Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Bolehkah Orang Hamil Ziarah Kubur? | rumahfiqih.com

Bolehkah Orang Hamil Ziarah Kubur?

Wed 13 November 2013 01:30 | Wanita | 16.393 views | Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com

Pertanyaan :

Assalamu'alaikum

Ustadz yang semoga selalu dirahmati ALLAH, saya mau bertanya berhubungan dengan ziarah Kubur.

  1. Bolehkah orang yang sedang hamil melakukan ziarah kubur?
  2. Adakah contoh dari nabi atau sahabat nabi maupun dalilnya tentang orang hamil ziarah kubur?
  3. Apa yang seharusnya dipersiapkan untuk orang hamil yang ingin ziarah kubur.

Jazzakumullah khoiron katsiron,

Wassalamu'alaikum,

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabaraktuh,

Yang seringkali menjadi titik perbedaan pendapat di kalangan ulama, bukan masalah wanita hamil berziarah kubur. Tetapi hukum ziarah kubur bagi setiap wanita. Ada sebagian kalangan ulama yang mengaharamkan wanita berziarah kubur secara mutlak.

Tetapi sebagian besar ulama tidak mengharamkannya, sehingga hukumnya boleh. Dan ketika dibolehkan, tidak pernah ada syarat harus wanita yang tidak sedang hamil, atau sedang tidak haidh atau lainnya.

Aturan seorang wanita yang sedang hamil tidak boleh berziarah kubur, nampaknya bukan datang dari nash-nash agama. Tetapi datang dari kepercayaan lain di luar agama Islam.

Demikian juga tentang larangan kepada wanita haidh untuk berziarah kubur, nampaknya juga bukan berasal dari larangan syariah. Sebab yang dilarang bagi wanita hamil adalah masuk ke dalam masjid. Sedangkan kuburan bukan masjid. Sehingga kalau masuk ke areal kuburan disamakan dengan hukum masuk masjid, rasanya aneh sekali.

Hadits Tentang Larangan Wanita Berziarah ke Kuburan

Di antara dalil yang seringkali digunakan sebagian ulama tentang larangan wanita berziarah kubur adalah hadits berikut ini:

Allah SWT melaknat para wanita yang kerjanya berziarah kubur.

Hadits ini punya masalah dalam sanadnya, namun Syeikh Al-Albani menyatakan bahwa hadits ini menghasankannya dari semua jalurnya.

Sedangkan Syeikh Al-Bani sendiri, meski menghasankan hadits ini, beliau tidak sampai mengharamkan wanita berziarah kubur. Alasan beliau karena hadits-hadits yang membolehkan ziarah kubur bukan hanya berlaku untuk laki-laki saja, tetapi juga berlaku buat para wanita, dengan keumuman lafadz haditsnya.

Beliau hanya melarang para wanita berziarah kubur bila terlalu sering, bahkan menjadikannya sesuatu yang rutin. Karena dikhawatirkan akan terjadi pelanggaran syariah seperti lolongan/tangisan, tabarruj, atau menjadikan kuburan sebagai tempat piknik, serta buang-buang waktu.

Al-Imam Al-Qurtubi mengatakan salah satu sebab mengapa wanita yang kerjanya hanya berziarah kubur saja dilaknat, karena seorang wanita punya banyak kewajiban, misalnya kepada suaminya. Kalau kerjanya melulu hanya ziarah kubur, maka hak-hak suaminya menjadi terbengkalai. Selain itu juga karena sangat dikhawatirkan terjadinya tabarruj dari para wanita di kuburan sehingga menjadi tempat maksiat.

Wanita Boleh Ziarah Kubur, Hamil atau Tidak Hamil.

Dengan demikian, kesimpulannya adalah bahwa seorang wanita itu pada dasarnya halal untuk berziarah kubur, baik dalam keadaan hamil atau tidak. Tidak ada nash yang melarangnya, kecuali bila sampai menjadi pekerjaan rutin, sebagaimana hadits di atas.

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabaraktuh,

Ahmad Sarwat, Lc.

Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com


Baca Lainnya :

Apakah Kalender Islam Sudah Ada di Masa Nabi SAW?
11 November 2013, 21:25 | Negara | 16.114 views
Perlukah Umat Islam Merayakan Ulang Tahun
10 November 2013, 23:58 | Kontemporer | 13.895 views
Pakaian Renang Muslimah
8 November 2013, 23:05 | Wanita | 11.651 views
Harta Milik Bersama antara Suami dan Istri
8 November 2013, 10:44 | Mawaris | 8.252 views
Pelaksanaan Hudud: Apakah Harus Mendirikan Negara Islam Dulu?
7 November 2013, 03:55 | Jinayat | 10.375 views
Minuman Mengandung Sedikit Alkohol
6 November 2013, 01:25 | Kuliner | 11.720 views
Preman Wajibkan Angkot Lewat Beli Air Minum, Jual-belinya Sah?
4 November 2013, 23:53 | Kontemporer | 7.689 views
Bank Syariah Sama Saja Dengan Bank Konvensional, Benarkah?
4 November 2013, 01:40 | Muamalat | 186.552 views
Wali Bukan Saudara dari Kedua Mempelai
2 November 2013, 09:09 | Nikah | 7.103 views
Hukum Memakai Cutek
30 October 2013, 09:04 | Wanita | 8.541 views
Ritual Pindah Rumah
27 October 2013, 23:56 | Umum | 10.374 views
Sistem Penanggalan dan Penamaan Hari
27 October 2013, 08:44 | Umum | 9.322 views
Apakah Shalat Isya Boleh Diakhirkan?
20 October 2013, 23:32 | Shalat | 16.505 views
Dokter Kandungan Laki Laki
20 October 2013, 15:15 | Wanita | 14.335 views
Hukum Rajam
17 October 2013, 23:21 | Jinayat | 12.744 views
Apakah Saya Berdosa Jika Tidak Berqurban
13 October 2013, 20:32 | Qurban Aqiqah | 8.665 views
Bolehkah Orang yang Berqurban Mendapat Bagian Daging Qurbannya?
12 October 2013, 00:12 | Qurban Aqiqah | 14.426 views
Bolehkah Membagi Daging Kurban Pada Non Muslim
11 October 2013, 04:07 | Qurban Aqiqah | 15.568 views
Masuk Saudi Harus Ada Mahram : Syariah Islam Atau Peraturan Negara?
10 October 2013, 01:47 | Haji | 11.523 views
Bagaimana Hukumnya Menikah Siri dengan Wali Hakim?
7 October 2013, 07:48 | Nikah | 14.967 views

TOTAL : 2.302 tanya-jawab | 38,390,544 views

KATEGORI
1. Aqidah 25 subtema
2. Quran 8 subtema
3. Hadits 11 subtema
4. Ushul Fiqih 7 subtema
5. Thaharah 9 subtema
6. Shalat 28 subtema
7. Zakat 11 subtema
8. Puasa 15 subtema
9. Haji 12 subtema
10. Muamalat 17 subtema
11. Nikah 20 subtema
12. Mawaris 9 subtema
13. Kuliner 7 subtema
14. Qurban Aqiqah 3 subtema
15. Negara 11 subtema
16. Kontemporer 7 subtema
17. Wanita 8 subtema
18. Dakwah 5 subtema
19. Jinayat 7 subtema
20. Umum 23 subtema

Jadwal Shalat DKI Jakarta

18-11-2019
Subuh 04:04 | Zhuhur 11:39 | Ashar 15:02 | Maghrib 17:54 | Isya 19:06 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Radio | Jadwal
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img