Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Setelah Pecah Ketuban Apakah Masih Harus Shalat? | rumahfiqih.com

Setelah Pecah Ketuban Apakah Masih Harus Shalat?

Thu 21 September 2006 01:30 | Wanita | 6.238 views | Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com

Pertanyaan :

Assalamu'alaikum wr. wb.

Ustadz yang dirahmati Alloh swt, saya ingin menanyakan penjelasan ustadz bahwa air ketuban bukan nifas. Yang ingin saya tanyakan, jika setelah pecah ketuban ternyata kita masih harus menunggu lama untuk melahirkan, apakah harus shalat? Hal ini terjadi pada saya dan teman-teman saya.

Saat melahirkan, ada yang sakit luar biasa, padahal masuk waktu shalat, akhirnya tidak shalat. Ada juga yang sudah pecah ketuban jam 6 pagi, baru melahirkan jam dua. Ada yang mulas luar biasa dari jam 9 pagi, karena anak pertama, baru pecah ketuban jam 2, dan melahirkan jam 3. Ada juga yang karena menderita asma, harus menggunakan masker oksigen selama proses melahirkan, yang juga melewati waktu shalat.

Apa yang harus dilakukan oleh ibu-ibu ini? Apakah shalat yang lewat diqadha setelah selesai nifas? Karena rasanya benar-benar mustahil untuk melakukan shalat dalam kondisi-kondisi tersebut.

Terima kasih atas jawaban ustadz. Mohon maaf jika ada kesalahan.

Jawaban :

Assaamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Air ketuban yang pecah memang bukan termasuk ke dalam nifas. Maka hukumnya tidak sama dengan hukum nifas, melainkan hukum yang lain, yaitu darah istihadhah.

Perlu diketahui bahwa hanya ada 3 jenis darah yang keluar dari kemaluan seorang wanita, yaitu darah haidh, darah nifas dan darah istihadhah.

Darah nifas dan darah haidh mengharamkan shalat dan puasa. Sedangkan darah istihadhah tidak mengharamkan keduanya. Maka sebelum bayi dilahirkan, belum ada darah nifas. Kalau pun ada darah yang keluar lantaran air ketuban pecah duluan, maka hukumnya bukan darah nifas tapi darah istihadhah.

Dan darah istihadhah tidak mengharamkan shalat dan puasa. Maka masih ada kewajiban bagi ibu-ibu untuk melakukan shalat dan puasa, bila telah pecah air ketubannya, sementara proses persalinan belum terjadi.

Sedangkan alasan bahwa menjelang proses persalinan terlalu sulit untuk bisa melaksanakan shalat, memang hal itu bisa dipahami. Tapi kita tidak boleh menggeneralisir keadaan tiap orang. Ada wanita tertentu yang masih kuat dan tidak ada masalah bila shalat menjelang saat-saat persalinannya. Tetapi ada juga yang badannya terlalu lemah, seperti orang yang sakit.

Maka apa yang harus dilakukan pada saat seperti ini?

Jawabnya adalah bahwa pada dasarnya shalat masih wajib dikerjakan, tapi kalau karena kondisi yang terlalu payah, maka pasti di dalam syariah ada keringanan. Sebagaimana shalatnya orang yang sedang sakit, maka begitulah cara shalat wanita yang sedang dalam proses persalinan.

Kalau tidak bisa berdiri, boleh duduk. Kalau tidak bisa duduk, boleh sambil berbaring. Kalau tidak bisa berbaring, boleh dengan isyarat saja. Pendek kata, selama kewajiban shalat masih ada, upayakanlah sebisa mungkin untuk shalat, walau bagaimana pun keadaannya.

Sebagaimana kita ketahui juga, bahwa nifas itu adalah darah yang keluar karena persalinan, bukan sebelum persalinan. Dan nifas itu bisa saja berlangsung hanya sekejap mata, tapi biasanya sampai 40 hari. Dan batas maksimalnya adalah 60 hari. Bila telah lewat 60 hari tapi masih saja ada darah yang mengalir keluar, maka darah itu sudah bukan darah nifas lagi, tapi darah istihadhah.

Maka bagi wanita yang telah mengalami nifas lebih dari 60 hari, maka dia sudah wajib shalat dan puasa sebagaimana umumnya orang lain.

Wallahu a'lam bishshawab. Wassaamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc.

Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com


Baca Lainnya :

Apakah Hubungan Keluarga Juga Ada di Akhirat?
21 September 2006, 01:21 | Aqidah | 9.934 views
Keharaman Makanan di Negara Minoritas Muslim
21 September 2006, 01:18 | Kuliner | 6.660 views
Pakaian Terkena Najis
20 September 2006, 03:35 | Thaharah | 6.719 views
Definisi Luar Kota dalam Syarat Menjama' Sholat
19 September 2006, 03:25 | Shalat | 5.340 views
Sistem Bagi Hasil
18 September 2006, 22:57 | Muamalat | 5.930 views
Hak Isteri yang Dicerai
18 September 2006, 03:49 | Nikah | 5.316 views
Sholat Sunnat Rawatib
18 September 2006, 02:21 | Shalat | 13.367 views
Laki-laki Memakai Kain Sutera, Apa Hukumnya?
18 September 2006, 02:11 | Umum | 4.979 views
Shalat Tarawih atau Tahajjud di Bulan Ramadhan
15 September 2006, 00:16 | Shalat | 6.501 views
Batas Akhir Mandi Junub Waktu Bulan Puasa
15 September 2006, 00:12 | Thaharah | 8.902 views
Penemuan Benda/Uang
15 September 2006, 00:09 | Muamalat | 5.581 views
Mengapa Orang Kafir lebih Maju daripada Muslim?
15 September 2006, 00:00 | Aqidah | 6.693 views
Pernikahan Sesama Saudara Sepupu, Bolehkah?
14 September 2006, 09:45 | Nikah | 7.408 views
Demam MP3 Player, Musik Haramkah?
14 September 2006, 07:17 | Umum | 6.906 views
Jual Beli Anjing, Bolehkah?
14 September 2006, 05:36 | Muamalat | 6.173 views
Ahli Sunnah wal Jamaah, yang Mana?
12 September 2006, 07:27 | Aqidah | 6.984 views
Dengan Mesin Waktu Kembali ke Masa Lampau, Benarkah?
12 September 2006, 07:23 | Kontemporer | 6.394 views
Sholat Iedul Fithri, di Masjid atau di Lapangan?
12 September 2006, 03:07 | Shalat | 5.950 views
Roh Saja atau Roh dan Jasad yang di-Isra mirajkan
12 September 2006, 02:56 | Aqidah | 6.337 views
Haramkah KB Suntik dan Pil?
11 September 2006, 02:26 | Wanita | 6.104 views

TOTAL : 2.302 tanya-jawab | 38,203,356 views

KATEGORI
1. Aqidah 25 subtema
2. Quran 8 subtema
3. Hadits 11 subtema
4. Ushul Fiqih 7 subtema
5. Thaharah 9 subtema
6. Shalat 28 subtema
7. Zakat 11 subtema
8. Puasa 15 subtema
9. Haji 12 subtema
10. Muamalat 17 subtema
11. Nikah 20 subtema
12. Mawaris 9 subtema
13. Kuliner 7 subtema
14. Qurban Aqiqah 3 subtema
15. Negara 11 subtema
16. Kontemporer 7 subtema
17. Wanita 8 subtema
18. Dakwah 5 subtema
19. Jinayat 7 subtema
20. Umum 23 subtema

Jadwal Shalat DKI Jakarta

14-11-2019
Subuh 04:05 | Zhuhur 11:39 | Ashar 15:00 | Maghrib 17:53 | Isya 19:04 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Radio | Jadwal
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img