Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Minuman Green Sand Bebas Alkohol, Bolehkah Dikonsumsi? | rumahfiqih.com

Minuman Green Sand Bebas Alkohol, Bolehkah Dikonsumsi?

Tue 17 October 2006 06:01 | Kuliner | 17.294 views | Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com

Pertanyaan :

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Seiring dengan perkembangan zaman, saat ini kita sebagai konsumen dihadapkan dengan berbagai pilihan makanan dan minuman. Begitu beragamnya makanan dan minuman ini membuat saya seringkali bingung apakah makanana dan minuman ini dikategorikan hala atau haram.

Salah satunya adalah minuman ringan Green Sand yang berbandrol Bebas Alkohol ini masih membuat saya kebingungan. Hal ini didasarkan pada dahulu produk Green Sand mengandung alkohol +/- 2% yang berarti haram untuk dikonsumsi. Namun sekarang minuman Green Sand berubah kemasan dengan menonjolkan bandrol Green Sand bebas Alkohol.

Yang menjadi pertanyaan saya adalah apakah minuman Green Sand various rasa dengan label "bebas alkohol" ini halal untuk dikonsumsi atau masih meragukan atau tetap haram?

Demikian pertanyaan saya, terimakasih atas perhatiannya.

Wassalamu'alaikum Wr Wb

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Kita memang seringkali melihat iklan merek minuman yang selama ini dikategorikan sebagai khamar, tapi tegas sekali menyebutkan bahwa kandungan alkoholnya 0%. Iklan seperti ini tentunya sangat membingungkan. Sebab produk tersebut selama ini dikenal sebagai khamar (minuman keras), kenapa tiba-tiba memajang tulisan besar Alkohol 0%?

Apakah berarti produk minuman itu bukan khamar?

Tidak jelas, tetapi pesan yang mungkin banyak ditangkap seolah ingin menghilangkan mitos bahwa produk tersebut bukan termasuk khamar, lantaran sudah tidak mengandung alkohol.

Lalu bagaimana sikap kita dengan klaim ini?

Majelis Ulama Indonesia (MUI) sudah menegaskan bahwa Bir Bintang dan Green Sand yang sekarang ini berkampanye menyatakan bahwa kandungan minuman produk mereka tidak mengandung Alkohol adalah tetap haram.

Ada beberapa alasan yang dikemukakan, di antaranya

1. Masalah tidak terdeteksinya kadar Alkohol itu bukan berarti jaminan bahwa minuman itu sudah 100% tidak ada Alkoholnya.

Tidak terdeteksinya alkohol pada alat yang digunakan Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetika, Majelis Ulama Indonesia (LP-POM MUI) bisa jadi dikarenakan limit deteksi alat yang dimiliki lebih tinggi dari kandungan alkohol yang mungkin ada dalam kedua minuman tersebut.

Adapun alat yangdi gunakan memiliki limit deteksi 0,1% atau 1 ppm. Sehingga jika hasil pengukuran kemudian didapatkan tidak terdeteksi, maka bukan berarti produk tersebut tidak mengandung alkohol. Boleh jadi kandungan alcoholnya di bawah 0.1 persen.

2. Alasan lain adalah dasar yang mengacu kepada Fatwa MUI no 4 tahun 2003. Disebutkan dalam fatwa itu, "Tidak boleh mengkonsumsi dan menggunakan makanan/minuman yang menimbulkan rasa/aroma (flavor) benda-benda atau binatang yang diharamkan."

Untuk kasus Bintang Zero, adanya proses pengimitasian terhadap barang haram sehingga akan mengajarkan konsumen muslim untuk menyukai sesuatu yang haram. Sedangkan pada Green Sands, proses pembuatannya sama sekali tidak berbeda dengan pembuatan bir, di mana pada tahap akhir ada usaha untuk menghilangkan alkohol.

Dengan demikian, iklan itu sama sekali tidak membuat produk itu menjadi halal dikonsumsi. Produk itu tetap haram, karena jati dirinya tetap khamar.

Wallahu a'lam bishshawab. Wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc.

Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com


Baca Lainnya :

Membaca Fatihah bagi Makmum
17 October 2006, 04:43 | Shalat | 6.424 views
Zakat Harta untuk Beli Tafsir/Al-Quran?
16 October 2006, 05:41 | Zakat | 4.597 views
Pengertian Dihapus Dosa
16 October 2006, 05:27 | Umum | 5.681 views
Belajar tentang Islam
16 October 2006, 04:08 | Aqidah | 6.015 views
Witir Ikut Jamaah Tarawih
13 October 2006, 02:36 | Shalat | 5.290 views
Nabi Pertama Bukan Adam?
13 October 2006, 02:30 | Aqidah | 6.446 views
Mimpi Didatangi Orang-Orang Sholeh
13 October 2006, 02:25 | Aqidah | 7.901 views
Belajar Agama Tanpa Guru
13 October 2006, 02:13 | Umum | 5.828 views
Tidak Perlu Syariat yang Wajib Prinsip Islam Saja, Benarkah?
13 October 2006, 01:56 | Negara | 4.974 views
Nuzulul Quran, setelah Pengajaran Iqro, Selanjutnya Nabi Bisa Baca?
13 October 2006, 01:31 | Quran | 7.791 views
Ustadz Keliling Meminta Zakat untuk Kepentingan Pribadi
12 October 2006, 01:47 | Zakat | 5.544 views
Hukum Darah Nifas
12 October 2006, 01:33 | Wanita | 6.489 views
hudud<-i>.html>Mungkinkah Dosa Besar Dihapus Allah Kalau Tidak di-Hudud?
12 October 2006, 01:30 | Jinayat | 5.556 views
Kapan Zakat Fitrah Diberikan?
11 October 2006, 07:14 | Zakat | 7.659 views
Hukum Bercampur di Siang Ramadhan, Zina, dan Kaffarat
10 October 2006, 06:05 | Puasa | 7.155 views
Zakat Profesi Suami Isteri Bekerja
10 October 2006, 05:58 | Zakat | 5.115 views
Hukum Air WWTP
10 October 2006, 05:41 | Thaharah | 6.055 views
Doa Kamilin Bertentangan dengan Al-Quran?
10 October 2006, 05:37 | Aqidah | 9.049 views
Tarawih Berjama'ah Cepat v.s. Munfarid Khusyu'
9 October 2006, 01:42 | Shalat | 6.403 views
Negara Islam Indonesia
9 October 2006, 01:39 | Negara | 5.491 views

TOTAL : 2.302 tanya-jawab | 35,142,723 views

KATEGORI
1. Aqidah 25 subtema
2. Quran 8 subtema
3. Hadits 11 subtema
4. Ushul Fiqih 7 subtema
5. Thaharah 9 subtema
6. Shalat 28 subtema
7. Zakat 11 subtema
8. Puasa 15 subtema
9. Haji 12 subtema
10. Muamalat 17 subtema
11. Nikah 20 subtema
12. Mawaris 9 subtema
13. Kuliner 7 subtema
14. Qurban Aqiqah 3 subtema
15. Negara 11 subtema
16. Kontemporer 7 subtema
17. Wanita 8 subtema
18. Dakwah 5 subtema
19. Jinayat 7 subtema
20. Umum 23 subtema

Jadwal Shalat DKI Jakarta

24-7-2019
Subuh 04:45 | Zhuhur 12:01 | Ashar 15:23 | Maghrib 17:57 | Isya 19:08 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Radio
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img