Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Peraturan untuk Tidak Memakai Jilbab | rumahfiqih.com

Peraturan untuk Tidak Memakai Jilbab

Tue 8 August 2006 08:31 | Wanita | 5.312 views | Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com

Pertanyaan :

Assalamualaikum wr. wb.

Ustadz yang dirahmati Allah, saya seorang dokter yang sedang menempuh studi di luar negeri. Sebagai bagian dari pendidikan kedokteran, saya diwajibkan utuk mengikuti program praktek ke rumah sakit sehari dalam seminggu. Ini akan dimulai pada bulan depan. Yang membuat saya gundah, ada peraturan kalau kita enggak boleh memakai jilbab di rumah sakit tempat saya harus kerja praktek (rumah sakitnya harus di situ). Dan ini sudah saya konfirmasi ke bagian administratifnya, ternyata memang tidak boleh memakai jilbab selama di rumah sakit. Pembimbing saya menyarankan untuk melepas jilbab kalau sedang di rumah sakit, dan memakai kembali kalau keluar dari RS.

Ustadz, apa yang harus saya lakukan? Terima kasih sebelumya

Wassalamaualikum wr. wb.

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Kalau ada peraturan yang melarang wanita memakai jilbab dalam melakukan studi atau pekerjanaannya, kemungkinan peraturan itu lahir dari salah satu dari dua kemungkinan.

Kemungkinan pertama, pembuat peraturan itu bodoh. Dia tidak mengerti hak asasi manusia yang paling asasi, yaitu menutup aurat dan punya rasa malu. Mungkin pembuat peraturan itu memang tidak punya malu atau tidak ada konsep malu di otaknya. Sayang sekali, di abad 21 ini, kita masih menemukan species seperti ini.

Kemungkinan kedua, pembuat peraturan itu bukan tidak tahu hak asasi manusia. Sebaliknya dia mungkin sangat tahu, tapi sengaja ingin menginjak-injak hak asasi orang lain. Sebagai salah satu bentuk arogansi dan implementasi dari kesombongan sebagai makhlu tuhan.

Kalau yang terjadi karena kemungkinan kedua, para nabi dan rasul serta orang-orang terdahulu sudah seringkali mengalaminya. Bahkan para nabi ada yang mati dibunuh, diperangi, diboikot, dipukul dan disakiti. Begitulah cara Allah dalam menguji iman seseorang, tidak mudah rupanya untuk membuktikan bahwa diri kita ini beriman.

Sebagaimana firman Allah SWT:

Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum nyata bagi Allah orang-orang yang berjihad di antaramu, dan belum nyata orang-orang yang sabar. (QS Ali Imran: 142)

Dan berapa banyak nabi yang berperang bersama-sama mereka sejumlah besar dari pengikut (nya) yang bertakwa. Mereka tidak menjadi lemah karena bencana yang menimpa mereka di jalan Allah, dan tidak lesu dan tidak (pula) menyerah kepada musuh). Allah menyukai orang-orang yang sabar. (QS Ali Imran: 146)

Dua ayat di atas pada ujungnya meminta kita sabar ata ujian yang Allah SWT berikan. Tapi makna sabar bukan berarti menyerah kalah atas kehendak orang jahil, sebaliknya yang namanya sabar adalah tetap bertahan atas segala resiko dan kepedihan. Yang penting kita bisa tetap berpegang teguh pada perintah Allah.

Kalau musuh-musuh Allah memberikan satu dari dua pilihan, antara tetap menjalankan agama tapi akan disakiti dan dirugikan dengan mengingkari perintah Allah dan tidak tidak akan disakiti, maka yang dimaksud dengan 'sabar' adalah tetap berpegang teguh menjalankan perintah Allah meski disakiti dan dirugikan. Dan itulah ciri orang beriman.

Rupanya Allah SWT sedang minta bukti kepada Anda, benarkah ikrar keimanan anda selama ini? Kalau anda mundur dan takut kepada peraturan buatan manusia, berarti ujian ini akan memberitahukan bahwa anda masih 'belum' lulus. Sebaliknya bila anda tegar di jalan Allah, tetap menutup aurat meski harus diberi sanksi buatan manusia, anda tetap kuat, tidak minder, tidak mengeluh, tidak patah semangat, insya Allah anda lulus ujian.

Kami doakan semoga Anda segera bisa lulus dari ujian ini dengan nilai tertinggi di mata Allah. Bersama dengan saudari-saudari kita di seluruh belahan bumi yang juga sedang mengalami nasib yang sama. Seperti yang sekarang terjadi di Perancis. Dan semoga Allah SWT memberi hidayah kepada mereka yang masih saja melarang wanita muslimah berpakaian sesuai hati nuraninya yang lurus, yaitu menutup auratnya dengan rapi. Amien.

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc.

Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com


Baca Lainnya :

Infotainment Ghibah dan Menyebarkan Informasi Tidak Berguna
7 August 2006, 06:58 | Umum | 5.269 views
Ciri-Ciri Pohon Gharqad
7 August 2006, 05:53 | Aqidah | 7.025 views
Rumah Peninggalan Kakek, Bagaimana Perhitungan Warisnya yang Benar?
4 August 2006, 08:26 | Mawaris | 5.342 views
Bedanya Qurban dengan Aqiqah
4 August 2006, 03:58 | Qurban Aqiqah | 8.613 views
Imam Kurang Fasih, Qunut Shubuh dan Quran Terjemah
3 August 2006, 03:50 | Shalat | 8.096 views
Menghadapi Pembeli yang Sumber Dananya Haram
3 August 2006, 02:55 | Kontemporer | 5.423 views
Pembagian Warisan bila Isteri Meninggal Terlebih Dahulu
2 August 2006, 04:47 | Mawaris | 8.306 views
Tidak Adakah Cara untuk Menghentikan Agresi Israel?
2 August 2006, 04:35 | Negara | 5.092 views
Kalau Palestina Menang, Apakah Kiamat Sudah sangat Dekat?
2 August 2006, 00:42 | Umum | 7.259 views
Shalat Jama untuk Perjalanan Rutin
1 August 2006, 08:47 | Shalat | 5.626 views
Siapa Hizbullah Sebenarnya?
1 August 2006, 05:34 | Umum | 6.190 views
Perang Libanon v.s. Israel, Arab Saudi Kok Diam?
31 July 2006, 04:25 | Umum | 5.694 views
Tidak Puasa Karena Hamil dan Nifas, Fidyah atau Qadha'?
31 July 2006, 04:19 | Puasa | 10.060 views
Wasiat Tidak Dilaksanakan
31 July 2006, 03:16 | Mawaris | 6.362 views
Pentingnya Jamaah, Sejauh Mana?
28 July 2006, 03:43 | Umum | 5.410 views
Bagaimana Cara Membayar Hutang Puasa Ramadhan?
28 July 2006, 03:43 | Puasa | 7.140 views
Adakah Hak Waris bagi Anak Adopsi?
27 July 2006, 04:36 | Mawaris | 6.528 views
Kotoran dan Air Kencing Binatang yang Dihalalkan, Najiskah?
27 July 2006, 04:02 | Thaharah | 7.069 views
Keluarnya Mazi dan Wadi, Apakah Hadats Besar dan Harus Mandi Janabah?
27 July 2006, 01:24 | Thaharah | 6.504 views
Adakah Perbedaan Pengertian antara Nabi dan Rasul?
27 July 2006, 00:40 | Aqidah | 6.661 views

TOTAL : 2.302 tanya-jawab | 38,384,294 views

KATEGORI
1. Aqidah 25 subtema
2. Quran 8 subtema
3. Hadits 11 subtema
4. Ushul Fiqih 7 subtema
5. Thaharah 9 subtema
6. Shalat 28 subtema
7. Zakat 11 subtema
8. Puasa 15 subtema
9. Haji 12 subtema
10. Muamalat 17 subtema
11. Nikah 20 subtema
12. Mawaris 9 subtema
13. Kuliner 7 subtema
14. Qurban Aqiqah 3 subtema
15. Negara 11 subtema
16. Kontemporer 7 subtema
17. Wanita 8 subtema
18. Dakwah 5 subtema
19. Jinayat 7 subtema
20. Umum 23 subtema

Jadwal Shalat DKI Jakarta

18-11-2019
Subuh 04:04 | Zhuhur 11:39 | Ashar 15:02 | Maghrib 17:54 | Isya 19:06 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Radio | Jadwal
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img