Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Tanda Kiamat: Budak Wanita Melahirkan Majikannya, Maksudnya? | rumahfiqih.com

Tanda Kiamat: Budak Wanita Melahirkan Majikannya, Maksudnya?

Fri 21 December 2012 13:39 | Aqidah | 15.535 views | Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com

Pertanyaan :

Assalamualaikum ustadz, 

Saya mau tanya salah satu hadist yang membahas masalah tanda-tanda kiamat. Seingat saya ada hadist yang mengatakan bahwa salah satu tanda-tanda kiamat adalah ketika budak wanita melahirkan majikannya, itu maksudnya apa ustadz?

Terima kasih.

Wassalamualaikum,

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Hadits yang anda tanyakan itu merupakan hadits yang mashyur baik di kalangan muhadditsin maupun orang awam kebanyakan. Salah satu versi lafadznya dimuat di dalam kitab Al-Arba'in An-Nawawiyah susunan Al-Imam An-Nawawi rahuimahullah.

Kitab kecil ini pun tidak kurang populernya di kalangan umat Islam. Adapun lafadz asli merupakan teks hadits yang lumayan panjang.

.Lelaki itu berkata lagi, "Beritahukan kepadaku kapan terjadinya Kiamat." Nabi menjawab, "Yang ditanya tidaklah lebih tahu daripada yang bertanya." Dia pun bertanya lagi, "Beritahukan kepadaku tentang tanda - tandanya!" Nabi menjawab, "Jika budak wanita telah melahirkan tuannya, jika engkau melihat orang yang bertelanjang kaki, tanpa memakai baju (miskin papa) serta penggembala kambing telah saling berlomba dalam mendirikan bangunan megah yang menjulang tinggi." (HR Muslim)

Salah satu ciri akan terjadinya hari kiamat sughra adalah bila budak wanita telah melahirkan tuannya. Kalimat ini memang agak aneh terdengar, bahkan untuk para ahli hadits sekalipun.

Tentunya lafadz ini adalah kalimat yang bisa punya makna sesungguhnya, tetapi bisa jadi sebuah idiom atau ungkapan khas, yang barangkali di masa nabi SAW cukup dipahami dengan mudah maknanya. Namun buat kita yang tidak hidup di sana, cukup bingung juga memahaminya.

Para ulama ahli hadits dalam banyak karya mereka menuliskan beberapa penafsiran yang berbeda. Kalau kita kumpulkan, paling tidak ada 4 makna yang saling berbeda yang seringkali diungkapkan oleh para ulama. Satu versi melihat dengan positif dan tiga versi melihat dengan pandangan negatif.

1. Sudah semakin tersebarnya agama Islam

Kalau dikatakan bahwa para budak wanita telah melahirkan orang-orang yang jadi tuannya, maka maksudnya adalah perbudakan telah hilang dari muka bumi. Karena para budak itu tidak lagi melahirkan budak, melainkan telah melahirkan orang-orang yang merdeka.

Dan ini menunjukkan bahwa Islam adalah agama yang telah berhasil membebaskan perbudakan. Karena Islam, perbudakan menjadi hilang dari permukaan bumi ini. Karena Islam, manusia pada akhirnya tidak lagi mengalami perbudakan.

Maka ungkapan bahwa budak melahirkan tuannya dalam pendapat ini menjadi sesuatu yang bersifat positif.

2. Tersebarnya sikap durhaka kepada orang tua

Dalam pandangan yang lain, ungkapan bahwa budak telah melahirkan tuannya lebih merupakan sekedar ungkapan. Maksudnya, anak-anak akan menjadi durhaka kepada orangtuanya, terlebih kepada ibunya.

Seolah-olah ibunya dijadikan budak, dan anak telah berubah menjadi tuan yang memperbudak ibunya sendiri.

Dalam pandangan ini, gambarannya malah terbalik, bukan gambaran yang bersifat optimis melainkan bersifat apatis. Tanda-tanda kiamat dihiasi dengan semakin hilangnya rasa hormat kepada orang tua.

3. Tersebarnya kebodohan dan hinanya syariah Islam

Dalam pandangan ini, gambaran bahwa budak telah melahirkan tuannya menjadi simbol dari kebodohan yang dialami oleh umat Islam. Selain kebodohan tentu saja juga terhinanya umat Islam.

4. Tersebarnya zina dan nikah syubhat

Penafsiran lain tentang budak yang melahirkan tuannya adalah sebuah gambaran tentang tersebarnya zina. Kiamat digambarkan akan didahului dengan tersebarnya zina di mana-mana, sampai para wanita budak melahirkan anak dari orang yang merdeka, tentunya lewat perzinaan yang melanggar syariah Islam.

Atau zina sudah menjadi sebuah fenomena massal dan kebiasaan masyarakat sehari-hari. Di mana-mana kita temui zina, bahkan di kampung sendiri. Sesuatu yang di masa lalu masih tabu kita dengar, tapi hari ini di layar kaca, sinetron kita selalu menayangkan bagaimana selingkuh dan perzinaan berubah dari tontonan menjadi tuntunan.

Demikianlah sekedar penjelasan darurat dan singkat, untuk lebih luasnya kajian seperti ini anda bisa langsung menelusuri kitab-kitab syarah hadits yang cukup banyak tersedia di berbagai perpustakaan.

Wallahu 'alam bishshawab wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Ahmad Sarwat, Lc.

Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com


Baca Lainnya :

Saya Anak Zina, Siapa Wali Nikah Saya?
20 December 2012, 12:22 | Nikah | 8.574 views
Air Musta'mal
18 December 2012, 23:45 | Thaharah | 9.896 views
Pembagian Waris Dari Suami Yang Meninggal
18 December 2012, 00:34 | Mawaris | 20.436 views
Mewarnai Rambut
17 December 2012, 23:34 | Umum | 8.334 views
Belajar Agama Lewat Internet
17 December 2012, 21:34 | Dakwah | 6.818 views
Apakah Keringat Pemakan Babi dan Anjing Hukumnya Najis?
17 December 2012, 04:01 | Thaharah | 8.741 views
Talaq Tiga dan Solusi Yang Baik
16 December 2012, 23:24 | Nikah | 25.636 views
Kuis Boleh dan Judi Haram, Apa Bedanya?
16 December 2012, 21:30 | Muamalat | 7.138 views
Benarkah Ahli Kitab Sekarang Sama dengan di Masa Nabi?
16 December 2012, 16:11 | Aqidah | 7.853 views
Pembatalan Pernikahan
15 December 2012, 00:45 | Nikah | 7.877 views
Nabi Isa 2 Kali Hidup dan 2 Kali Wafat?
14 December 2012, 21:32 | Aqidah | 6.837 views
Mengapa Semua Nabi dari Arab?
14 December 2012, 05:32 | Aqidah | 8.154 views
Isteri Meminta Cerai Pergi Tanpa Ijin Suami
13 December 2012, 21:50 | Nikah | 7.920 views
Penggunaan Kosmetik Mengandung Alkohol dan Najis
13 December 2012, 08:56 | Thaharah | 11.390 views
Ayah Meninggal, Disusul Ibu, Bagaimana Pembagian Warisannya?
13 December 2012, 04:11 | Mawaris | 7.169 views
Pandangan Islam tentang Budak Wanita
11 December 2012, 23:53 | Wanita | 8.986 views
Yahudi Dikutuk Jadi Kera : Betulan Atau Kiasan?
10 December 2012, 23:00 | Quran | 7.780 views
Perbedaan Penafsiran Wafatnya Nabi Isa dalam Al-Qur'an
10 December 2012, 22:54 | Quran | 8.748 views
Bentuk Hukum Islam Seperti Apa?
10 December 2012, 12:12 | Jinayat | 10.063 views
Hukum Muslim Masuk Gereja
10 December 2012, 10:24 | Umum | 42.892 views

TOTAL : 2.302 tanya-jawab | 30,347,137 views

KATEGORI
1. Aqidah 25 subtema
2. Quran 8 subtema
3. Hadits 11 subtema
4. Ushul Fiqih 7 subtema
5. Thaharah 9 subtema
6. Shalat 28 subtema
7. Zakat 11 subtema
8. Puasa 15 subtema
9. Haji 12 subtema
10. Muamalat 17 subtema
11. Nikah 20 subtema
12. Mawaris 9 subtema
13. Kuliner 7 subtema
14. Qurban Aqiqah 3 subtema
15. Negara 11 subtema
16. Kontemporer 7 subtema
17. Wanita 8 subtema
18. Dakwah 5 subtema
19. Jinayat 7 subtema
20. Umum 23 subtema