Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Tetap Syirikkah Orang Kafir setelah Mendapat Hidayah Allah? | rumahfiqih.com

Tetap Syirikkah Orang Kafir setelah Mendapat Hidayah Allah?

Thu 21 September 2006 23:32 | Aqidah | 5.780 views | Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com

Pertanyaan :

Assalammualaikum wr. wb.

Ustadz yang terhormat, Kita tahu bahwasannya ALLAh itu maha pengampun dari setiap dosa hambanya yang mau bertobat-kecuali dosa syirik, yaitu perbuatan yang menyekutukan ALLAH. Bagaimana dengan mereka yang sudah mendapatkan hidayah dari ALLAH kemudian memeluk agama Islam, yang notabene agama mereka itu melakukan penyembahan kepada tuhan selain ALLAH, berarti apakah mereka itu meskipun sudah masuk Islam tetap membawa dosa? Demikian, atas atas terjawabnya pertanyaan ini saya ucapkan terima kasih.

Wassalammualaikum wr. wb.

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Jawabnya tentu saja tidak. Sebab orang kafir dan musyrikin Makkah yang kerjanya sehari-hari menyembah 360 berhala di sekeliling Ka'bah, begitu masuk Islam, maka mereka jadi shahabat nabi SAW.

Hanya sedikit dari para shahabat nabi SAW itu yang dulunya bukan penyembah berhala. Tetapi ketika mereka masuk Islam, maka semua dosanya langsung dihapus Allah. Termasuk semua dosa syirik yang pernah dilakukannya.

Bahkan 10 orang shahabat dijamin masuk surga. Juga jaminan kepada para ahli Badar. Juga jaminan kepada shahabat yang ikut dalam Bai'at Aqabah, termasuk jaminan keridhaan Allah SWT kepada seluruh shahabat.

Semua itu menjelaskan bahwa masuk Islamnya seseorang musyrik ke dalam Islam akan menghapus semua dosanya di masa lalu, termasuk dosa syirik.

Lalu bagaimana dengan ayat yang menyebutan bahwa Allah SWT tidak mengampuni dosa syirik dan mengampuni dosa selainnya?

Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar. (QS. An-Nisa': 48)

Penjelasannya, bahwa yang dimaksud dosa syirik tidak diampuni adalah bila dosa syirik itu terbawa mati dan pelakunya belum sempat bertaubat selama di dunia. Dosa selain syirik, apabila terbawa mati, masih bisa ditebus dengan ampunan. Misalnya dengan adanya amal baik. Namun khusus dosa yang dilahirkan dari perbuatan syirik, tidak ada pengampunan di akhirat.

Maka kesempatannya justru ketika di dunia selama masih hidup. Dan ikrar bahwa tidak ada tuhan yang patut disembah kecuali Allah akan menggugurkan dosa-dosa syirik. Ikrar itulah yang diucapkan oleh seorang kafir musyrik ketika masuk Islam. Setelah mengucapkan ikrar itu, resmilah dia menjadi muslim dan otomatis semua dosa syiriknya langsung di-delete all. Maha suci Allah...

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc.

Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com


Baca Lainnya :

Hukum Minum Sambil Berdiri, Bolehkah?
21 September 2006, 23:30 | Kuliner | 8.579 views
Ramadhan Vs. Syaithan Laknatullah
21 September 2006, 01:41 | Puasa | 5.237 views
Setelah Pecah Ketuban Apakah Masih Harus Shalat?
21 September 2006, 01:30 | Wanita | 6.256 views
Apakah Hubungan Keluarga Juga Ada di Akhirat?
21 September 2006, 01:21 | Aqidah | 10.028 views
Keharaman Makanan di Negara Minoritas Muslim
21 September 2006, 01:18 | Kuliner | 6.675 views
Pakaian Terkena Najis
20 September 2006, 03:35 | Thaharah | 6.743 views
Definisi Luar Kota dalam Syarat Menjama' Sholat
19 September 2006, 03:25 | Shalat | 5.353 views
Sistem Bagi Hasil
18 September 2006, 22:57 | Muamalat | 5.953 views
Hak Isteri yang Dicerai
18 September 2006, 03:49 | Nikah | 5.331 views
Sholat Sunnat Rawatib
18 September 2006, 02:21 | Shalat | 13.693 views
Laki-laki Memakai Kain Sutera, Apa Hukumnya?
18 September 2006, 02:11 | Umum | 4.989 views
Shalat Tarawih atau Tahajjud di Bulan Ramadhan
15 September 2006, 00:16 | Shalat | 6.512 views
Batas Akhir Mandi Junub Waktu Bulan Puasa
15 September 2006, 00:12 | Thaharah | 8.917 views
Penemuan Benda/Uang
15 September 2006, 00:09 | Muamalat | 5.595 views
Mengapa Orang Kafir lebih Maju daripada Muslim?
15 September 2006, 00:00 | Aqidah | 6.708 views
Pernikahan Sesama Saudara Sepupu, Bolehkah?
14 September 2006, 09:45 | Nikah | 7.440 views
Demam MP3 Player, Musik Haramkah?
14 September 2006, 07:17 | Umum | 6.925 views
Jual Beli Anjing, Bolehkah?
14 September 2006, 05:36 | Muamalat | 6.196 views
Ahli Sunnah wal Jamaah, yang Mana?
12 September 2006, 07:27 | Aqidah | 6.995 views
Dengan Mesin Waktu Kembali ke Masa Lampau, Benarkah?
12 September 2006, 07:23 | Kontemporer | 6.403 views

TOTAL : 2.302 tanya-jawab | 38,398,165 views

KATEGORI
1. Aqidah 25 subtema
2. Quran 8 subtema
3. Hadits 11 subtema
4. Ushul Fiqih 7 subtema
5. Thaharah 9 subtema
6. Shalat 28 subtema
7. Zakat 11 subtema
8. Puasa 15 subtema
9. Haji 12 subtema
10. Muamalat 17 subtema
11. Nikah 20 subtema
12. Mawaris 9 subtema
13. Kuliner 7 subtema
14. Qurban Aqiqah 3 subtema
15. Negara 11 subtema
16. Kontemporer 7 subtema
17. Wanita 8 subtema
18. Dakwah 5 subtema
19. Jinayat 7 subtema
20. Umum 23 subtema

Jadwal Shalat DKI Jakarta

18-11-2019
Subuh 04:04 | Zhuhur 11:39 | Ashar 15:02 | Maghrib 17:54 | Isya 19:06 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Radio | Jadwal
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img