Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Apakah Shalat Isya Boleh Diakhirkan? | rumahfiqih.com

Apakah Shalat Isya Boleh Diakhirkan?

Sun 20 October 2013 23:32 | Shalat | 13.507 views | Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com

Pertanyaan :

Assalamu'alaikum.

Ustadz, saya ingin bertanya apakah kita boleh mengakhirkan shalat Isya? Jadi kita melakukan shalat isyanya setelah tidur, sekitar jam 2 atau 3 an. Niatan untuk tidur dahulu adalah agar kita bisa bangun malam untuk shalat tahajud. Karena jika belum shalat isya, tidur kita tidak 'sangat nyaman' sehingga bisa lebih mudah bangun malam.

Saya pernah mendengar/membaca bahwa boleh diakhirkan. Tapi di satu sisi ada juga pernyataan bahwa, tidur sebelum isya adalah hal yang dibenci oleh Allah. Bagaimana, ustadz? Mohon penjelasannya. Terima
kasih.

Wassalamu'alaikum

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Benar bahwa pelaksanaan shalat Isya memang boleh diakhirkan, bahkan menurut sebagian pendapat lebih utama diakhirkan. Dalilnya adalah sabda Rasulullah SAW berikut ini:

Dari Abu Hurairah ra. bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Seandainya aku tidak memberatkan umatku, aku perintahkan mereka untuk mengakhirkan/menunda shalat Isya` hingga 1/3 malam atau setengahnya.." (HR Ahmad, Ibnu Majah dan Tirmizy).

Dari anas bin Malik ra. bahwa Rasulullah SAW menunda shalat Isya` hingga tengah malam, kemudian barulah beliau shalat. (HR Muttafaqun Alaihi).

Dari Ibnu Umar ra. bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Waktu shalat Isya` hingga tengah malam." (HR Muslim dan Nasai).

Para ulama sebagiannya mengatakan bahwa waktu pelaksanaan shalat Isya hingga agak larut merupakan waktu mukhtar (pilihan). Akan tetapi sebaiknya tidak tidur dulu sebelum shalat 'Isya'. Sebab hal ini akan beresiko terlewat, selain memang merupakan hal yang tidak disukai.

Kalau sekedar ingin bisa bangun malam, tekniknya bukan dengan cara demikian. Tapi dengan tidur lebih cepat, kondisi badan cukup istirahat, serta bangunnya tidak terlalu malam. Mungkin setengah jam sebelum datangnya waktu shubuh sudah lumayan untuk bisa melakukan tahajjud.

Shalat tahajjud itu yang penting bukan semata-mata lamanya, melainkan rutinnya yang perlu diperhatikan. Adalah lebih baik shalat tahajjud hanya setengah jam atau 15 menit tapi rutin setiap hari, ketimbang shalat tahajjud 3 jam tapi hanya jarang-jarang. Bukankah kita sudah tahu ungkapan khairul amali dawamuhu wa in qalla (sebaiknya-baik perbuatan adalah yang rutin meski hanya sedikit-sedikit)?

Setengah jam atau 15 menit itu bisa disiasati dengan bangun lebih awal sebelum shubuh. Untuk bisa demikian, maka tidurnya jangan terlalu larut malam. Kalau bisa jam 9 malam sudah tidur, boleh dibilang sudah cukup ideal. Dan secara biologis, tubuh sudah cukup istirahat bila bangun jam 04:00 atau 04:15 dini hari. Dengan asumsi waktu shubuh masuk jam 04:30. Berarti tubuh anda sudah cukup istirahat selama 7 jam lamanya. Tentu sangat cukup buat mengistirahatkan tubuh yang memang juga punya hak.

Cara begini akan jauh lebih baik, karena tubuh anda akan terasa lebih segar begitu bangun, sehingga kalau pun anda melakukan shalat tahajjud, akan lebih ringan dan konsentrasi, tidak diganggu ngantuk. Teknik ini juga jauh lebih manusiawi dari pada anda tidur larut malam, lalu 'diganggu' dengan kewajiban untuk melakukan shalat 'Isya' tengah malam dengan alasan biar bisa tahajjud.

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc.

Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com


Baca Lainnya :

Dokter Kandungan Laki Laki
20 October 2013, 15:15 | Wanita | 12.372 views
Hukum Rajam
17 October 2013, 23:21 | Jinayat | 8.830 views
Apakah Saya Berdosa Jika Tidak Berqurban
13 October 2013, 20:32 | Qurban Aqiqah | 6.901 views
Bolehkah Orang yang Berqurban Mendapat Bagian Daging Qurbannya?
12 October 2013, 00:12 | Qurban Aqiqah | 11.033 views
Bolehkah Membagi Daging Kurban Pada Non Muslim
11 October 2013, 04:07 | Qurban Aqiqah | 13.492 views
Masuk Saudi Harus Ada Mahram : Syariah Islam Atau Peraturan Negara?
10 October 2013, 01:47 | Haji | 7.548 views
Bagaimana Hukumnya Menikah Siri dengan Wali Hakim?
7 October 2013, 07:48 | Nikah | 8.079 views
Syarat Hewan Qurban
3 October 2013, 01:36 | Qurban Aqiqah | 6.034 views
Satu Sapi Buat Qurban dan Aqiqah, Bolehkah?
2 October 2013, 01:35 | Qurban Aqiqah | 6.608 views
Tidak Boleh Makan Daging Qurban Lewat Tiga Hari?
30 September 2013, 21:59 | Qurban Aqiqah | 7.183 views
Hukum Qurban Melalui Transfer Uang
29 September 2013, 23:00 | Qurban Aqiqah | 9.437 views
Bolehkah Sembelih Seekor Kambing Quran Untuk Satu Keluarga?
28 September 2013, 23:34 | Qurban Aqiqah | 14.340 views
Istri Ditinggal Mati Suami = Mantan Istri?
25 September 2013, 19:27 | Nikah | 44.573 views
Dua Qullah itu Berapa Liter?
25 September 2013, 12:39 | Thaharah | 8.622 views
Benarkah Kita Sendirian di Jagad Raya?
23 September 2013, 03:47 | Kontemporer | 7.940 views
Diminta Jadi Wakil Rakyat Demi Memperjuangkan Agama
19 September 2013, 22:08 | Dakwah | 5.464 views
Perbedaan Haji Qiran, Ifrad dan Tamattu : Mana Yang Lebih Afdhal
19 September 2013, 02:02 | Haji | 68.262 views
Cara Menentukan Arah Kiblat di Pesawat
17 September 2013, 22:36 | Shalat | 6.163 views
Halalkah Dana Talangan Haji Dari Bank Syariah?
16 September 2013, 21:54 | Haji | 11.733 views
Apakah Sah Khutbah Pakai Bahasa Selain Arab?
13 September 2013, 00:17 | Shalat | 7.576 views

TOTAL : 2.294 tanya-jawab | 22,870,676 views