Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Tata Cara Mandi Wajib yang Benar | rumahfiqih.com

Tata Cara Mandi Wajib yang Benar

Wed 7 June 2006 03:37 | Thaharah | 12.583 views | Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com

Pertanyaan :

Ass. wr. wb.

Saya ingin mengerti tata cara mandi wajib yang benar itu bagaimana?

Wass. wr. wb.

Jawaban :

Assalamu 'alakum warahmatullahi wabarakatuh,

Secara ringkas, yang pertama dilakukan adalah kedua tangan dicuci, kemudian mandi kepala, kemudian terus dari bagian sebelah kanan, kemudian kiri, terakhir cuci kaki.

Adapun urutan-urutan tata cara mandi junub, adalah sebagai berikut:

  1. Mencuci kedua tangan dengan tanah atau sabun lalu mencucinya sebelum dimasukkan ke wajan tempat air.
  2. Menumpahkan air dari tangan kanan ke tangan kiri.
  3. Mencuci kemaluan dan dubur.
  4. Najis-najis dibersihkan.
  5. Berwudhu sebagaimana untuk shalat, dan menurut jumhur disunnahkan untuk mengakhirkan mencuci kedua kaki.
  6. Memasukan jari-jari tangan yang basah dengan air ke sela-sela rambut, sampai ia yakin bahwa kulit kepalanya telah menjadi basah.
  7. Menyiram kepala dengan 3 kali siraman.
  8. Membersihkan seluruh anggota badan.
  9. Mencuci kaki.

Semua hal di atas disusun berdasarkan hadits shahih yang disepakati oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim.

Aisyah RA berkata, "Ketika mandi janabah, Nabi SAW memulainya dengan mencuci kedua tangannya, kemudian ia menumpahkan air dari tangan kanannya ke tangan kiri lalu ia mencuci kemaluannya kemudia berwudku seperti wudhu` orang shalat. Kemudian beliau mengambil air lalu memasukan jari-jari tangannya ke sela-sela rambutnya, dan apabila ia yakin semua kulit kepalanya telah basah beliau menyirami kepalnya 3 kali, kemudia beliau membersihkan seluruh tubhnya dengan air kemudia diakhir beliau mencuci kakinya. (HR Bukhari/248 dan Muslim/316)

Namun hadits ini bukan satu-satunya hadits yang menerangkan tentang sifat mandi janabah.

Rukun dan Sunnah Mandi Janabah

Lalu para ulama memilah mana yang merupakan pokok (rukun) dalam mandi janabah, sehingga tidak boleh ditinggalkan, mana yang merupakan sunnah sehingga bila ditinggalkan tidak merusak sah-nya mandi janabah itu.

A. Rukun

Untuk melakukan mandi janabah, maka ada 3 hal yang harus dikerjakan karena merupakan rukun/pokok:

1. Niat.

Sabda Nabi SAW: Semua perbuatan itu tergantung dari niatnya. (HR Bukhari dan Muslim)

2. Menghilangkan Najis Kalau Ada di Badan

Menghilangkan najis dari badan sesunguhnya merupakan syarat sahnya mandi janabah. Dengan demikian, bila seorang akan mandi janabah, disyaratkan sebelumnya untuk memastikan tidak ada lagi najis yang masih menempel di badannya.

Caranya bisa dengan mencucinya atau dengan mandi biasa dengan sabun atau pembersih lainnya. Adapun bila najisnya tergolong najis berat, maka wajib mensucikannya dulu dengan air tujuh kali dan salah satunya dengan tanah.

3. Meratakan Air Hingga ke Seluruh Badan

Seluruh badan harus rata mendapatkan air, baik kulit maupun rambut dan bulu. Baik akarnya atau pun yang terjuntai. Semua penghalang wajib dilepas dan dihapus, seperti cat, lem, pewarna kuku atau pewarna rambut bila bersifat menghalangi masuknya air.

Sedangkan pacar kuku (hinna') dan tato, tidak bersifat menghalangi sampainya air ke kulit, sehingga tetap sah mandinya, lepas dari masalah haramnya membuat tato.

B. Sunnah-sunnah yang Dianjurkan dalam Mandi Janabah:

  1. Membaca basmalah.
  2. Membasuh kedua tangan sebelum memasukkan ke dalam air
  3. Berwudhu` sebelum mandi Aisyah RA berkata,`Ketika mandi janabah, Nabi SAW berwudku seperti wudhu` orang shalat. (HR Bukhari dan Muslim).
  4. Menggosokkan tangan ke seluruh anggota tubuh. Hal ini untuk membersihkan seluruh anggota badan.
  5. Mendahulukan anggota kanan dari anggota kiri seperti dalam berwudhu'

Wallahu a'lam bishshawab, Wassalamu 'alakum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc.

Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com


Baca Lainnya :

Menghina Al-Qur`an, Murtadkah?
6 June 2006, 07:29 | Quran | 6.035 views
Hukum Belajar Bahasa Arab, Sunnahkah?
6 June 2006, 07:21 | Kontemporer | 4.980 views
Shalat Dulu atau Kuliah Dulu?
6 June 2006, 07:13 | Shalat | 5.153 views
Ritual Syar'i Menjelang dan Sesudah Kelahiran Bayi
5 June 2006, 03:34 | Nikah | 8.373 views
Harta Warisan Ibu
5 June 2006, 03:28 | Mawaris | 5.267 views
Bagaimana Rasul SAW Bertayamum?
5 June 2006, 02:46 | Thaharah | 6.740 views
Menghajikan Orang Lain, Tidak Masuk Logika
2 June 2006, 07:59 | Haji | 6.040 views
E-mail Berita dari Masjid Nabawi
2 June 2006, 03:50 | Umum | 4.234 views
Madzi, Bagaimanakah Penyikapannya
2 June 2006, 03:46 | Thaharah | 6.200 views
Pembagian Harta Warisan
1 June 2006, 05:29 | Mawaris | 5.765 views
Perlukah Kita Bermadzhab?
1 June 2006, 05:24 | Ushul Fiqih | 6.531 views
Wudhu, Dibasuh atau Disiram?
31 May 2006, 04:50 | Thaharah | 5.894 views
Zodiak dalam Pandangan Islam
31 May 2006, 03:23 | Aqidah | 5.238 views
Zakat Maal untuk Korban Bencana Alam
30 May 2006, 09:23 | Zakat | 4.826 views
Syahidkah Mereka Korban Gempa Yogya?
30 May 2006, 06:29 | Aqidah | 5.252 views
Syarat Jama' Ta'khir
30 May 2006, 06:25 | Shalat | 7.284 views
Pernikahan Keturunan Rasulullah SAW
29 May 2006, 09:18 | Umum | 4.915 views
Dasar Penggunaan Hadits
29 May 2006, 03:32 | Hadits | 5.090 views
Negara Syariah: Murtad Harus Dihukum Mati?
24 May 2006, 07:50 | Jinayat | 4.433 views
Kotoran Hewan Sebagai Pupuk
24 May 2006, 07:46 | Thaharah | 6.139 views

TOTAL : 2.302 tanya-jawab | 33,946,843 views

KATEGORI
1. Aqidah 25 subtema
2. Quran 8 subtema
3. Hadits 11 subtema
4. Ushul Fiqih 7 subtema
5. Thaharah 9 subtema
6. Shalat 28 subtema
7. Zakat 11 subtema
8. Puasa 15 subtema
9. Haji 12 subtema
10. Muamalat 17 subtema
11. Nikah 20 subtema
12. Mawaris 9 subtema
13. Kuliner 7 subtema
14. Qurban Aqiqah 3 subtema
15. Negara 11 subtema
16. Kontemporer 7 subtema
17. Wanita 8 subtema
18. Dakwah 5 subtema
19. Jinayat 7 subtema
20. Umum 23 subtema

Jadwal Shalat DKI Jakarta

27-5-2018 :
Subuh 04:35 | Zhuhur 11:51 | Ashar 15:14 | Maghrib 17:47 | Isya 18:59 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Radio
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img