Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Apakah Air di Kantor Kami Suci? | rumahfiqih.com

Apakah Air di Kantor Kami Suci?

Wed 24 May 2006 07:43 | Thaharah | 5.739 views | Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com

Pertanyaan :

Assalamu'alaikum.

Ustadz, setelah membaca topik2 Qullah itu Berapa Liter? di rubrik ini, saya ingin bertanya terkait dengan kondisi bak mandi di kantor kami. Meskipun bak mandi di kantor kami berukuran tidak seberapa besar, kurang lebih lebar 40 cm, panjang 90 cm dan tinggi 30 cm, akan tetapi air yang ada di dalamnya terus bertambah setiap kali dipakai. Kami menggunakan tandon air dan sebuah pelampung untuk mengatur pengeluaran air. Setiap kali dipakai airnya selalu diisi secara otomatis.
1. Apakah air tersebut suci untuk wudhu?
2. Apakah air tersebut suci untuk mandi sebagai persiapan sholat?

Demikian pertanyaan kami. Jazakumullah khoir.

Wassalamu'alaikum.

-purnama-

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ukuran volume 40 cm x 90 cm x 30 cm memang baru 108 liter, belum mencukupi batas 2 qullah yang 270 liter. Namun demikian, air itu bukan berarti najis atau tidak boleh dipakai untuk bersuci. Sebab air yang kurang dari 2 qullah selama tidak tercampur dengan benda najis atau tercampur dengan air yang sudah digunakan untuk bersuci, hukumnya tetap suci dan mensucikan.

Sedangkan bila ke dalam air itu jatuh benda najis seperti air kencing, darah, nanah atau bangkai, barulah air itu statusnya menjadi najis. Atau bila air itu kemasukan air bekas wudhu' atau mandi janabah seseorang, barulah air itu berstatus air musta'mal.

Namun bila hanya digunakan untuk mencuci tangan atau mandi biasa yang bukan berthaharah dalam arti ritual, tidak membuat air itu menjadi musta'mal. Sebab seperti yang sudah kami jelaskan sebelumnya, bahwa yang dimaksud dengan air musta'mal adalah air yang jumlahnya kurang dari 2 qullah dan sudah digunakan untuk melakukan ritual bersuci dari hadats.

Jadi apakah boleh digunakan untuk berwudhu dan mandi janabah, jawabannya tergantung apakah air itu sudah kemasukan bekas wudhu' sebelumnya atau tidak. Selama bisa dijamin tidak ada bekas sisa air wudhu' yang masuk ke dalamnya, maka air itu bukan air musta'mal.

Untuk itu sebaiknya bila ingin mandi janabah atau berwudhu', akan lebih baik bila menggunakan gayung, bukan dengan mencelupkan tangan yang berlumur sisa air wudhu' ke dalamnya.

Atau lebih baik lagi bila berwudhu menggunakan kran, sehingga termasuk hukum air yang mengalir. Demikian juga untuk mandi bisa menggunakan ember yang diisi dulu sebelumnya dengan air baru. Bukan langsung dari bak air yang jumlahnya kurang dari 2 qullah.

Sebab meski air itu terus diisi, namun hukumnya bukan termasuk air yang mengalir. Berbeda hukumnya dengan air kran yang terus mengalir. Atau gayung yang dituangkan.

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc.

Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com


Baca Lainnya :

Jama' Taqdim dan Ta'khir, Kapan Dilakukan dan Apa Syaratnya?
24 May 2006, 07:33 | Shalat | 45.158 views
Apakah Makna Menzihar Isteri di Surat Al-Mujadalah?
24 May 2006, 00:20 | Nikah | 5.528 views
Manfaat dan Mudharat Melaksanakan Fatwa Halalnya Darah Aktivis Sekuler
23 May 2006, 04:44 | Kontemporer | 4.930 views
Embargo Balik Minyak Bumi Untuk Negara Amerika
19 May 2006, 06:40 | Kontemporer | 5.350 views
Hadist Tentang Tata Cara Sholat
19 May 2006, 04:50 | Shalat | 10.137 views
Palestina Bumi Waqaf?
18 May 2006, 02:31 | Umum | 4.827 views
Benarkah Islam adalah Agama?
17 May 2006, 03:55 | Aqidah | 6.373 views
Urutan Khilafah Islamiyah
17 May 2006, 02:52 | Negara | 6.280 views
Apakah Ajaran Islam Sudah Ada Semenjak Nabi Adam?
16 May 2006, 03:47 | Aqidah | 31.028 views
Shaum Sunat Tanggal 13, 14 dan 15 di Setiap Bulan Hijriah
16 May 2006, 03:37 | Puasa | 6.132 views
Wanita Hamil Mendapat Haid
16 May 2006, 03:30 | Thaharah | 5.283 views
Ayah di Penjara Tidak Bisa Hadir Jadi Wali Nikah
15 May 2006, 01:17 | Nikah | 4.720 views
Hubungan dengan Nabi Muhammad SAW: Guru Atau Sahabat
15 May 2006, 01:06 | Umum | 5.220 views
Agama Sebelum Rasulullah Diutus
11 May 2006, 05:50 | Aqidah | 6.908 views
Nadzar Potong Kambing kalau Diterima di PTN
11 May 2006, 05:50 | Qurban Aqiqah | 4.977 views
Bayar Zakat Lewat Transfer Bank dan Ijab Qobul
11 May 2006, 05:29 | Zakat | 6.338 views
Berderma Ala Robin Hood
11 May 2006, 05:29 | Kontemporer | 4.956 views
Memajang Foto Para Ulama, Sunnahkah?
10 May 2006, 03:23 | Umum | 6.197 views
Beda Waqaf dan Sedekah
10 May 2006, 03:23 | Zakat | 7.169 views
Malaikat Itu, Institusi Bukan?
9 May 2006, 07:09 | Aqidah | 6.085 views

TOTAL : 2.302 tanya-jawab | 38,342,454 views

KATEGORI
1. Aqidah 25 subtema
2. Quran 8 subtema
3. Hadits 11 subtema
4. Ushul Fiqih 7 subtema
5. Thaharah 9 subtema
6. Shalat 28 subtema
7. Zakat 11 subtema
8. Puasa 15 subtema
9. Haji 12 subtema
10. Muamalat 17 subtema
11. Nikah 20 subtema
12. Mawaris 9 subtema
13. Kuliner 7 subtema
14. Qurban Aqiqah 3 subtema
15. Negara 11 subtema
16. Kontemporer 7 subtema
17. Wanita 8 subtema
18. Dakwah 5 subtema
19. Jinayat 7 subtema
20. Umum 23 subtema

Jadwal Shalat DKI Jakarta

17-11-2019
Subuh 04:04 | Zhuhur 11:39 | Ashar 15:02 | Maghrib 17:54 | Isya 19:05 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Radio | Jadwal
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img