Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Rumah Riba | rumahfiqih.com

Rumah Riba

Fri 16 June 2006 09:54 | Muamalat | 6.349 views | Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com

Pertanyaan :

Assalamu'alaikum wr. wb.

Membaca sebuah pertanyaan tentang pindahan rumah beberapa saat lalu mengingatkan saya kembali bahwa rumah saya dan mungkin ribuan muslim lainnya adalah rumah riba. Tentu hal ini menyedihkan bagi saya. Dulunya saya telah berusaha mencari bank yang berlabel syariah dan memberikan pinjaman konsumtif seperti kepemilikan rumah, kendaraan dan lain-lain. Waktu itu bank bersyariah baru sedikit dan tidak menyediakan layanan tersebut.

Bagaimana seharusnya yang saya lakukan terhadap rumah saya, sedang saya masih sangat memerlukan dan tidak ada dana untuk membeli tempat tinggal yang baru. Intinya saya sekarang terjebak riba, bagaimana jalan keluarnya? Tentu efeknya adalah keluarga juga, bagaimana memberi pemahaman kepada mereka dengan kondisi yang mungkin akan tidak/kurang menyenangkan? Apakah dengan cara berhenti membayarnya dan resiko rumah ditarik? Apakah dengan melunasinya? Terima kasih.

Wassalamu'alikum,

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Cara berhenti membayarnya adalah langsung dilunasi saja. Dengan demikian, anda tidak punya kewajiban lagi untuk terlibat dengan segala bentuk riba yang menjerumuskan.

Tapi dari mana uangnya? Pasti itu pertanyaan anda berikutnya, bukan?

Tenang saja, sekarang ini sudah bermunculan bank-bank syariah. Di antara jasa pelayanannya antara lain untuk menolong orang-orang seperti anda ini. Yaitu mereka yang muslim dan sadar atas ke-Islamannya, lalu tiba-tiba menyadari bahwa dirinya banyak terlibat dengan akad-akad ribawi, termasuk kredit rumah. Apa yang akan dilakukan oleh bank syariah?

Tentu saja mereka akan membayar lunas semua hutang anda. Sehingga rumah anda itu sudah tidak terkena noda riba lagi. Dan anda bisa bernafas lega, lantaran tidak ada dosa yang membuntuti. Tinggal anda atur kesepakatan dengan bank syariah, bagaimana mencicil akad kredit syariah. Mungkin ada sedikit biaya ekstra yang perlu anda keluarkan, akan tetapi yang penting adalah anda bebas dari riba.

Sebab setelah kredit rumah itu di-takeover, maka urusan anda tinggal kepada bank syariah, yang tentunya bertransaksi dengan anda dengan cara bebas riba.

Menurut yang kami dengar dari teman-teman di bank-bank syariah, nyaris hampir semua bank syariah di negeri ini sudah punya pelayanan takeover itu. Silahkan anda hubungi bank syariah favorit anda dan sampaikan masalah anda kepada mereka.

Semoga Allah SWT memudahkan jalan kita semua dalam rangka mendapatkan rezeki yang halal dan diridhai-Nya.

Wallahu a'lam bishshawab wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc.

Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com


Baca Lainnya :

Lembaga Keuangan Konvensional Haram?
16 June 2006, 04:52 | Muamalat | 8.546 views
Indonesia Negara Jahiliyyah?
16 June 2006, 01:49 | Negara | 5.407 views
Bekerja pada Kantor Lembaga Hukum
15 June 2006, 02:21 | Muamalat | 4.620 views
Metoda Penyusunan Ayat dan Surah dalam al-Quran
15 June 2006, 02:14 | Quran | 6.701 views
Hukumnya Membuat WC di Bumi Masjid?
14 June 2006, 03:38 | Thaharah | 5.873 views
Ta'awudz dan Basmalah tidak Perlu untuk Membaca Al-Qur'an?
14 June 2006, 03:32 | Quran | 7.370 views
Masbuk Berdiri Sendirian di Belakang Shaf
14 June 2006, 03:28 | Shalat | 6.056 views
Tata Cara Khutbah pada Shalat Jumat
13 June 2006, 09:29 | Shalat | 8.773 views
Masalah Khilafiyah, Bagaimana Harus Bersikap?
13 June 2006, 08:35 | Ushul Fiqih | 6.875 views
Wanita Haidh Masuk Masjid
11 June 2006, 23:50 | Thaharah | 6.350 views
Apakah Allah Menjamin Umat Islam Masuk Surga?
9 June 2006, 04:26 | Aqidah | 7.561 views
Shalat di Dalam Kamar Mandi
9 June 2006, 04:21 | Shalat | 5.196 views
Santri Gratis tapi Harus Bekerja pada Pemilik Pesantren, Bolehkah?
9 June 2006, 04:17 | Umum | 5.031 views
Doa Sebelum, Ketika dan Sesudah Berhubungan Seks
9 June 2006, 03:50 | Nikah | 7.722 views
Pengeras Suara untuk Mengaji pada Malam Hari
9 June 2006, 03:47 | Umum | 5.012 views
Hukum Waris Islam tidak Memiliki Keadilan?
9 June 2006, 02:55 | Mawaris | 5.429 views
Pro Kontra APP dan Isu Arabisasi
8 June 2006, 03:15 | Umum | 4.848 views
Percaya pada Ramalan Apa Hukumnya?
8 June 2006, 03:05 | Aqidah | 5.577 views
Boikot Apapun yang 'Berbau' Yahudi?
7 June 2006, 03:53 | Kontemporer | 4.920 views
Do'a dalam Suatu Acara/Rapat
7 June 2006, 03:46 | Umum | 6.042 views

TOTAL : 2.302 tanya-jawab | 34,956,614 views

KATEGORI
1. Aqidah 25 subtema
2. Quran 8 subtema
3. Hadits 11 subtema
4. Ushul Fiqih 7 subtema
5. Thaharah 9 subtema
6. Shalat 28 subtema
7. Zakat 11 subtema
8. Puasa 15 subtema
9. Haji 12 subtema
10. Muamalat 17 subtema
11. Nikah 20 subtema
12. Mawaris 9 subtema
13. Kuliner 7 subtema
14. Qurban Aqiqah 3 subtema
15. Negara 11 subtema
16. Kontemporer 7 subtema
17. Wanita 8 subtema
18. Dakwah 5 subtema
19. Jinayat 7 subtema
20. Umum 23 subtema

Jadwal Shalat DKI Jakarta

16-7-2019
Subuh 04:44 | Zhuhur 12:00 | Ashar 15:22 | Maghrib 17:56 | Isya 19:08 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Radio
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img