Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Kebajikan dengan Niat Balasan Duniawi | rumahfiqih.com

Kebajikan dengan Niat Balasan Duniawi

Wed 19 July 2006 06:26 | Umum | 6.030 views | Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com

Pertanyaan :

Assalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh.


Ustaz yag dirahmati Allah, ada hal yang ingin saya tanyakan. Bolehkah jika kita beramal sholeh dengan niat agar Allah menyegerakan membalas amal kita di dunia? Sebagai misal saya bersedekah dengan niat agar kesulitan atau hajat saya bisa terlaksana, pun jika sudah dibalas Allah dengan terkabulnya hajat atau terbebasnya dari kesulitan apakah pahala kita di akhirat hapus? Syukron

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Berbuat kebajikan agar Allah memberikan pertolongan kepada kita di dunia tentu saja boleh. Sebab amal baik kita itu bukan hanya untuk akhirat saja tetapi juga untuk kebaikan kita di dunia. Tetapi juga jangan hanya melulu untuk kebaikan dunia dengan melupakan kebaikan akhirat. Keduanya harus seimbang dan sama-sama kita mintakan kepada Allah SWT.

Bukankah lafadz doa Rasulullah SAW juga meminta kebaikan di dunia dan akhirat juga?

Dan di antara mereka ada orang yang berdo'a, "Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka." (QS Al-Baqarah: 201)

Bahkan Allah SWT melarang kita melupakan perhatian dari mendapat kebaikan di dunia ini. Kebaikan di dunia ini bisa kita dapat dengan usaha yang halal lagi giat, namun tetap juga harus diiringi dengan doa dan amal baik agar usaha itu diberikan keberkahan.

Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari duniawi dan berbuat baiklah sebagaimana Allah telah berbuat baik, kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan. (QS Al-Qashash: 77)

Kebaikan di dunia tidak boleh dilupakan. Dan hal itu bisa didapat dengan doa dan amal-amal kebajikan yang kita lakukan. Amal-amal yang kita lakukan itu bukan hanya untuk menggapai pahala di akhirat nanti, tetapi demi kebaikan kita di dunia ini.

Salah satu bukti nyata adalah bahwa penduduk negeri yang berbuat baik (mushlihun) tidak akan dibinasakan atau diturunkan kepada mereka bencana. Demikianlah ketetapan Allah sebagaimana firman-Nya:

Dan Tuhanmu sekali-kali tidak akan membinasakan negeri-negeri secara zalim, sedang penduduknya orang-orang yang berbuat kebaikan. (QS Huud: 117)

Negeri yang penduduknya beriman kepada Allah dan bertaqwa, maka Allah akan buka untuk mereka pintu-pintu keberkahan dari langit dan bumi. Keberkaan dari langit banyak sekali bentuknya, seperti hujan yang cukup sehingga dapat menghidupkan segala sesuatu. Dengan air itu Allah menghidupkan segala yang mati. Keberkahan dari bumi pun banyak sekali ragamnya, seperti munculnya mata air, sungai, tumbuhan, barang tambang dan lainnya.

Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya. (QS Al-A'raf: 96)

Amal kebajikan yang kita lakukan ini bisa berfungsi juga untuk menolak bala' dan azab duniawi. Juga bisa digunakan untuk meminta pertolongan langsung, sebagai bentuk tawassul kita kepada Allah SWT. Seperti kisah tiga orang yang terjebak di dalam gua, lalu masing-masing bertawassul kepada Allah dengan menggunakan amal kebajikan mereka masing-masing. Sehingga akhirnya mereka terbebas dari terkubur hidup-hidup di dalam gua.

Semua berkat amal kebajikan mereka di dunia yang juga berfungsi untuk meminta pertolongan di dunia ini.

Maka silahkan anda beramal shalih dan berdoa, bukan hanya untuk mendapat pahala kebajikan diakhirat nanti, tetapi juga untuk kemashlahatan di dunia ini juga.

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc.

Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com


Baca Lainnya :

Mungkinkah Nabi Salah Berijtihad?
19 July 2006, 02:03 | Ushul Fiqih | 6.048 views
Keluar Mani di Luar Rahim
19 July 2006, 01:57 | Nikah | 7.530 views
Pajangan Patung di Rumah, Bolehkah?
18 July 2006, 05:10 | Aqidah | 7.544 views
Israel Sumber Bencana
18 July 2006, 02:49 | Umum | 4.928 views
Kapan Makanan Menjadi Haram?
18 July 2006, 02:35 | Kuliner | 12.596 views
Bid'ahkah Niat Shalat dan Doa Bersama setelah Shalat Jamaah?
17 July 2006, 09:31 | Shalat | 9.478 views
Ayah Kandung Tidak Menunaikan Kewajiban, Bolehkan Jadi Wali Nikah?
17 July 2006, 04:50 | Nikah | 6.636 views
Investasi Usaha dalam Bentuk Emas
17 July 2006, 04:44 | Muamalat | 5.834 views
Cairan Wanita selain Haid, Nifas dan Istihadhah
17 July 2006, 04:21 | Thaharah | 7.073 views
Shalat Jumat Buat Security Bergiliran, Bolehkah?
17 July 2006, 02:51 | Shalat | 8.407 views
Hukum Tukar Menukar Uang
14 July 2006, 08:39 | Muamalat | 7.575 views
Hutang Uang Disamakan dengan Hutang Emas
13 July 2006, 03:54 | Muamalat | 6.525 views
Pembagian Harta Warisan
13 July 2006, 03:44 | Mawaris | 7.620 views
Hukumnya Mengenakan Kondom
13 July 2006, 03:35 | Kontemporer | 6.413 views
Agama adalah Nasehat
12 July 2006, 06:46 | Hadits | 6.231 views
Membaca Telapak Tangan untuk Membaca Karakter dan Kesehatan
12 July 2006, 06:41 | Aqidah | 6.816 views
Bom Bunuh Diri, Bisakah Dibenarkan?
12 July 2006, 02:05 | Umum | 5.096 views
Apa Rahasia Allah Memberi Garis Tangan yang Berbeda-Beda?
11 July 2006, 06:06 | Aqidah | 7.491 views
Menikah Kedua, Haruskah Seizin Istri?
11 July 2006, 05:57 | Nikah | 6.547 views
Ghibah yang Islami
7 July 2006, 07:00 | Umum | 6.260 views

TOTAL : 2.302 tanya-jawab | 40,679,796 views

KATEGORI
1. Aqidah 25 subtema
2. Quran 8 subtema
3. Hadits 11 subtema
4. Ushul Fiqih 7 subtema
5. Thaharah 9 subtema
6. Shalat 28 subtema
7. Zakat 11 subtema
8. Puasa 15 subtema
9. Haji 12 subtema
10. Muamalat 17 subtema
11. Nikah 20 subtema
12. Mawaris 9 subtema
13. Kuliner 7 subtema
14. Qurban Aqiqah 3 subtema
15. Negara 11 subtema
16. Kontemporer 7 subtema
17. Wanita 8 subtema
18. Dakwah 5 subtema
19. Jinayat 7 subtema
20. Umum 23 subtema

Jadwal Shalat DKI Jakarta

20-1-2020
Subuh 04:29 | Zhuhur 12:05 | Ashar 15:29 | Maghrib 18:20 | Isya 19:32 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Radio | Jadwal
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img