Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Batas Penggunaan Infak Masjid | rumahfiqih.com

Batas Penggunaan Infak Masjid

Mon 27 March 2006 06:11 | Kontemporer | 5.983 views | Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com

Pertanyaan :

Assalamualaikum tadz,

Begini, saya pengurus masjid di salah satu kampus, marbot gitu. Yang saya tanyakan, sampai batas mana saya mengalokasikan dana infak ummat dalam sehari-hari. Misal kalau itu buat keperluan pengurus masjidnya bagaimana, tapi itu tidak setiap hari, seperti uang kebersihan, dan uang sabun, pasta gigi. Pokoknya selain untuk pembangunan masjid, kan pengurus bisa "kepepet" kalau pas tidak ada uang buat beli? Sebagai ganti uang kebersihan?

Jawaban :

Assalamu `Alaikum Warahmatullahi Wa Barakatuh.

Sebaiknya semua jenis pengeluaran dari uang kas masjid itu dibuat aturan mainnya dan dilaporkan kepada jamaah masjid secara transparan. Kalau seorang marbot masjid perlu diberi semacam uang honor atau untuk keperluan tertentu, maka sebelumnya perlu disepakati oleh para pengurus lainnya.

Agar jangan sampai timbul isu atau fitnah bahwa marbot atau pengurus masjid memakan uang infaq yang sudah dikumpulkan.

Jadi sejak awal memang harus ada kepastian alokasi dana infaq itu, agar orang-orang seperti anda punya kepastian atas hak menggunakan sebagian dana itu secara sah. Bila memang telah ditetapkan kebolehannya oleh syura pengurus masjid, tentu saja anda berhak untuk menggunakannya. Bahkan kalau syuro pengurus memang menetapkan adanya gaji tetap buat anda, tentu akan lebih baik lagi.

Namun bila belum ada kesepakatan dari pengurus, anda tentu tidak berhak menggunakannya. Kalau pun anda dalam keadaan kepepet dan sangat mendesak, statusnya hanya pinjaman sementara yang harus segera anda laporkan dan anda ganti. Bila tidak demikian, maka anda bisa jadi dikatakan sebagai koruptor uang infaq masjid.

Adapun berapa besar uang infaq itu yang boleh dialokasikan untuk para marbot, tidak ada ketentuan dari syariah. Tidak seperti harta zakat yang dikumpulkan oleh amil zakat, di mana para amil sejak awal sudah ditetapkan haknya, yaitu maksimal 1/8 dari total harta yang terkumpul. Sebagaimana nash Al-Quran menyebutkannya di dalam surat At-Taubah ayat 60.

Sesungguhnya zakat-zakat itu, hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin, pengurus-pengurus zakat, para mu'allaf yang dibujuk hatinya, untuk budak, orang-orang yang berhutang, untuk jalan Allah dan untuk mereka yuang sedang dalam perjalanan, sebagai suatu ketetapan yang diwajibkan Allah, dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. (QS At-Taubah: 60)

Meski ayat ini hanya untuk zakat saja, namun sering kali para ulama berijtihad dengan menggunakan ayat ini untuk menetapkan bagian amil dalam masalah di luar zakat. Namun ini hanya sekedar ijtihad sebagian orang saja. Sama sekali tidak ada ketetapan yang terkait dengan ayat ini di luar masalah zakat.

Yang paling penting justru ketetapan hasil syuro atau rapat resmi pengurus masjid tempat anda mengabdi. Dan itulah yang anda butuhkan saat ini.

Wallahu A`lam Bish-shawab, Wassalamu `Alaikum Warahmatullahi Wa Barakatuh.
Ahmad Sarwat, Lc.

Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com


Baca Lainnya :

Benarkah Orang Beriman Boleh Minum Khamar di Surga?
27 March 2006, 06:08 | Aqidah | 6.623 views
Bersentuhan dengan Lawan Jenis setelah Berwudhu
24 March 2006, 02:29 | Thaharah | 6.864 views
Dosakah Kita Membaca Al-Quran Mengabaikan Tajwid?
24 March 2006, 02:23 | Quran | 8.523 views
Membedakan Hadist Palsu,dhaif Dan Shahih...!?
24 March 2006, 02:20 | Hadits | 8.739 views
Asal Usul dan Hukum Mencium Hajar Aswad
23 March 2006, 05:00 | Haji | 5.621 views
Hidup Bersama Tanpa Nikah Tidak Mau Tanggung-jawab
23 March 2006, 04:55 | Nikah | 5.236 views
Warisan dari Ibu yang Masih Hidup
23 March 2006, 04:34 | Mawaris | 5.631 views
Tanya Tentang Maut, Alam Kubur dan Siksanya
23 March 2006, 04:25 | Aqidah | 8.918 views
Non Muslim Keturunan Masuk Neraka, Adilkah?
21 March 2006, 05:13 | Umum | 5.475 views
Bursa Saham
21 March 2006, 03:38 | Muamalat | 9.262 views
Urutan Wali Nikah
17 March 2006, 03:30 | Nikah | 13.157 views
Kapan Ruh Ditiupkan Ke Manusia?
17 March 2006, 03:27 | Aqidah | 54.015 views
Bayi Berumur 24 Hari Bisa Bicara
17 March 2006, 03:23 | Umum | 6.514 views
Syariah Qunut Subuh Mana yang Benar?
17 March 2006, 01:58 | Shalat | 10.326 views
Bolehkah Beribadah Karena Mengejar Pahala?
15 March 2006, 07:17 | Umum | 6.576 views
Khilafah Yang Kita Idamkan...
15 March 2006, 07:13 | Negara | 6.838 views
MLM yang Bagaimana yang Dibolehkan?
15 March 2006, 04:36 | Muamalat | 15.074 views
Asuransi Jiwa 'Prudential Life' dalam Kacamata Islam
15 March 2006, 03:19 | Muamalat | 7.667 views
Apakah Setelah Taubat Dosa Seorang Hamba Tetap Dipertanggungjawabkan?
14 March 2006, 06:21 | Aqidah | 19.841 views
Memakai 'Sikep' Bolehkah Menurut Islam?
14 March 2006, 05:59 | Aqidah | 6.783 views

TOTAL : 2.302 tanya-jawab | 40,678,218 views

KATEGORI
1. Aqidah 25 subtema
2. Quran 8 subtema
3. Hadits 11 subtema
4. Ushul Fiqih 7 subtema
5. Thaharah 9 subtema
6. Shalat 28 subtema
7. Zakat 11 subtema
8. Puasa 15 subtema
9. Haji 12 subtema
10. Muamalat 17 subtema
11. Nikah 20 subtema
12. Mawaris 9 subtema
13. Kuliner 7 subtema
14. Qurban Aqiqah 3 subtema
15. Negara 11 subtema
16. Kontemporer 7 subtema
17. Wanita 8 subtema
18. Dakwah 5 subtema
19. Jinayat 7 subtema
20. Umum 23 subtema

Jadwal Shalat DKI Jakarta

20-1-2020
Subuh 04:29 | Zhuhur 12:05 | Ashar 15:29 | Maghrib 18:20 | Isya 19:32 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Radio | Jadwal
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img