya diri, meski sudah menyandang gelar PHd. sekalipun. Sehingga apa pun yang orientalis katakan, seolah sudah pasti kebenarannya.

Termasuk rasa rendah diri ketika dituduhkan bahwa hadits nabi itu palsu semua. Mereka pun dengan naifnya mengaminkan saja. Sebab di dalam kepala mereka, memang tidak ada ilmu tentang itu.

Padahal apa yang dikatakan oleh para orientalis itu tidak lebih dari sekedar tuduhan tanpa dasar.

Dari mana datangnya rasa rendah diri yang hina seperti itu?

Jawabnya sangat mudah, yaitu karena para 'cendekiawan muslim' itu belajar Islam kepada para orientalis itu. Padahal orientalis justru sangat bodoh terhadap agama Islam. Kebanyakan mereka tidak paham bahasa Arab, apalagi syariah Islam. Tidak satu pun yang hafal Al-Quran, apalagi hadits nabawi.

Dan yang pasti, umumnya mereka juga tidak pernah mengakui Islam sebagai agama, tidak mengakui Muhammad sebagai Nabi dan Rasul, tidak mengakui Al-Quran sebagai firman Allah SWT.

Bagaimana mungkin orang yang kafir kepada Allah SWT dan calon penghuni neraka itu dijadikan guru? Betapa lucunya, belajar agama Islam dari orang kafir yang jelas-jelas punya niat busuk pada Islam. Memang tidak masuk akal dan sangat tidak logis cara berpikir para 'cendekiawan' itu. Layakkah mereka menyandang gelar sebagai cendekiawan bila level pemikirannya hanya sebatas itu?

Kebenaran Hadits Nabawi

Seharusnya para cendekiawan itu tidak belajar ke barat. Dan mereka tidak perlu menelan bulat-bulat sampah pemikiran para orientalis bejat itu. Seharusnya mereka belajar ke timur tengah, tempat di mana ilmu-ilmu ke-Islaman berpusat. Ke Al-Azhar Mesir atau ke Universitas Islam terkemuka dunia. Di mana di dalamnya terdapat para ulama yang memang benar-benar punya legalitas, kapasitas dan otoritas sebagai ulama. Bukan belajar kepada para Yahudi kafir yang orientalis itu.

Seandainya mereka belajar kepada ulama, tentu mereka akan tahu betapa canggihnya sistem periwayatan hadits. Tidak pernah manusia mengenal sistem periwayatan bersanad sebelumnya. Ilmu hadits menjadi sangat unik dan tidak pernah ditemukan di peradaban manapun, kecuali di dalam sejarah Islam.

Mereka yang mengingkari keberadaan dan keshahihan hadits-hadits nabawi berarti memang belum pernah belajar agama Islam dengan benar. Mereka hanya menjadi budak para yahudi laknatullah, yang jelas-jelas menghina dan menjelekkan agama Islam. Demi sekedar mendapatkan gelar yang memberhala.

Lalu mengapa mereka pergi ke barat?

Kembali kepada masalah mentalitas kampungan, rasa rendah diri dan inferiority complex yang melanda para mahasiswa muslim. Ketika ditawarkan beasiswa ke barat seperti Eropa, Amerika atau Australia, terbayanglah mereka masuk ke sebuah peradaban modern dan maju.

Dan bagaikan Kabayan masuk kota, sikap mereka pun lantas menjadi norak dan kampungan.

Lantas mereka mengelu-elukan pemikiran para Yahudi kafir itu, lupa bahwa Yahudi dan Nasrani selalu berupaya memerangi umat Islam. Lupa bahwa mereka sedang dicekoki pemikiran sesat yang hanya akan membuat mereka murtad.

Ketika pulang ke negerinya dengan berbagai gelar, mulailah mesin pemurtadan pemikiran berjalan. Kuliah, buku, makalah serta pemikiran mereka, seluruhnya hanya punya satu tujuan, yaitu menyesatkan dan memurtadkan umat Islam.

Dan karena mereka jadi dosen di berbagai kampus Islam, kerusakan pemikiran pun menjadi sedemikian rata.

Dan salah satunya adalah pemikiran ingkarus sunnah, yang kemudian ikut berkembang di banyak kalangan. Korbannya tidak lain umat Islam sendiri, yang lagi-lagi tertipu dengan pesona kecendekiawanan tokoh tertentu. Mereka ini adalah hamba-hamba Allah yang perlu diselamatkan dari racun ingkarus sunnah.

Saat ini tidak terhiung orang yang sudah jadi korban. Dan racun ini terus bekerja, terutama sangat efektif pada korban yang punya rasa rendah diri yang akut dan hina. sertakosongnya kepala dari ilmu syariah.

Wallahu a'lam bishshawab Wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Ahmad Sarwat, Lc.

Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com


Baca Lainnya :

Hukum Menjama` Shalat di Kantor dan Ketiduran
16 June 2008, 07:33 | Shalat | 14.395 views
Halalkah Darah Gusdur?
14 June 2008, 02:10 | Negara | 8.750 views
Hukum Mengingkari Pembagian Hak Waris Menurut Islam
13 June 2008, 00:21 | Mawaris | 6.937 views
Ternyata Dasar Negara Indonesia Bukan Pancasila Tapi Allah
10 June 2008, 23:17 | Negara | 9.272 views
Kagum kepada Ahmadinejad?
10 June 2008, 00:31 | Negara | 7.295 views
Pemimpin yang Takut kepada Pihak Asing
9 June 2008, 01:32 | Kontemporer | 5.607 views
Banci Menjadi Imam
8 June 2008, 23:36 | Kontemporer | 6.662 views
Arah Kiblat yang Sedikit Melenceng
8 June 2008, 01:01 | Shalat | 8.321 views
Ikut Casting Film Ketika Cinta Bertasbih
6 June 2008, 23:36 | Umum | 6.062 views
Anarki dan Mengisi Kekebalan Tubuh
6 June 2008, 00:25 | Umum | 7.185 views
Menggunakan Fasilitas Kantor
4 June 2008, 22:47 | Muamalat | 7.717 views
DKM Masjid Tidak Mau Dikoreksi Arah Kiblatnya
4 June 2008, 00:52 | Shalat | 6.785 views
Kenapa FPI Anarikis?
3 June 2008, 00:17 | Kontemporer | 7.415 views
Apakah Pembagian Waris di Keluarga Saya Bisa Dibenarkan?
1 June 2008, 23:10 | Mawaris | 7.363 views
Apakah Rasulullah Pernah Melarang Penulisan Hadits
31 May 2008, 21:17 | Hadits | 8.677 views
Sedekah kepada Pengemis
31 May 2008, 01:34 | Zakat | 7.077 views
Bolehkah Saya Bernasyid dengan Diiringi Musik?
30 May 2008, 00:45 | Umum | 7.631 views
Bersalaman Setelah Sholat Berjama'ah
30 May 2008, 00:42 | Shalat | 7.975 views
Wali Nikah Tidak Setuju, Bagaimana Ini?
28 May 2008, 01:29 | Nikah | 6.947 views
Fenomena Kubah Terbang di Ambon, Bolehkah Dipercaya?
27 May 2008, 01:13 | Aqidah | 8.062 views

TOTAL : 2.302 tanya-jawab | 38,173,906 views

KATEGORI
1. Aqidah 25 subtema
2. Quran 8 subtema
3. Hadits 11 subtema
4. Ushul Fiqih 7 subtema
5. Thaharah 9 subtema
6. Shalat 28 subtema
7. Zakat 11 subtema
8. Puasa 15 subtema
9. Haji 12 subtema
10. Muamalat 17 subtema
11. Nikah 20 subtema
12. Mawaris 9 subtema
13. Kuliner 7 subtema
14. Qurban Aqiqah 3 subtema
15. Negara 11 subtema
16. Kontemporer 7 subtema
17. Wanita 8 subtema
18. Dakwah 5 subtema
19. Jinayat 7 subtema
20. Umum 23 subtema

Jadwal Shalat DKI Jakarta

13-11-2019
Subuh 04:05 | Zhuhur 11:39 | Ashar 15:00 | Maghrib 17:52 | Isya 19:04 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Radio | Jadwal
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img