Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Membeli Hasil Curian untuk Dijual Lagi | rumahfiqih.com

Membeli Hasil Curian untuk Dijual Lagi

Thu 29 June 2006 03:57 | Muamalat | 5.779 views | Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com

Pertanyaan :

Begini pak, saya seorang pekerja proyek. Saya sering melihat dan menyaksikan teman saya membeli 'barang' dari pekerja lain, sedangkan 'barang' dari pekerja itu adalah kepunyaan proyek. Dan 'barang' tersebut kemudian dijual lagi kepada orang lain. Bagaimana itu hukumnya?

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Barang yang dijual oleh seorang pekerja proyek padahal barang itu milik proyek tentunya bukan miliknya. Pekerja proyek adalah orang yang diamanahi untuk mengerjakan proyek, bukan untuk menjual aset dan bahan-bahan yang ada di proyek itu.

Tentu saja bila demikian maka hal itu termasuk menjual barang yang bukan miliknya. Bisa dikategorikan dengan mencuri, kalau dilihat dari sisi si pekerja proyek. Dan pencurian adalah sebuah dosa yang diancam dengan siksa yang pedih di neraka.

Dan janganlah sebahagian kamu memakan harta sebahagian yang lain di antara kamu dengan jalan yang bathil dan kamu membawa harta itu kepada hakim, supaya kamu dapat memakan sebahagian daripada harta benda orang lain itu dengan dosa, padahal kamu mengetahui. (QS Al-Baqarah: 188)

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kami saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil, kecuali dengan jalan perniagaan yang berlaku dengan suka sama-suka di antara kamu. Dan janganlah kamu membunuh dirimu; sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu. (QS An-Nisa': 29)

Sedangkan bila dilihat hukumdan syarat jual beli, maka jual beli itu pun tidak sah. Mengapa?

Karena di antara syarat jual beli itu adalah barang yang dijual memang benar-benar milik si penjual, bukan barang orang lain yang diambilnya diam-diam secara zhalim. Oleh karena itu, maka jual beli itu menjadi tidak sah hukumnya.

Dari Amru bin Syu'aib dari ayahnya dan dari kakeknya berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Tidak halal jual beli salaf, jual beli dengan dua syarat dalam akad, keuntungan dari sesuatu yang tidak dijamin dan jual beli barang yang bukan milikmu." (HR Khamsah dan At-Tirmizy, Ibnu Khuzaemah serta Al-Hakimmenshahihkannya)

Si pembeli bila mengetahui bahwa barang yang dibelinya itu barang curian, harus mengembalikannya lagi kepada penjualnya. Dan dia berhak atas uangnya.

Untuk sekedar diketahui, paling tidak ada 5 syarat yang terpenuhi dalam akad jual beli terkait dengan barang.

  1. Barang itu suci, bukan benda najis
  2. Barang itu dimiliki oleh penjualnya, meski penjual boleh meminta jasa perantara atau pegawai untuk menjualkannya
  3. Barang itu jelas ukurannya serta deskripsinya, bukan sesuatu yang majhul.
  4. Barang itu bisa diserahkan, baik wujudnya atau pun formalitasnya dan legalitasnya.
  5. Barang itu punya manfaat buat manusia dan tidak memberikan madharat.

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc.

Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com


Baca Lainnya :

Celakalah bagi Tumit-Tumit itu dari Siksa Api Neraka
28 June 2006, 09:36 | Thaharah | 6.674 views
Najiskah Sofa yang Terkena Air Kencing Anak Balita
28 June 2006, 05:44 | Thaharah | 7.121 views
Shalat Zhuhur Ba'da Shalat Jum'at
28 June 2006, 04:39 | Shalat | 5.471 views
Hukum Merokok, Makruh atau Haram?
28 June 2006, 04:27 | Kontemporer | 7.100 views
Bagaimana Shalat Seorang Mahasiswa di Luar Negeri (Musafir)?
26 June 2006, 01:17 | Shalat | 5.524 views
Halalkah
26 June 2006, 01:17 | Umum | 4.648 views
Hari Kiamat
26 June 2006, 01:17 | Aqidah | 6.496 views
Menikah tanpa Restu dari Orang Tua Pihak Puteri
23 June 2006, 06:32 | Nikah | 5.514 views
Warisan dan Kontribusi Anak
23 June 2006, 01:45 | Mawaris | 4.906 views
Apa itu Mazi?
22 June 2006, 04:51 | Thaharah | 7.411 views
Benarkah Surat Abasa Teguran kepada Nabi yang Bermuka Masam?
22 June 2006, 01:44 | Quran | 7.220 views
Pinjam di Koperasi, Ribakah?
22 June 2006, 01:43 | Muamalat | 6.669 views
Ingin Mengadakan Kajian Kristen, Tapi Takut Non Muslim Tersinggung
21 June 2006, 04:21 | Umum | 4.826 views
Malu Berdoa
21 June 2006, 03:49 | Umum | 6.166 views
Saudara Ayah sebagai Wali Nikah
20 June 2006, 23:25 | Nikah | 5.810 views
Nasakh al-Quran
20 June 2006, 08:57 | Quran | 7.327 views
Talaq dan Rujuk dalam Islam
20 June 2006, 08:08 | Nikah | 5.719 views
Hak Waris Kembali ke Orang Tua ketika Anak Meninggal?
20 June 2006, 07:47 | Mawaris | 5.274 views
Pembatalan Nazar
20 June 2006, 06:22 | Umum | 7.545 views
Kedudukan Harta Suami dalam Pernikahan
19 June 2006, 03:41 | Nikah | 5.560 views

TOTAL : 2.302 tanya-jawab | 36,944,446 views

KATEGORI
1. Aqidah 25 subtema
2. Quran 8 subtema
3. Hadits 11 subtema
4. Ushul Fiqih 7 subtema
5. Thaharah 9 subtema
6. Shalat 28 subtema
7. Zakat 11 subtema
8. Puasa 15 subtema
9. Haji 12 subtema
10. Muamalat 17 subtema
11. Nikah 20 subtema
12. Mawaris 9 subtema
13. Kuliner 7 subtema
14. Qurban Aqiqah 3 subtema
15. Negara 11 subtema
16. Kontemporer 7 subtema
17. Wanita 8 subtema
18. Dakwah 5 subtema
19. Jinayat 7 subtema
20. Umum 23 subtema

Jadwal Shalat DKI Jakarta

14-10-2019
Subuh 04:15 | Zhuhur 11:40 | Ashar 14:46 | Maghrib 17:49 | Isya 18:57 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Radio | Jadwal
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img