Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Shalat Jumat Buat <i>Security</i> Bergiliran, Bolehkah? | rumahfiqih.com

Shalat Jumat Buat Security Bergiliran, Bolehkah?

Mon 17 July 2006 02:51 | Shalat | 8.024 views | Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com

Pertanyaan :

Assalmu'alaikum wr. wb.

Di kantor saya, security hanya ada dua yang keduanya muslim. Dan pada waktu Jumat salah satu dari mereka tidak dapat shalat Jumat karena salah satu harus tetap menjaga kantor. Sehingga mereka harus bergiliran, kalau Jumat ini si A jaga maka si B shalat Jumat. dan minggu depan di balik si A shalat Jumat dan si B jaga.. Apakah yang demikian dapat dianggap darurat? Dan jika tidak bagaimana kira-kira solusinya? Perusahaan kami milik asing yang tidak muslim dan mereka tidak mau kantor ditinggalkan tanpa penjagaan security. Terima kasih atas jawabannya.

Wassalamu'alaikum wr. wb.

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Setiap laki-laki muslim yang sudah aqil baligh, sehat tidak sakit, serta bermukim di tempat itu, wajib hukumnya melakukan shalat Jumat. Ini berlaku dalam segala kondisi, kecuali salah satu syarat wajib di atas tidak terpenuhi.

Misalnya, orang itu bukan laki-laki tapi perempuan, maka tidak ada kewajiban atasnya untuk melakukan shalat jumat. Atau orang itu dalam keadaan sakit, maka gugurlah kewajiban atasnya melakukan shalat jumat. Atau orang tersebut tidak muqim, maksudnya sedang dalam keadaan safar (perjalanan), maka tidak ada kewajiban atasnya untuk melakukan shalat jumat.

Dari syarat-syarat yang mewajibkan shalat Jumat di atas, beberapa alternatif solusi bisa dipikirkan. Sebelum kita sampai kepada lingkup darurat. Kalau pun alasan darurat itu mau dimasukkan, tentu berada pada urutan terakhir.

Misalnya, mengapa tidak dikembangkan wacana bahwa sekuriti itu tidak hanya laki-laki, tetapi juga perempuan.

Kalau pun tidak bisa setiap hari, bisa saja tenaga part-time khusus hanya siang hari, atau khusus hanya hari Jumat.

Solusi lain adalah menggunakan satpam yang agamanya bukan Islam. Sebagai bukan muslim, tentu saja mereka tidak terkena kewajiban untuk shalat Jumat. Inilah manfaatnya kita punya teman non muslim. Mereka bisa kita manfaatkan untuk mengerjakan hal-hal yang tidak mungkin kita kerjakan. Seperti masalah menjadi sekuriti sewaktu sedang waktu shalat Jumat.

Solusi lainnya yang masih mungkin adalah memberikan kesempatan satpam untuk datang terlambat ke masjid, yaitu saat imam sudah mulai shalat. Secara fiqih hitam putih, seseorang yang ikut shalat Jumat masih dianggap sah meski tertinggal ikut khutbah, yang penting masih dapat ikut shalat berjamaah dengan imam. Hal itu ditandai dengan masih sempatnya ikut ruku' rakaat kedua bersama imam.

Dan pada lapis terakhir, solusi yang mungkin adalah dengan alasan darurat. Namun alasan ini hanya boleh digunakan sesekali saja, tidak boleh rutin terjadi. Misalnya, karena satu dan lain hal, sehingga tertinggal dari shalat Jumat, maka bisa dimaklumi asalkan tidak setiap waktu.

Wallahu a'lam bishshawab wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc.

Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com


Baca Lainnya :

Hukum Tukar Menukar Uang
14 July 2006, 08:39 | Muamalat | 7.103 views
Hutang Uang Disamakan dengan Hutang Emas
13 July 2006, 03:54 | Muamalat | 5.688 views
Pembagian Harta Warisan
13 July 2006, 03:44 | Mawaris | 6.662 views
Hukumnya Mengenakan Kondom
13 July 2006, 03:35 | Kontemporer | 5.996 views
Agama adalah Nasehat
12 July 2006, 06:46 | Hadits | 5.800 views
Membaca Telapak Tangan untuk Membaca Karakter dan Kesehatan
12 July 2006, 06:41 | Aqidah | 6.321 views
Bom Bunuh Diri, Bisakah Dibenarkan?
12 July 2006, 02:05 | Umum | 4.859 views
Apa Rahasia Allah Memberi Garis Tangan yang Berbeda-Beda?
11 July 2006, 06:06 | Aqidah | 6.966 views
Menikah Kedua, Haruskah Seizin Istri?
11 July 2006, 05:57 | Nikah | 5.977 views
Ghibah yang Islami
7 July 2006, 07:00 | Umum | 5.895 views
Muhammadiyah vs. NU, Umat Terpecah Belah
7 July 2006, 07:00 | Dakwah | 6.970 views
Kewajiban Membaca Al-Quran
6 July 2006, 10:48 | Quran | 6.085 views
Menempuh 90 Km Biar Bisa Nikah Tanpa Wali Ayah Kandung
5 July 2006, 07:25 | Nikah | 5.170 views
Haramkah Daging Buaya Walau untuk Obat?
5 July 2006, 07:24 | Kuliner | 5.176 views
Minta Fatwa dari Hati, Maksudnya?
5 July 2006, 02:57 | Hadits | 6.314 views
Menggunakan Internet Fasilitas Kantor, Bolehkah?
5 July 2006, 02:19 | Muamalat | 5.048 views
Bolehkah Memakai Cadar?
4 July 2006, 09:58 | Wanita | 6.017 views
Hukum Laki-Laki Memakai Cincin Nikah
4 July 2006, 09:57 | Nikah | 8.021 views
Perbedaan Ahli Kitab dengan Kaum Musyrik?
4 July 2006, 06:15 | Aqidah | 5.786 views
Bekerja di Luar Negeri, Samakah dengan Membantu Orang-Orang Kafir?
30 June 2006, 10:19 | Muamalat | 4.783 views

TOTAL : 2.302 tanya-jawab | 35,133,491 views

KATEGORI
1. Aqidah 25 subtema
2. Quran 8 subtema
3. Hadits 11 subtema
4. Ushul Fiqih 7 subtema
5. Thaharah 9 subtema
6. Shalat 28 subtema
7. Zakat 11 subtema
8. Puasa 15 subtema
9. Haji 12 subtema
10. Muamalat 17 subtema
11. Nikah 20 subtema
12. Mawaris 9 subtema
13. Kuliner 7 subtema
14. Qurban Aqiqah 3 subtema
15. Negara 11 subtema
16. Kontemporer 7 subtema
17. Wanita 8 subtema
18. Dakwah 5 subtema
19. Jinayat 7 subtema
20. Umum 23 subtema

Jadwal Shalat DKI Jakarta

23-7-2019
Subuh 04:45 | Zhuhur 12:01 | Ashar 15:23 | Maghrib 17:57 | Isya 19:08 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Radio
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img