Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Jenis-jenis Saudara dalam Masalah Waris | rumahfiqih.com

Jenis-jenis Saudara dalam Masalah Waris

Thu 24 August 2006 05:15 | Mawaris | 5.042 views | Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com

Pertanyaan :

Assalamualaikum wr. wb.

Saya adalah seorang mahasiswa salah satu PT swasta di Surabaya yang mengambil tugas akhir dengan materi hukum waris. Yang saya tanyakan adalah apa perbedaan dari saudara seibu, saudara sebapak, dan saudara sekandung? Serta bagaimana jika saudara-saudara yang laki-laki tersebut bersama ayah, atau kakek, atau cucu laki-laki? Demikian pertanyaan saya. Atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih.

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Di dalam hukum waris, yang dimaksud dengan saudara adalah anak dari ayahnya almarhum/ah yang wafat, atau anak dari ibunya almarhum/ahatau anak dari keduanya sekaligus. Di mana masing-masing punya dua kemungkinan, yaitu berjenis kelamin laki-laki atau berjenis kelamin perempuan.

Dengan demikian, para saudara ini bisadirinci menjadi6 macam, yaitu:

  1. Saudara laki-laki seayah dan seibu, atau disebut juga dengan istilah akh syaqiq.
  2. Saudara perempuanseayah dan seibu, atau disebut juga dengan istilah ukhtu syaqiqah.
  3. Saudara laki-laki seyah saja tapi tidak seibu, disebut juga dengan istilah akh li ab.
  4. Saudaraperempuan seyah saja tapi tidak seibu, disebut juga dengan istilah ukhtuli ab.
  5. Saudara laki-laki seibu saja tapi tidak seayah, disebut juga dengan akh li umm.
  6. Saudaraperempuan seibu saja tapi tidak seayah, disebut juga denganukhtu li umm.

Agar tidak rancu, perlu ditegaskan bahwa bila disebut kata 'saudara' dalam hukum waris, maksudnya adalah saudaranya almarhum yang wafat dan bukan saudaranya ahli waris. Misalnya, pak Abu wafat dengan meninggalkan dua anak, yaitu Ali dan Fatimah. Ali memang saudaranya Fatimah, tapi istilah 'saudara' dalam hal ini bukan si Ali yang saudaranya Fatimah dan juga bukan si Fatimah yang saudaranya Ali.

Tetapi yang disebut dengan istilah 'saudara' adalah saudaranya almarhum pak Abu yang barusan wafat. Misalnya kakaknya pak Abu atau adiknya. Anggaplah namanya pak Hasan dan pak Husein. Maka almarhum pak Ali, pak Hasan dan pak Husein adalah tiga bersaudara. Jadi saudara almarhum pak Ali adalah pak Hasan dan pak Husein.

Maka untuk menjawab pertanyaan anda, apabila saat pak Ali wafat, beliau masih punya orang tua, yaitu ayah, maka saudara-saudara beliau, yaitu pak Hasan dan pak Husein terhijab. Mereka tertutup oleh keberadaan ayah dari almarhum pak Ali. Karena ayah almarhum menghijab saudara almarhum.

Demikian juga, apabila saat almarhum pak Ali wafat, beliau punya anak laki-laki, maka saudara-saudara beliau, yaitu pak Hasan dan pak Husein juga terhijab. Karena anak laki-laki almarhum menghijab saudara almarhum.

Demikian juga, apabila saat almarhum pak Ali wafat, beliau punya cucu laki-laki (anak laki-laki dari anak laki-laki), maka saudara-saudara beliau, yaitu pak Hasan dan pak Husein juga terhijab. Karena cucu laki-laki dari anak laki-laki almarhum menghijab saudara almarhum.

Orang-orang yang Menghijab Saudara

Lebih lengkapnya tentang siapa saja yang menghijab para saudara dan saudari ini, kami ringkaskansebagai berikut:

  • Saudara laki-laki dan perempuan seayah dan seibu, keduanyaakan terhijab apabila almarhum memiliki anak laki-laki, atau cucu laki-laki dari anak laki-laki, atau ayah.
  • Saudara laki-laki dan perempuan seayah tapi tidakseibu, keduanya akan terhijab apabila almarhum memiliki anak laki-laki, atau cucu laki-laki dari anak laki-laki, atau ayah, atau saudara pada nomor 1 atau saudari nomor 2 di atas.
  • Saudara laki-laki dan perempuan seibu tapi tidak seayah, keduanya akan terhijab apabila almarhum memiliki anak laki-laki, atau cucu laki-laki dari anak laki-laki, atau ayah, atau kakek, atau anak perempuan.

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Ahmad Sarwat, Lc.

Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com


Baca Lainnya :

Nabi Akhir Zaman dalam Pandangan Pengingkar Hadits
23 August 2006, 08:55 | Hadits | 5.134 views
Jual Produk ke Konsumen dengan Imbalan, Halalkah?
22 August 2006, 06:51 | Muamalat | 4.716 views
Hukum Cambuk untuk Zina
22 August 2006, 06:41 | Nikah | 5.452 views
Akhir Waktu Shalat Lima Waktu
22 August 2006, 05:24 | Shalat | 8.005 views
Cara Menjelaskan Masalah Bid'ah?
22 August 2006, 05:05 | Kontemporer | 6.617 views
Apakah Menyelamatkan diri Termasuk Lari dari Jihad?
19 August 2006, 01:52 | Negara | 6.369 views
Pancasila Sama dengan Syirik?
16 August 2006, 05:10 | Aqidah | 7.306 views
Az-Zaitun Aliran Sesat?
15 August 2006, 08:30 | Aqidah | 6.498 views
Di Mana dan Kepada Siapa Kami Bisa Melaksanakan Nikah Siri?
14 August 2006, 06:13 | Nikah | 5.747 views
Pembagian Warisan
11 August 2006, 04:41 | Mawaris | 5.821 views
Bolehkah Puasa 4 Hari 4 Malam Tanpa Makan?
11 August 2006, 03:06 | Puasa | 5.093 views
Untuk Apa Skenario Tuhan?
10 August 2006, 06:22 | Umum | 5.870 views
Menentukan Kebahagiaan Pasangan Berdasarkan Nama
10 August 2006, 04:51 | Kontemporer | 5.617 views
Apakah Kita Melaksanakan Hadits Shahih Saja?
10 August 2006, 04:16 | Hadits | 6.278 views
Islamkah Syiah?
9 August 2006, 03:15 | Aqidah | 21.972 views
Kenapa Pohon Gharqad Melindungi Yahudi?
9 August 2006, 02:52 | Umum | 7.169 views
Apakah Sepupu Mahram?
8 August 2006, 08:53 | Nikah | 13.261 views
Peraturan untuk Tidak Memakai Jilbab
8 August 2006, 08:31 | Wanita | 5.207 views
Infotainment Ghibah dan Menyebarkan Informasi Tidak Berguna
7 August 2006, 06:58 | Umum | 5.177 views
Ciri-Ciri Pohon Gharqad
7 August 2006, 05:53 | Aqidah | 6.876 views

TOTAL : 2.302 tanya-jawab | 36,326,922 views

KATEGORI
1. Aqidah 25 subtema
2. Quran 8 subtema
3. Hadits 11 subtema
4. Ushul Fiqih 7 subtema
5. Thaharah 9 subtema
6. Shalat 28 subtema
7. Zakat 11 subtema
8. Puasa 15 subtema
9. Haji 12 subtema
10. Muamalat 17 subtema
11. Nikah 20 subtema
12. Mawaris 9 subtema
13. Kuliner 7 subtema
14. Qurban Aqiqah 3 subtema
15. Negara 11 subtema
16. Kontemporer 7 subtema
17. Wanita 8 subtema
18. Dakwah 5 subtema
19. Jinayat 7 subtema
20. Umum 23 subtema

Jadwal Shalat DKI Jakarta

19-9-2019
Subuh 04:28 | Zhuhur 11:48 | Ashar 15:00 | Maghrib 17:53 | Isya 19:00 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Radio | Jadwal
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img