Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Uang Belanja Jika Isteri Lebih dari Satu | rumahfiqih.com

Uang Belanja Jika Isteri Lebih dari Satu

Fri 14 March 2014 08:30 | Nikah | 8.159 views | Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com

Pertanyaan :

Assalamu'alaikum

Ini misalnya. Jika kita memiliki 2 isteri, isteri pertama punya 3 anak, steri kedua satu. Semuanya anak kita, bagaimana untuk uang belanja? Apakah disamakan? Masing-masing sejuta (misal) atau isteri pertama lebih banyak? Misal 3 juta, karena dia ada 3 anak. Apakah itu adil bagi isteri kedua?

Jazakumullah khairan katsiran

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Tiap isteri atau anak adalah beban bagi suami untuk memberinya nafkah yang cukup. Sebenarnya tidak ada keharusan untuk memberikannya semua kepada isteri, boleh saja masing-masing diberikan sesuai dengan kebutuhannya.

Bahkan antara anak pun tidak selalu sama kebutuhannya. Anak yang sekolah TK, SD, SMP, SMA atau kuliah, masing-masing punya kebutuhan finansial yang variatif.

Karena itu kebudayaan pukul rata sebenarnya tidak harus selalu dilestarikan. Yang terbaik adalah punya rapat anggaran untuk tiap kebutuhan. Di mana masing-masing anggota keluarga boleh mengajukan usulan anggaran kebutuhan kepada orang tua. Lalu masing-masing anggaran itu dikritisi dan dievaluasi secara bersama dan terbuka. Bila sudah dicapai kata sepakat, maka orang tua mengucurkan dana kepada masing-masing anggota keluarga.

Memang seringkali suami tidak mau ambil pusing, gaji satu bulan diserahkan begitu saja kepada isteri, cukup atau tidak cukup. Tinggal isteri kebingungan memenej keuangan sendirian. Kalau kebetulan isteri itu wanita yang cermat dalam memanej keuangan, suami akan sangat berbahagia. Sebaliknya, kalau isteri termasuk kalangan yang tidak becus mengatur keuangan, maka suami akan kalang kabut.

Itu semua baru dalam kasus satu isteri. Bagaimana kalau jumlah isteri ada dua? Tentu saja akan lebih rumit lagi. Dan yang pasti, memenej dua wanita dalam satu cinta dalam masalah keuangan, bukan perkara yang mudah. Seorang presiden atau ketua MPR sekalipun, belum tentu mampu dengan mudah melakukannya. Buktinya, kedua orang itu pun tidak berpoligami sampai saat ini.

Semua itu akan kembali kepada firman Allah, kalau mampu berlaku adil, boleh berpoligami. Tapi kalau tidak mampu, tidak boleh berpoligami.

Dan jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap perempuan yang yatim, maka kawinilah wanita-wanita yang kamu senangi: dua, tiga atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, maka seorang saja, atau budak-budak yang kamu miliki. Yang demikian itu adalah lebih dekat kepada tidak berbuat aniaya. (QS An-Nisa': 3)

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc.

Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com


Baca Lainnya :

Bagaimana Shalatnya Nelayan Seminggu di Atas Perahu
12 March 2014, 06:00 | Shalat | 11.727 views
Adegan Sujud Syukur Dalam Film 99 Cahaya di Langit Eropa
11 March 2014, 06:10 | Shalat | 13.197 views
Istri Hamil Dengan Laki-laki Lain, Dicerai Lalu Menikah Dengan Yang Menghamilinya
10 March 2014, 08:30 | Nikah | 24.578 views
Istri Dicerai Mau Menikah Lagi, Haruskah Menunggu Talak Tiga?
9 March 2014, 11:00 | Nikah | 21.302 views
Benarkah Quran Mendiskriminasikan Perempuan karena Hanya Ada Bidadari di Surga?
8 March 2014, 07:40 | Quran | 14.700 views
Shalat Jama' Shuri, Apakah itu?
7 March 2014, 06:00 | Shalat | 12.838 views
Bolehkah Melakukan Operasi Ganti Kelamin
6 March 2014, 06:54 | Kontemporer | 13.565 views
Khutbah Jumat Wajib Berbahasa Arab?
5 March 2014, 06:05 | Shalat | 25.615 views
Hukum Memelihara Anjing
3 March 2014, 06:01 | Umum | 23.655 views
Haruskah Zakat Karena Jual Mobil?
2 March 2014, 11:16 | Zakat | 9.613 views
Hutang Dalam Pandangan Syariah
1 March 2014, 06:00 | Muamalat | 11.134 views
Larangan Memajang Gambar Makhluk Bernyawa
28 February 2014, 08:00 | Kontemporer | 91.776 views
Tentang Urf dan Tradisi
27 February 2014, 05:30 | Ushul Fiqih | 40.224 views
Siapa Yang Mewarisi Hutang?
26 February 2014, 07:25 | Mawaris | 10.769 views
Tidak Semua Talak Halal, Ada Juga Yang Haram
25 February 2014, 06:02 | Wanita | 19.577 views
Wanita Dicerai Tidak Boleh Langsung Kawin Lagi?
24 February 2014, 06:02 | Wanita | 26.784 views
Posisi Imam Wanita Pada Jamaah Wanita
23 February 2014, 02:44 | Wanita | 88.257 views
Menyusu Lewat Botol, Menjadikannya Mahram atau Tidak?
22 February 2014, 01:00 | Nikah | 12.532 views
Mengapa Masih Ada Yang Menghalalkan Rokok?
21 February 2014, 05:55 | Kuliner | 18.812 views
Keringanan Buat Orang Sakit Dalam Thaharah dan Shalat
20 February 2014, 04:30 | Shalat | 20.315 views

TOTAL : 2.302 tanya-jawab | 33,802,005 views

KATEGORI
1. Aqidah 25 subtema
2. Quran 8 subtema
3. Hadits 11 subtema
4. Ushul Fiqih 7 subtema
5. Thaharah 9 subtema
6. Shalat 28 subtema
7. Zakat 11 subtema
8. Puasa 15 subtema
9. Haji 12 subtema
10. Muamalat 17 subtema
11. Nikah 20 subtema
12. Mawaris 9 subtema
13. Kuliner 7 subtema
14. Qurban Aqiqah 3 subtema
15. Negara 11 subtema
16. Kontemporer 7 subtema
17. Wanita 8 subtema
18. Dakwah 5 subtema
19. Jinayat 7 subtema
20. Umum 23 subtema

Jadwal Shalat DKI Jakarta

23-5-2018 :
Subuh 04:35 | Zhuhur 11:51 | Ashar 15:13 | Maghrib 17:47 | Isya 18:59 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Radio
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img