Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Haramkah KB Suntik dan Pil? | rumahfiqih.com

Haramkah KB Suntik dan Pil?

Mon 11 September 2006 02:26 | Wanita | 5.898 views | Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com

Pertanyaan :

Assalamualaikum wr. wb.

Pak ustadz yang terhormat, saya pernah mendengar dari teman bahwasanya penggunaan alat kontrasepsi semacam pil KB dan suntik adalah haram, benarkah demikian itu pak ustadz? Kalau memang haram terus pakai kontrasepsi apa yang tidak haram? Saya selama ini menganjurkan isteri saya untuk menggunakan KB suntik. Demikian, atas penjelasannya saya sampaikan terima kasih.

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Keharaman penggunaan alat kontrasepsi itu dilihat dari dua sisi. Pertama, masalah niat. Kedua, masalah kehalalan alat yang digunakan.

Dari segi niat, bila motivasinya sekedar takut miskin, atau takut tidak kebagian rizki, tidak bisa dibenarkan. Mengingat Allah SWT telah mengharamkan pembunuhan anak dengan latar belakang hal-hal tersebut.

...Dan janganlah kamu membunuh jiwa yang diharamkan Allah melainkan dengan sesuatu yang benar." Demikian itu yang diperintahkan kepadamu supaya kamu memahami. (QS Al-An'am: 151)

Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu karena takut kemiskinan. Kamilah yang akan memberi rezki kepada mereka dan juga kepadamu. Sesungguhnya membunuh mereka adalah suatu dosa yang besar. (QS Al-Isra': 31)

Tapi kalau niatnya untuk mengatur jarak kelahiran, agar sempurna pendidikan mereka, atau agar orang tua bisa memulihkan kesehatannya, umumnya para ulama membolehkannya.

Adapun dari segi alat kontrasepsi yang digunakan, pada prinsipnya asalkan tidak terjadi proses pembunuhan zygot, hukumnya boleh. Seperti penggunaan sistem 'azl, yang dahulu juga digunakan oleh para shahabat nabi SAW. 'Azl adalah mengeluarkan sperma di luar rahim isteri saat senggama.

Dalilnya adalah sabda Rasulullah SAW:

Dari Jabir berkata,"Kami melakukan `azl di masa Nabi saw sedang Al-Qur`an turun." (HR Bukhari dan Muslim)

Dari Jabir berkata, "Kami melakukan `azl di masa Rasulullah saw, dan Rasul mendengarnya tetapi tidak melarangnya." (HR muslim).

Di zaman sekarang ini, kondom sangat dekat dengan 'azl, lantaran menghalangi masuknya sperma ke dalam rahim.

Yang termasuk terlarang adalah yang bersifat membunuh zygot. Larangan ini berlaku meski zygot belum lagi punya nafas atau nyawa. Di antaranya adalah dengan metode spermatizim, yang salah satumetodenyadengan mematikan sperma selain mencegah masuknya.

Namun bila pil atu suntik tersebut berfungsi juga untuk mematikan atau membunuh sperma, maka umumnya para ulama tidak membolehkannya. Meski masih dalam bentuk sperma, namun tetap saja disebut pembunuhan. Sebagian ulama ada yang berpendapat bahwa sperma itu tetap harus dihormati dengan tidak membunuhnya. Sebagian ulama lainnya mengatakan bila sprema telah membuahi ovum dan menjadi janin, barulah diharamkan untuk membunuhnya.

Selain itu juga ada sistem spiral. Dari segi pemasangan, spiral harus melibatkan orang yang pada dasarnya tidak boleh melihat kemaluan wanita meskipun dokternya wanita. Karena satu-satunya orang yang berhak untuk melihatnya adalah suaminya dalam keadaan normal. Sedangkan pemasanganspiral sebenarnya bukanlah hal darurat yang membolehkan orang lain melihat kemaluan wanita meski sesama wanita.

Selain itu sebagian di antara spiral berfungsi membunuh sperma yang masuk, selain berfungsi menghalagi masuknya sperma itu ke dalam rahim. Beberapa produk spiral saat ini terbuat dari bahan yang tidak kondusif bagi zygote sehingga bisa membunuhnya dan proses kehamilan tidak terjadi. Dengan demikian, maka sebagian metode spiral itu telah menyalahi ajaran syariah Islam karena melakukan pembunuhan atas zygote yang terbentuk dengan menciptakan ruang yang tidak kondusif kepadanya.

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc.

Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com


Baca Lainnya :

Tulisan Basmalah pada Rumah Fir'aun Menunda Murka Allah?
8 September 2006, 04:15 | Aqidah | 6.796 views
Tafsir Al-Anbiya Ayat 7
8 September 2006, 04:11 | Quran | 6.157 views
Puasa yang Diharamkan
7 September 2006, 02:46 | Puasa | 6.151 views
Siapakah yang Menikahkan Anak Perempuan Hasil Zina atau Perkosaan?
7 September 2006, 02:37 | Nikah | 6.811 views
Hutang Puasa Bisakah Dibayar setelah Ramadhan Berikutnya?
7 September 2006, 00:00 | Puasa | 5.611 views
Islam Tanpa Syariat Versi Islam Liberal, Oriantalis, dan Mu'tazillah
6 September 2006, 01:04 | Kontemporer | 5.600 views
Menikah tanpa Ridha Orang Tua
6 September 2006, 00:55 | Nikah | 5.509 views
Pakaian Bidan
6 September 2006, 00:53 | Wanita | 5.157 views
Status Harta Warisan
6 September 2006, 00:47 | Mawaris | 5.210 views
Cara Menguburkan Tembuni (Ari-Ari) secara Syar'i
6 September 2006, 00:41 | Kontemporer | 9.378 views
Masih Haramkah Poliandri Setelah Ditemukannya Test DNA?
6 September 2006, 00:39 | Nikah | 5.491 views
Keluarkah Saya dari Islam?
5 September 2006, 04:59 | Aqidah | 5.507 views
Sebenarnya Dimana Allah Itu?
5 September 2006, 04:57 | Aqidah | 12.851 views
Islam Keturunan, Haruskah Syahadat?
4 September 2006, 07:27 | Aqidah | 8.779 views
Kenapa Syiah yang Paling Berani Menentang Israel?
1 September 2006, 04:33 | Umum | 9.413 views
Masuk Surgakah, Cak Nur?
1 September 2006, 04:25 | Aqidah | 7.149 views
Posisi Keponakan sebagai Ahli Waris
31 August 2006, 07:19 | Mawaris | 5.232 views
Sejarah Perang Antar Shahabat Nabi, Bagamana Kita Memandangnya?
30 August 2006, 03:33 | Umum | 5.611 views
Ritual Shalat, Apa Arti dan Maknanya
30 August 2006, 03:23 | Shalat | 9.039 views
Hukuman Buat Orang Murtad
29 August 2006, 09:35 | Kontemporer | 5.680 views

TOTAL : 2.302 tanya-jawab | 35,080,446 views

KATEGORI
1. Aqidah 25 subtema
2. Quran 8 subtema
3. Hadits 11 subtema
4. Ushul Fiqih 7 subtema
5. Thaharah 9 subtema
6. Shalat 28 subtema
7. Zakat 11 subtema
8. Puasa 15 subtema
9. Haji 12 subtema
10. Muamalat 17 subtema
11. Nikah 20 subtema
12. Mawaris 9 subtema
13. Kuliner 7 subtema
14. Qurban Aqiqah 3 subtema
15. Negara 11 subtema
16. Kontemporer 7 subtema
17. Wanita 8 subtema
18. Dakwah 5 subtema
19. Jinayat 7 subtema
20. Umum 23 subtema

Jadwal Shalat DKI Jakarta

21-7-2019
Subuh 04:45 | Zhuhur 12:01 | Ashar 15:23 | Maghrib 17:57 | Isya 19:08 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Radio
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img