Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Imam Kurang Fasih, Qunut Shubuh dan Quran Terjemah | rumahfiqih.com

Imam Kurang Fasih, Qunut Shubuh dan Quran Terjemah

Thu 3 August 2006 03:50 | Shalat | 8.097 views | Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com

Pertanyaan :

Ustadz tolong jelaskan hal-hal berikut:

1. Bagaimana hukumnya bermakmum kepada imam yang bacaan Qur'annya lebih buruk (kurang fasih, makhroj dan tajwidnya) dari kita. Apakah kita harus mufaroqoh jika tidak tahu sebelumnya?

2. Bagaimana hukumnya qunut pada sholat shubuh. Bolehkah kita terus melakukan setiap sholat subuh seperti yang diajarkan oleh madzhab Syafi'i?

3. Bolehkan kita memegang atau membawa qur'an terjemah dalam tas, sedangkan kita dalam keadaan hadats kecil (tidak berwudhu')?

Sukron katsiro...! Jazakumullah.

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Seharusnya imam shalat itu orang yang fasih bacaannya. Sebab bacaan imam menjadi bacaan untuk makmum, meski hal ini merupakan perbedaan pendapat di kalanga ulama.

Tetapi dalam banyak hal, posisi imam menanggung bacaan makmum tidak bisa dihindari. Misalnya pada saat seorang makmum ikut shalat jamaah, di mana imam sedang dalam keadaan ruku', maka makmum itu tidak perlu baca surat Al-Fatihah lagi dan langsung ikut ruku'. Padahal baca Al-Fatihah merupakan rukup shalat, namun makmum tidak membacanya tapi dia terhitung mendapat satu rakaat. Bagaimana bisa demikian?

Jawabnya adalah bahwa dalam banyak kasus, mau tidak mau imam memang harus menanggung bacaan makmum.

Lalu bagaimana bila bacaan imam tidak benar atau tidak fasih?

Ini tentu merupakan problematikan tersendiri. Karena kriteria fasih dan tidak fasih itu bisa jadi berbeda-beda antara tiap-tiap orang. Kalau ukurannya adalah para qari' yang punya sanad bacaan hingga ke level Rasulullah SAW, sangat boleh jadi begitu banyak shalat jamaah yang tidak sah. Lantaran bacaan kebanyakan imam salah dan rusak, kalau dilihat dari penilaian qiraat yang ketat.

Contoh lain kalau kita shalat di belakang imam di negeri-negeri minorita muslim, seperti RRC atau Eropa Timur dan negeri lainnya. Kita akan merasa aneh dengan logat bacaan mereka. Apakah ini merusak shalat? Tentu para ulama akan berbeda pendapat.

Akan tetapi ada satu prinsip yang bisa kita jadikan patokan, terutama dalam masalah shalat berjamaah. Yaitu selama seseorang sah melakukan shalat, maka bermakmum kepadanya pun sah juga. Ini adalah pendapat yang paling ringan, tetapi dalam banyak kasus sulit untuk ditolak. Terutama dalam kasus seperti yang anda ajukan.

Kalau kita terjebak dengan urusan kefasihan bacaan imam, lalu kita membuat alternatif untuk mufaraqah (berpisah dari jamaah), boleh jadi hampir tiap kali kita shalat berjamaah, kita akan melakukannya. Sebab standar bacaan fasih yang kita pahami bisa jadi berbeda dengan apa yang dipahami oleh imam tersebut.

Qunut Shalat Shubuh

Sebagian besar ulama berpendapat bahwa qunut shalat shubuh itu bukan sunnah. Bahkan Imam Malik mengatakannya bid'ah yang haram dilakukan. Namun sebagian ulama lainnya, seperti Asy-Syafi'i dan ulama mazhabnya, dengan argumentasi yang sulit dipatahkan begitu saja, sepakat menyunnahkannya. Bahkan termasuk sunnah ab'adh, yang bila ditinggalkan, harus melakukan sujud sahwi.

Ulama sekaliber Asy-Syafi'i bukan orang bodoh. Beliau adalah peletak dasar ilmu ushul fiqih yang menjadi dasar bagi semua ulama fiqih. Beliau juga seorang muhaddits yang diakui oleh semua ulama.

Meski barangkali kita tidak setuju dengan pendapat beliau, bukan berarti pendapat itu pasti salah. Sebab kesimpulan beliau -kalau mau kita teliti lebih detail- telah dilakukan dengan sangat teliti, cermat dan sangat memenuhi kaidah ilmiyah. Sulit buat kita untuk mematahkan begitu saja argumentasinya.

Menyentuh Mushaf tanpa Wudhu'

Kebanyakan ulama hanya mensyaratkan suci dari hadats besar untuk menyentuh mushaf. Sedangkan hadats kecil tidak terlalu menjadi syarat bagi mereka.

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc.

Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com


Baca Lainnya :

Menghadapi Pembeli yang Sumber Dananya Haram
3 August 2006, 02:55 | Kontemporer | 5.423 views
Pembagian Warisan bila Isteri Meninggal Terlebih Dahulu
2 August 2006, 04:47 | Mawaris | 8.306 views
Tidak Adakah Cara untuk Menghentikan Agresi Israel?
2 August 2006, 04:35 | Negara | 5.092 views
Kalau Palestina Menang, Apakah Kiamat Sudah sangat Dekat?
2 August 2006, 00:42 | Umum | 7.260 views
Shalat Jama untuk Perjalanan Rutin
1 August 2006, 08:47 | Shalat | 5.626 views
Siapa Hizbullah Sebenarnya?
1 August 2006, 05:34 | Umum | 6.191 views
Perang Libanon v.s. Israel, Arab Saudi Kok Diam?
31 July 2006, 04:25 | Umum | 5.694 views
Tidak Puasa Karena Hamil dan Nifas, Fidyah atau Qadha'?
31 July 2006, 04:19 | Puasa | 10.062 views
Wasiat Tidak Dilaksanakan
31 July 2006, 03:16 | Mawaris | 6.363 views
Pentingnya Jamaah, Sejauh Mana?
28 July 2006, 03:43 | Umum | 5.410 views
Bagaimana Cara Membayar Hutang Puasa Ramadhan?
28 July 2006, 03:43 | Puasa | 7.141 views
Adakah Hak Waris bagi Anak Adopsi?
27 July 2006, 04:36 | Mawaris | 6.528 views
Kotoran dan Air Kencing Binatang yang Dihalalkan, Najiskah?
27 July 2006, 04:02 | Thaharah | 7.070 views
Keluarnya Mazi dan Wadi, Apakah Hadats Besar dan Harus Mandi Janabah?
27 July 2006, 01:24 | Thaharah | 6.504 views
Adakah Perbedaan Pengertian antara Nabi dan Rasul?
27 July 2006, 00:40 | Aqidah | 6.662 views
Membaca Ayat Pendek di Rakaat Ketiga dan Keempat
26 July 2006, 06:05 | Shalat | 11.433 views
Kencing Berdiri, Menghadap Kiblat dan Cebok Pakai Tissue, Bolehkah?
26 July 2006, 03:55 | Thaharah | 7.285 views
Shalat di Lantai tanpa Alas dan Najis Hukmiyah
25 July 2006, 23:33 | Thaharah | 8.041 views
Satpam Wanita
25 July 2006, 05:57 | Wanita | 5.616 views
Cara Pemecahan Shalat Dikarenakan Pekerjaan
24 July 2006, 08:07 | Shalat | 6.279 views

TOTAL : 2.302 tanya-jawab | 38,388,081 views

KATEGORI
1. Aqidah 25 subtema
2. Quran 8 subtema
3. Hadits 11 subtema
4. Ushul Fiqih 7 subtema
5. Thaharah 9 subtema
6. Shalat 28 subtema
7. Zakat 11 subtema
8. Puasa 15 subtema
9. Haji 12 subtema
10. Muamalat 17 subtema
11. Nikah 20 subtema
12. Mawaris 9 subtema
13. Kuliner 7 subtema
14. Qurban Aqiqah 3 subtema
15. Negara 11 subtema
16. Kontemporer 7 subtema
17. Wanita 8 subtema
18. Dakwah 5 subtema
19. Jinayat 7 subtema
20. Umum 23 subtema

Jadwal Shalat DKI Jakarta

18-11-2019
Subuh 04:04 | Zhuhur 11:39 | Ashar 15:02 | Maghrib 17:54 | Isya 19:06 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Radio | Jadwal
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img