Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Taqdir, Bisakah Diubah? | rumahfiqih.com

Taqdir, Bisakah Diubah?

Sat 6 September 2008 11:51 | Aqidah | 9.460 views | Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com

Pertanyaan :

Assalamualaikum wr. wb.

Ustadz saya mau tanya:

1. Bagaimana menempatkan posisi firman Alloh yangmengatakan bahwa segala sesuatunya telah ditetapkan olehNya, sementara Alloh memasukkan orang berdosa ke neraka, orang baik ke surga, sementara apapunyangakan terjadi dan telah terjadi hanya sesuai kemaunnya?

Bukankah kita tidak pernah meminta diciptakan? Bukankah kita juga ingin menjadi orang yang diridhoinya? Bukankah kita ingin ditunjukkan jalan lurus dan yang bathil? Bukankah setiap kita berharap surga, berharap bertemu Nya? Tapi mengapa setiap kali ingin berbuat perubahan ke arah kebaikan, selalu gagal? Kegagalan ini bukan hitungan sehari, dua hari.tapi sudah hingga detik ini sejak akil baliq.

Tolong ustadz, jelaskan bagian mana dari takdir kita yang dapat dirubah dan yang tidak dapat dirubah?

Tolong muat dan jawab pertanyaan saya ini, ustadz. Saya sangat menunggu.

Semoga ustd. diberkahi Alloh atas bantuannya.

Wassalam

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Siapa bilang takdir tidak dapat diubah? Kalau memang takdir tidak bisa diubah, buat apa Allah SWT memerintahkan kita untuk berdoa dan berusaha?

Lebih jauh dari itu, siapa pula yang memberi tahu kepada kita bahwa takdir kita akan begini atau begitu? Lalu atas asumsi itu, kita diam saja tidak bekerja atau berusaha, karena beranggapan semua pasti sudah ditentukan oleh Allah SWT.

Pemahaman seperti ini adalah sebuah manhaj aqidah yang keliru dan sesat. Dan tentu saja harus dihindari bila sampai merasuk ke dalam imajinasi kita. Kita harus berusaha dan bekerja, jangan sampai terhalang oleh pikiran kotor bahwa Allah SWT sudah mentaqdirkan dan mentok. Urusan taqdir itu urusan Allah, jangan dibawa-bawa ke ruang berpikir kita yang hanya akan menyebabkan kita jadi bingung sendiri.

Dan perlu diketahui bahwa bagi Allah SWT, tidak ada halangan untuk mengubah taqdir seseorang. Sebab Allah SWT Maha Kuasa atas segala sesuatu. Dan sebagai Tuhan Yang Maha Kuasa, Dia telah memerintahkan kita untuk berusaha, bekerja, mengeluarkan jerih payah dan berharap yang terbaik bagi diri kita. Lalu mengapa tiba-tiba kita berprasangka buruk kepada Allah SWT, bahwa diri kita sudah ditaqdirkan jelek dan nasib kita pasti buruk?

Ini adalah bentuk penyesatan syetan kepada manusia, yang dimain-mainkan dengan filsafata sesat gaya aliran Qadariyah dan Jabariyah. Golongan Qadariyah menganut paham bahwa segala sesuatu tergantung ketentuan-Nya dan segala konsekuensinya. Dan golongan Jabbariyah ada pada kutub lawannya, yaitu bahwa manusia terpaksa dengan pekerjaan-pekerjaannya tidak memiliki pilihan dan kemampuan

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc

Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com


Baca Lainnya :

Cara Menyadarkan Teman yang Inkar-Sunnah
6 September 2008, 11:50 | Hadits | 9.009 views
Status Pernikahan Isteri yang Murtad
6 September 2008, 11:49 | Nikah | 7.336 views
Baiat Dan Syahadatain
6 September 2008, 11:46 | Aqidah | 8.070 views
Adakah Ayat Al-Quran atau Hadits yang Dinasakh?
6 September 2008, 11:23 | Quran | 7.475 views
Menanam Kepala Sapi Mencari Keselamatan
6 September 2008, 10:16 | Aqidah | 6.100 views
Shalat di Mushalla Ahmadiyah
6 September 2008, 03:16 | Shalat | 6.709 views
Apakah Dosa Bila Membuang Pembalut yang Tidak Bersih
17 June 2008, 22:24 | Wanita | 44.100 views
Apakah Sujud Tilawah Itu?
17 June 2008, 01:00 | Shalat | 10.370 views
Penasaran dengan Kelompok Ingkarussunnah
16 June 2008, 07:36 | Hadits | 6.414 views
Hukum Menjama` Shalat di Kantor dan Ketiduran
16 June 2008, 07:33 | Shalat | 11.306 views
Halalkah Darah Gusdur?
14 June 2008, 02:10 | Negara | 8.284 views
Hukum Mengingkari Pembagian Hak Waris Menurut Islam
13 June 2008, 00:21 | Mawaris | 6.343 views
Ternyata Dasar Negara Indonesia Bukan Pancasila Tapi Allah
10 June 2008, 23:17 | Negara | 8.447 views
Kagum kepada Ahmadinejad?
10 June 2008, 00:31 | Negara | 6.949 views
Pemimpin yang Takut kepada Pihak Asing
9 June 2008, 01:32 | Kontemporer | 5.224 views
Banci Menjadi Imam
8 June 2008, 23:36 | Kontemporer | 6.337 views
Arah Kiblat yang Sedikit Melenceng
8 June 2008, 01:01 | Shalat | 7.435 views
Ikut Casting Film Ketika Cinta Bertasbih
6 June 2008, 23:36 | Umum | 5.759 views
Anarki dan Mengisi Kekebalan Tubuh
6 June 2008, 00:25 | Umum | 6.711 views
Menggunakan Fasilitas Kantor
4 June 2008, 22:47 | Muamalat | 7.225 views

TOTAL : 2.302 tanya-jawab | 33,824,192 views

KATEGORI
1. Aqidah 25 subtema
2. Quran 8 subtema
3. Hadits 11 subtema
4. Ushul Fiqih 7 subtema
5. Thaharah 9 subtema
6. Shalat 28 subtema
7. Zakat 11 subtema
8. Puasa 15 subtema
9. Haji 12 subtema
10. Muamalat 17 subtema
11. Nikah 20 subtema
12. Mawaris 9 subtema
13. Kuliner 7 subtema
14. Qurban Aqiqah 3 subtema
15. Negara 11 subtema
16. Kontemporer 7 subtema
17. Wanita 8 subtema
18. Dakwah 5 subtema
19. Jinayat 7 subtema
20. Umum 23 subtema

Jadwal Shalat DKI Jakarta

24-5-2018 :
Subuh 04:35 | Zhuhur 11:51 | Ashar 15:13 | Maghrib 17:47 | Isya 18:59 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Radio
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img