Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Adakah Hadis Menjelaskan Sholat Fardu Dan Rakaatnya? | rumahfiqih.com

Adakah Hadis Menjelaskan Sholat Fardu Dan Rakaatnya?

Sat 30 December 2006 07:14 | Shalat | 5.987 views | Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com

Pertanyaan :

asalam mualaikum wr wbr pak ustdaz saya ingin menanyakan tentang sholat?adakah hadist yang shohih menyebutkan bahwa sholat lima waktu itu misal magrib harus 3 rakaat, shubuh 2 rakat dan sholat fardu lainya, dari mana imam imam mazhab mendapatkan petunjuk tentang rakaat sholat fardu tersebut? mohon kiranya pak ustadz dapat membantu saya karena ini penting buat keyakinan saya.semoga pak ustad dirahmati allah swt amin

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Shalat lima waktu telah ditetapkan Allah SWT lewat wahyunya, baik wahyu yang khusus yaitu Al-Quran, maupun wahyu dalam bentuk lain, yaitu sunnah Rasulullah SAW.

Istilah yang digunakan oleh para ulama untuk nama waktushalat itu pun bukan karangan mereka, melainkan berdasarkan wahyu yang turun dari langit lewat diri nabi Muhammad SAW. Meski bukan termasuk bagian dari Al-Quran Al-Kariem, namun hadits rasulullah SAW sebenarnya juga wahyu dari Allah SWT. Sebab apa yang disampaikan oleh belaiu SAW sesugguhnya hanyalah berasal dari Allah SWT.

Kawanmu (Muhammad) tidak sesat dan tidak pula keliru. Dan tiadalah yang diucapkannya itumenurut kemauan hawa nafsunya.Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya). (QS. An-Najm: 2-4)

Di antara hadits-hadits beliau SAW yang membicarakan nama waktu shalat adalah hadits berikut ini:

Dari Jabir bin Abdullah ra. bahwa Nabi SAW didatangi oleh Jibril as dan berkata kepadanya,"Bangunlah dan lakukan shalat." Maka beliau melakukan shalat Zhuhur ketika matahari tergelincir. Kemudian waktu Ashar menjelang dan Jibril berkata,"Bangun dan lakukan shalat." Maka beliau SAW melakukan shalat Ashar ketika panjang bayangan segala benda sama dengan panjang benda itu. Kemudian waktu Maghrib menjelang dan Jibril berkata,"Bangun dan lakukan shalat." Maka beliau SAW melakukan shalat Maghrib ketika mayahari terbenam. Kemudian waktu Isya` menjelang dan Jibril berkata,"Bangun dan lakukan shalat." Maka beliau SAW melakukan shalat Isya` ketika syafaq (mega merah) menghilang. Kemudian waktu Shubuh menjelang dan Jibril berkata,"Bangun dan lakukan shalat." Maka beliau SAW melakukan shalat Shubuh ketika waktu fajar merekah/ menjelang. (HR Ahmad, Nasai dan Tirmizy)

Di dalam Kitab Nailul Authar Al-Bukhari mengatakan bahwa hadits ini adalah hadits yang paling shahih tentang waktu-waktu shalat. Selain itu ada hadits lainnya yang juga menjelaskan tentang waktu-waktu shalat. Salah satunya adalah hadits berikut ini:

Dari `Uqbah bin Amir ra bahwa Nabi SAW bersabda,"Ummatku selalu berada dalam kebaikan atau dalam fithrah selama tidak terlambat melakukan shalat Maghrib, yaitu sampai muncul bintang."(HR Ahmad, Abu Daud dan Al-Hakim dalam Al-Mustadrak)

Dari Abdullah bin Umar ra bahwa Rasululah SAW bersabda,"Dan waktu shalat shubuh dari terbitnya fajar (shadiq) sampai sebelum terbitnya matahari." (HR Muslim)

Dari Abi Hurairah ra berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda,"Orang yang mendapatkan satu rakaat dari shalat shubuh sebelum tebit matahari, maka dia termasuk orang yang mendapatkan shalat shubuh. Dan orang yang mendapatkan satu rakaat shalat Ashar sebelum matahari terbenam, maka dia termasuk mendapatkan shalat Ashar." (HR Muslim dan enam imam hadits lainnya).

Dari Anas bin Malik ra bahwa Rasulullah SAW bersabda,..."Itu adalah shalatnya orang munafik yang duduk menghadap matahari hingga saat matahari berada di antara dua tanduk syetan, dia berdiri dan membungkuk 4 kali, tidak menyebut nama Allah kecuali sedikit." (HR Jamaah kecuali Bukhari dan Ibnu Majah).

Dari Abdullah bin Umar ra bahwa Rasulullah SAW bersabda,"Dan waktu shalat Ashar sebelum matahari menguning".(HR Muslim)

Dari Aisyah ra bahwa Rasulullah SAW membaca ayat, "Peliharalah shalat-shalatmu dan shalat Wustha." Dan shalat Wustha adalah shalat Ashar. (HR Abu Daud dan Tirmizy dan dishahihkannya)

Dari Ibnu Mas`ud dan Samurah ra berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda,"Shalat Wustha adalah shalat Ashar." (HR Tirmizy)

Dari Abdullah bin Amar ra bahwa Rasulullah SAW bersabda,"Waktu Maghrib sampai hilangnya shafaq (mega)." (HR Muslim).

Dari Abi Hurairah ra bahwa Rasulullah SAW bersabda,"Dan akhir waktu Maghrib adalah hingga langit menjadi hitam." (HR Tirmizy)

Jumlah Rakaat Shalat Lima Waktu 4 Rakaat Kecuali Maghrib dan Shubuh

Dari Aisyah ra berkata,"Shalat itu diwajibkan dua rakaat, kemudian nabi SAW berhijrah, maka diwajibkan menjadi empat rakaat. (HR Bukhari)

Dari Ibni Abbas ra,"Diwajibkan shalat 4 rakaat saat hadhar (tidak bepergian) dan dua rakaat saat bepergian." (HR Muslim)

Tuduhan Miring Kepada Para Ulama

Tuduhan bahwa para ulama mengarang nama-nama itu adalah tuduhan yang amat menyakitkan. Seolah kerja para ulama hanya mencoreng agama. Padahal tugas mereka amat berat, sementar atas semua jasa mereka, tidak satu pun yang membayarnya.

Para ulama sangat berbeda dengan para pendeta yahudi dan nasrani, yang kerjanya memutar balik ayat Allah SWT, menjualnya dengan harga yang sedikit, bahkan memalsukan dengan hasil rekayasa mereka sendiri.

Para ulama Islam adalah orang-orang yang sejak awal sudah takut neraka dan siksaan pedihnya. Mereka adalah tipe orang yang paling takut kepada Allah SWT, dibandingkan semua manusia. Sebagaimana informasi langsung dari Allah SWT:

Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama. Sesungguhnya Allah Maha perkasa lagi Maha Pengampun. (QS. Faathir: 28)

Sebenarnya kecurigaan yang dituduhkan kepada para ulama adalah bagian dari propaganda kalangan orientalis dalam rangka menghacurkan umat Islam. Dengan beragam tuduhan keji, para orientalis ini rajin mengembangkan issue murahan yang intinya memarjinalkan peran para ulama. Sebagian dari ulama ada yang dituduhkan sebagai tukang bohong dan mengarang-ngarang agama.

Tetapi ujung-ujungnya amat jelas, mereka ingin agar para ulama itu dijauhi umatnya. Sehingga dengan mudah umat Islam ini bisa diperdaya, ditipu, dibohongi dan diselewengkan. Kalau umat Islam sudah membenci para ulamanya sendiri, maka sebentar kemudian mereka sudah bisa ditelan bulat-bulan oleh para oreintalis kafir nan durjana.

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc

Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com


Baca Lainnya :

Penundaan Hari Pelaksanaan Sholat Iedhul Adha
30 December 2006, 02:01 | Haji | 4.831 views
Hukumnya Menjual Kulit Hewan Qurban untuk Biaya Kepanitiaan
28 December 2006, 08:39 | Qurban Aqiqah | 6.184 views
Daging Biawak, Apakah Halal?
28 December 2006, 08:09 | Kuliner | 6.484 views
Paham Asy'ari
27 December 2006, 23:28 | Aqidah | 11.676 views
Perbedaan Waktu Wukuf dengan Hasil Perhitungan Waktu Iedul Adha di Indonesia
26 December 2006, 03:13 | Haji | 5.914 views
Mana Lebih Utama, Shalat Berjamaah di Masjid atau di Rumah?
26 December 2006, 03:02 | Shalat | 10.778 views
Dakwah Islam, Dimulai dari Mana?
26 December 2006, 02:59 | Dakwah | 5.808 views
Dasar Hukum Haramnya Anjing
26 December 2006, 02:39 | Kuliner | 9.642 views
Materi Pengajian Jarak Jauh
26 December 2006, 02:17 | Umum | 4.978 views
Bongkar Kuburan, Pembuktian Cepat Agama Siapa yang Benar
22 December 2006, 03:32 | Kontemporer | 6.692 views
Cinta kepada Allah atau Cinta Negara
22 December 2006, 03:20 | Negara | 5.162 views
Wahabi, Apa dan Siapakah?
21 December 2006, 02:34 | Umum | 14.241 views
Bagaimana Seharusnya Menghormati dan Mencintai Rasulullah SAW?
21 December 2006, 02:31 | Hadits | 6.703 views
Hukum Mengotopsi Mayat
21 December 2006, 02:02 | Kontemporer | 5.988 views
Mengapa Presiden Abbas dan Fatah Menyatakan Keharusan Mengakui Eksistensi Israel
20 December 2006, 04:28 | Negara | 5.129 views
Barat Lebih Islami dari Umat Islam?
20 December 2006, 04:27 | Umum | 5.334 views
Bolehkah Bekerja di Perusahaan Rokok?
20 December 2006, 04:27 | Umum | 5.118 views
Qurban Perusahaan
20 December 2006, 04:06 | Qurban Aqiqah | 5.376 views
Apakah Seseorang Guru Perlu Mendapat Sanad Bersambung kepada Nabi Muhammad?
19 December 2006, 04:19 | Umum | 6.422 views
Beda antara Talak dan Cerai
18 December 2006, 03:34 | Nikah | 8.972 views

TOTAL : 2.302 tanya-jawab | 39,131,752 views

KATEGORI
1. Aqidah 25 subtema
2. Quran 8 subtema
3. Hadits 11 subtema
4. Ushul Fiqih 7 subtema
5. Thaharah 9 subtema
6. Shalat 28 subtema
7. Zakat 11 subtema
8. Puasa 15 subtema
9. Haji 12 subtema
10. Muamalat 17 subtema
11. Nikah 20 subtema
12. Mawaris 9 subtema
13. Kuliner 7 subtema
14. Qurban Aqiqah 3 subtema
15. Negara 11 subtema
16. Kontemporer 7 subtema
17. Wanita 8 subtema
18. Dakwah 5 subtema
19. Jinayat 7 subtema
20. Umum 23 subtema

Jadwal Shalat DKI Jakarta

7-12-2019
Subuh 04:07 | Zhuhur 11:46 | Ashar 15:12 | Maghrib 18:02 | Isya 19:16 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Radio | Jadwal
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img