Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Tarawih Berjama'ah Cepat v.s. Munfarid Khusyu' | rumahfiqih.com

Tarawih Berjama'ah Cepat v.s. Munfarid Khusyu'

Mon 9 October 2006 01:42 | Shalat | 6.278 views | Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com

Pertanyaan :

Assalamu'alaikum,

Saya adalah pengikut shalat tarawih 20 rakaat. Di lingkungan saya tinggal tarawih juga dilakukan 20 rakaat, tapi hampir semuanya melaksanakan tarawih dengan cara yang cepat, sehingga saya sebagai makmum tidak dapat tenang dalam shalat apalagi khusyu'. Sedangkan saya lebih suka jika sholat itu dilakukan dengan tenang sehingga bisa paling tidak mendekati khusyu'.

bagaimana seharusnya pak ustadz, apakah saya sebaiknya mengutamakan tarawih yang berjamaah tapi hanya mengejar sahnya saja ataukah tarawih munfarid tetapi bisa mengupayakan kekhusyukan shalat saya?

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Sebenarnya kalau anda mau, Anda bisa melakukan keduanya sekaligus. Pertama, anda ikut tarawih berjamaah yang 'cepat', lalu kedua anda shalat sendirian yang menurut anda lebih khusyu'.

Mengapa kami anjurkan anda ikut tawawih yang cepat? Ada beberapa alasan. Antara lain meski pun tarawih itu cepat, biar bagaimana pun tetap berpahala. Selain juga dapat pahala berjamaah, silaturrahim dan menghidupkan atau mensyiarkan Ramadhan dengan tarawih berjamaah. Dan umumnya para ulama mengatakan yang lebih afdhal dilakukan dengan berjamaah di masjid bersama-sama dengan satu imam yang baik bacaannya.

Itulah shalat tarawih yang dilaksanakan di masa khalifah Umar bin Al-Khattab dan menjadi ijma' para shahabat.

Namun anda bisa tetap shalat dengan khusyu' dengan cara shalat sendirian setelah tarawih yang 'cepat' itu, boleh dengan niat tarawih atau tahajjud. Kalau anda lakukan sebelum tidur, maka shalat itu disebut tarawih. Kalau dilakukan setelah bangun tidur, namanya tahajjud.

Anda tidak perlu risau dengan jumlah rakaatnya, sebab di masa Umar bin Abdul Aziz, kaum muslimin di Madinah melakukan shalat tarawih sebanyak 36 rakaat.

Menurut para ulama, tidak menjadi masalah dengan jumlah rakaat dan biasanya diseimbangkan antara kualitas dan kuantitas. Kalau rakaatnya panjang, maka jumlahnya lebih sedikit. Tetapi kalau rakaatnya pendek-pendek, maka jumlahnya diperbanyak. Jadi 8 rakaat, atau 20 rakaat atau 36 rakaat, tidak jadi masalah. Semua ada dalilnya, tinggal para ulama berbeda pendapat mana yang jadi pilihan mereka.

Kalau anda niatkan untuk shalat tahajjud, juga boleh-boleh saja. Sebab haditsnya juga menyebutkan bahwa Rasulullah SAW selalu melaksanakan shalat tahajjud di bulan Ramadhan dan juga di luar Ramadhan.

Memang ada sementara kalangan ulama yang berpandangan bahwa tarawih itu adalah tahajjudnya Ramadhan. Namun umumnya para ulama umumnya tetap membedakan keduanya. Artinya, shalat tarawih dan tahajjud adalah dua ibadah yang terpisah, berbeda dan masing-masing berdiri sendiri.

Wallahu 'alam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc.

Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com


Baca Lainnya :

Negara Islam Indonesia
9 October 2006, 01:39 | Negara | 5.378 views
Pengelompokan Ayat-Ayat dalam Al-Qur'an
9 October 2006, 01:30 | Quran | 6.105 views
Muntah atau Sengaja Muntah, Batalkah Puasa?
5 October 2006, 03:14 | Puasa | 6.023 views
Zakat Mal untuk Pegawai dengan Penghasilan Tetap
5 October 2006, 03:06 | Zakat | 5.755 views
Duda Menikahi Janda tanpa Wali
5 October 2006, 02:17 | Nikah | 7.302 views
Berkumur Waktu Wudhu Saat Puasa, Mungkinkah Air Tidak Tertelan?
4 October 2006, 09:14 | Puasa | 31.927 views
Minum Air Dijampi Kiyai, Apakah Saya Syirik kepada Allah?
4 October 2006, 05:33 | Aqidah | 7.899 views
MTQ atau Perlombaan Islami Lainnya Judikah?
4 October 2006, 01:54 | Kontemporer | 5.119 views
Dzikir Al-Ma'surat Secara Berjamaah
4 October 2006, 01:40 | Kontemporer | 7.002 views
Situs Penyedia Hadits
4 October 2006, 01:40 | Hadits | 6.169 views
Dalil Shalat Tarawih Berjamaah Kuatkah?
3 October 2006, 05:57 | Shalat | 6.605 views
Status Puasa Ketika dalam Pesawat 18 Jam Perjalanan
3 October 2006, 04:23 | Puasa | 5.660 views
Batasan Hubungan dengan Tetangga yang Beragama Lain
3 October 2006, 04:20 | Zakat | 5.400 views
Zakat Mal Dibayarkan Setiap Tahun?
3 October 2006, 04:03 | Zakat | 6.125 views
Kisah Sahabat, Berhubungan Saat Puasa Ramadhan, Tidak Jadi Kena Kafarat Malah Dapat Kurma
2 October 2006, 02:27 | Puasa | 7.197 views
Apakah Ibu Tiri Mendapat Warisan dari Ayah?
2 October 2006, 02:11 | Mawaris | 5.025 views
Kapan Batas untuk Berhenti Makan dan Minum Saat Shaum?
29 September 2006, 09:11 | Puasa | 7.208 views
Zakat Mal Kapan Dibayarkan?
29 September 2006, 05:47 | Zakat | 12.296 views
Asal-Usul Perang Badar
29 September 2006, 01:19 | Umum | 5.847 views
Imam Tarawih tanpa Baca Shalawat, Sahkah?
28 September 2006, 04:12 | Shalat | 7.256 views

TOTAL : 2.302 tanya-jawab | 33,876,729 views

KATEGORI
1. Aqidah 25 subtema
2. Quran 8 subtema
3. Hadits 11 subtema
4. Ushul Fiqih 7 subtema
5. Thaharah 9 subtema
6. Shalat 28 subtema
7. Zakat 11 subtema
8. Puasa 15 subtema
9. Haji 12 subtema
10. Muamalat 17 subtema
11. Nikah 20 subtema
12. Mawaris 9 subtema
13. Kuliner 7 subtema
14. Qurban Aqiqah 3 subtema
15. Negara 11 subtema
16. Kontemporer 7 subtema
17. Wanita 8 subtema
18. Dakwah 5 subtema
19. Jinayat 7 subtema
20. Umum 23 subtema

Jadwal Shalat DKI Jakarta

25-5-2018 :
Subuh 04:35 | Zhuhur 11:51 | Ashar 15:13 | Maghrib 17:47 | Isya 18:59 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Radio
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img