Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Mimpi Didatangi Orang-Orang Sholeh | rumahfiqih.com

Mimpi Didatangi Orang-Orang Sholeh

Fri 13 October 2006 02:25 | Aqidah | 10.634 views | Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com

Pertanyaan :

Assalamualaikum wr. wb.

Pak, Ustadz, saya baru saja membaca buku "Ayat-Ayat Cinta" karya Habiburahman el-Shiraizy. Di dalam ceritanya, sang tokoh Fahri bermimpi didatangi oleh salah satu sahabat Rasulullah. Dan di dalam keterangan berikutnya disebutkan bahwa itu adalah suatu yang bisa terjadi di mana arwah orang-orang yang shaleh bisa datang dan berkomunikasi dalam mimpi. Juga disebutkan banyak riwayat-riwayat tentang kejadian tersebut.

Yang ingin saya tanyakan, apakah benar bisa arwah orang yang meninggal mendatangi kita? Bukankah alam arwah berbeda dengan alam kita? Terima kasih.

Wassalaamu'alaikum,

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Selama ada nash yang shahih menyebutkan bisa kembalinya arwah orang yang sudah meninggal, tentu saja kita terima. Mau apa lagi bila kita berhadapan dengan nash-nash yang shahih?

Maka pe-er pertama adalah meneliti keshahihan hadits-hadits itu. Sampai di mana derajatnya, shahihkah atau dhaif? Ini perlu diklarifikasi agar kita tidak hanya menduga-duga. Tugas ini tentu harus kita serahkan kepada para muhaddits yang pakar di bidangnya, agar kita bisa pastikan keshahihan semua hadits tentang kembalinya para arwah.

Masalah lainnya yang sangat penting, anggaplah misalnya ada dalil shahih tentang kembalinya arwah dan bisa bertemu dengan kita di dalam mimpi. Tapi siapakah yang bisa menjamin bahwa yang kita lihat dalam mimpi kita itu arwah yang sesungguhnya, bukan jelmaan jin yang menyamar?

Sebagaimana kita tahu bahwa jin jahat sangat pandai menjelma atau meniru rupa manusia. Bahkan mereka bisa dengan mudah masuk ke dalam mimpi kita.

Kalau pun arwah orang shalih yang kita lihat itu bisa berkomunikasi dengan kita, kira-kira apa yang dibicarakan? Adakah bicara tentang informasi syariah? Bila sampai kepada informasi syariah yang baru dan belum diajarkan Rasulullah SAW, sudah bisa dipastikan bahwa hal itu bohong. Sebab ajaran Islam sudah sempurna 100% disampaikan kepada manusia. Tidak butuh lagi info tambahan dari dunia ghaib. Mempercayai arwah orang shalih dalam bentuk tambahan syariah adalah perbuatan melanggar aqidah yang benar.

Yang kami khawatirkan adalah bahwa syetan bisa memanfaatkan peluang ini untuk menyesatkan manusia. Awalnya, dia berpura-pura jadi orang shalih. Sehingga siapa pun yang berjumpa dengannya di alam mimpi akan percaya dan menuruti nasehatnya. Mungkin nasehat itu awalnya baik, tetapi siapa yang bisa jamin bila suatu ketika jin yng menyamar itu mulai menyesatkan, terutama pada saat seseorang sudah merasa bergantung dengannya.

Maka tindakan yang paling aman adalah kita doakan saja orang tua kita yang telah wafat, atau arwah orang-orang shalih itu. Tetapi jangan terlalu percaya dengan isi mimpi kita, apalagi ada muncul tokoh orang shalih tertentu.

Islam memerintahkan kita belajar dari orang shalih sungguhan, bukan dari orang shalih yang ada di dalam mimpi. Secara jalur sanad, orang shalih di dalam mimpi tidak sah sebagai perawi, sehingga tidak ada keharusan untuk mengikutinya, meski sekilas kelihatan benar.

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc.

Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com


Baca Lainnya :

Belajar Agama Tanpa Guru
13 October 2006, 02:13 | Umum | 6.112 views
Tidak Perlu Syariat yang Wajib Prinsip Islam Saja, Benarkah?
13 October 2006, 01:56 | Negara | 5.318 views
Nuzulul Quran, setelah Pengajaran Iqro, Selanjutnya Nabi Bisa Baca?
13 October 2006, 01:31 | Quran | 8.367 views
Ustadz Keliling Meminta Zakat untuk Kepentingan Pribadi
12 October 2006, 01:47 | Zakat | 5.915 views
Hukum Darah Nifas
12 October 2006, 01:33 | Wanita | 6.910 views
hudud<-i>.html>Mungkinkah Dosa Besar Dihapus Allah Kalau Tidak di-Hudud?
12 October 2006, 01:30 | Jinayat | 5.679 views
Kapan Zakat Fitrah Diberikan?
11 October 2006, 07:14 | Zakat | 7.930 views
Hukum Bercampur di Siang Ramadhan, Zina, dan Kaffarat
10 October 2006, 06:05 | Puasa | 8.119 views
Zakat Profesi Suami Isteri Bekerja
10 October 2006, 05:58 | Zakat | 5.332 views
Hukum Air WWTP
10 October 2006, 05:41 | Thaharah | 6.405 views
Doa Kamilin Bertentangan dengan Al-Quran?
10 October 2006, 05:37 | Aqidah | 9.480 views
Tarawih Berjama'ah Cepat v.s. Munfarid Khusyu'
9 October 2006, 01:42 | Shalat | 6.645 views
Negara Islam Indonesia
9 October 2006, 01:39 | Negara | 5.784 views
Pengelompokan Ayat-Ayat dalam Al-Qur'an
9 October 2006, 01:30 | Quran | 6.742 views
Muntah atau Sengaja Muntah, Batalkah Puasa?
5 October 2006, 03:14 | Puasa | 6.410 views
Zakat Mal untuk Pegawai dengan Penghasilan Tetap
5 October 2006, 03:06 | Zakat | 6.158 views
Duda Menikahi Janda tanpa Wali
5 October 2006, 02:17 | Nikah | 9.933 views
Berkumur Waktu Wudhu Saat Puasa, Mungkinkah Air Tidak Tertelan?
4 October 2006, 09:14 | Puasa | 33.950 views
Minum Air Dijampi Kiyai, Apakah Saya Syirik kepada Allah?
4 October 2006, 05:33 | Aqidah | 12.725 views
MTQ atau Perlombaan Islami Lainnya Judikah?
4 October 2006, 01:54 | Kontemporer | 5.441 views

TOTAL : 2.302 tanya-jawab | 38,539,311 views

KATEGORI
1. Aqidah 25 subtema
2. Quran 8 subtema
3. Hadits 11 subtema
4. Ushul Fiqih 7 subtema
5. Thaharah 9 subtema
6. Shalat 28 subtema
7. Zakat 11 subtema
8. Puasa 15 subtema
9. Haji 12 subtema
10. Muamalat 17 subtema
11. Nikah 20 subtema
12. Mawaris 9 subtema
13. Kuliner 7 subtema
14. Qurban Aqiqah 3 subtema
15. Negara 11 subtema
16. Kontemporer 7 subtema
17. Wanita 8 subtema
18. Dakwah 5 subtema
19. Jinayat 7 subtema
20. Umum 23 subtema

Jadwal Shalat DKI Jakarta

22-11-2019
Subuh 04:04 | Zhuhur 11:40 | Ashar 15:04 | Maghrib 17:55 | Isya 19:08 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Radio | Jadwal
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img