Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Wali Hakim untuk Janda dan Masa 'Iddah | rumahfiqih.com

Wali Hakim untuk Janda dan Masa 'Iddah

Thu 16 November 2006 00:09 | Nikah | 6.256 views | Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com

Pertanyaan :

Assalamu 'alaikum Wr. Wb.

Ustadz, saya janda tinggal bersama dengan seorang anak jauh dari sanak keluarga, Allah telah mempertemukan saya dengan duda Nasrani yang kemudian bersedia masuk Islam dan mau menjalani hidup sebagai seorang muslim. Apakah boleh saya menunjuk seorang wali hakim mengingat ayah saya sudah meninggal, tidak ada saudara laki-laki dan terpisah jauh dengan keluarga besar saya untuk menikahkan saya dengan calon suami saya tersebut?

Pertanyaan kedua, saya ditalak mantan suami pada tanggal 15 Oktober 2006, kapan masa iddah saya berakhir dan boleh melangsungkan pernikahan dengan calon suami saya? Terima kasih atas jawabannya.

Wassalamu 'alaikum Wr. Wb.

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Di antara semua ulama imam mazhab, hanya madzab Hanafi saja yang membolehkan janda menikahkan diri sendiri dengan laki-laki yang akan menjadi suaminya. Selain itu, nyaris seluruh ulama sepakat bahwa menikah tanpa wali itu bukan nikah bahkan zina. Bertabur dalil yang menguatkan apa yang telah menjadi pendapat jumhur ulama ini. Di antaranya:

Dari Aisyah ra berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Siapa pun wanita yang menikah tanpa izin dari walinya, maka nikahnya batil." (HR Arbaah kecuali An-Nasa'i- Abu Uwanah, Ibnu Hibban dan Al-Hakim menshahihkannya)

Selain itu juga ada hadits lainnya berikut ini:

Dari Abi Hurairah ra berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Janganlah seorang wanita menikahkan wanita lainnya. Dan jangalah seorang wanita menikahkan dirinya sendiri." (HR Ibnu Majah dan Ad-Daruquthuni dengan rijal yang tsiqat)

Maka dalam hemat kami, selama anda masih punya wali, walaupun bukan ayat kandung, tetap wajib bagi anda untuk menikah dengan melalui wali.

Daftar Urutan Wali

Para ulama telah menetapkan daftar urutan wali yang disusun sesuai dengan kedekatannya kepada seorang wanita. Nomor urut pertama adalah ayah kandung, lalu nomor urut berikutnya adalah kakek, yang dalam hal ini adalah ayah kandungnya ayah kandung. Dan demikian seterusnya dengan aturan bahwa selama masih ada urutan yang di atasnya, maka yang di bawahnya belum boleh menggantikan.

  1. Ayah kandung
  2. Kakek, atau ayah dari ayah
  3. Saudara (kakak/ adik laki-laki) se-ayah dan se-ibu
  4. Saudara (kakak/ adik laki-laki) se-ayah saja
  5. Anak laki-laki dari saudara yang se-ayah dan se-ibu
  6. Anak laki-laki dari saudara yang se-ayah saja
  7. Saudara laki-laki ayah
  8. Anak laki-laki dari saudara laki-laki ayah (sepupu)

Seandainya anda masih punya salah satu dari daftar orang di atas, mintalah dirinya menjadi wali bagi anda. Bahkan meski seandainya beliau tidak mampu datang, beliau bisa mewakilkannya kepada orang lain, yang tentunya memenuhi persyaratan sebagai wali. Dan syarat sah menjadi wali adalah:

  1. Islam
  2. Berakal
  3. Baligh
  4. Merdeka
  5. Laki-laki

Seandainya semua pun sudah tidak ada lagi, maka tetap saja anda masih butuh wali dalam pernikahan. Tapi siapa? Wali anda saat itu adalah penguasa atau hakim.

Tetapi jangan salah paham dulu, sebab wali hakim itu bukanlah orang yang bisa anda tunjuk semaunya. Yang dimaksud dengan hakim itu adalah pemerintah atau penguasa yang sah. Karena anda warga negara Indonesia, maka wali anda adalah Bapak SBY. Namun karena kesibukannya, beliau boleh mewakilkan kepada Menteri Agama, pak Maftuh Basuni. Sebagai wakil, beliau boleh mewakilkan lagi kepada para pejabatnya hingga tingkat terendah yaitu petugas KUA.

Sebagai petugas KUA, tentunya mereka punya kewenangan sah dan resmi dari negara ini untuk menjadi wali atas diri anda. Sebagaimana sabda Rasulullah saw:

Sultan adalah wali bagi wanita yang tidak punya wali

Masa Iddah Anda

Iddah seorang wanita ada beberapa macam, tergantung keadaan wanita itu dan penyebab terpisahnya dia dengan suaminya. Silahkan perhatikan tabel berikut ini

Sebab Belum disentuh Haidh (produktif) Hamil Tua (Menopouse)
Cerai 0 3 quru (2:228) Melahirkan (65:4) 3 bulan (65:4)
Wafat 0 4 bulan 10 hari (2:234) Melahirkan (65:4)

Dengan asumsi anda adalah wanita yang masih produktif, belum menopouse, masa iddah anda adalah 3 kali quru'. Dalilnya adalah firman Allah SWT L

Wanita-wanita yang dithalak hendaklah menahan dini (menunggu) selama tiga masa quru’. (Al—Baqarah: 228)

Tentang berapa lama masa quru`, di kalangan ulama berkembang dua pendapat. Pertama, masa suci dari haidh. Kedua, masa haid itu sendiri.

Namun yang menjadi pilihan buat mayoritas ulama adalah masa suci dari haidh. Hitungannya dimulai saat anda sedang suci dari haidh. Sebab bila anda dicerai saat sedang haidh, maka suami anda berdosa karena haram hukumnya menceraikan isteri pada saat sedang haidh.

Anggaplah pada tanggal 15 Oktober 2006 yang lalu anda sedang suci dari haidh. Maka masa suci itu sudah dihitung satu kali suci dari haidh. Kemudian anda mendapat haidh beberapa hari, lalu suci lagi sebulan kemudian, misalnya mulai tanggal 10 Nopember 2006. Masa suci ini berarti masa suci anda yang kedua. Lalu anda haidh lagi beberapa hari dan terus suci lagi, katakanlah pada tanggal 10 Desember 2006 nanti, maka di hari pertama anda suci dari haidh untuk yang ketiga kalinya, selesai sudah masa iddah anda.

Di hari itu juga, anda sudah boleh menikah lagi dengan laki-laki lain yang menjadi pilihan anda. Tapi tetap harus dengan keberadaan wali nikah yang sah.

Wallahu a'lam bishshawba, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc.

Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com


Baca Lainnya :

Tidak Punya Anak, Ingin Transfer Janin
16 November 2006, 00:04 | Kontemporer | 5.670 views
Cara Menebus Dosa Korban Pemaksaan Homoseks
15 November 2006, 23:59 | Jinayat | 4.956 views
Hadits tentang Tidak Makan Kecuali Lapar
15 November 2006, 23:55 | Hadits | 6.077 views
Shalat Subuh Disaksikan Para Malaikat, Maksudnya?
15 November 2006, 01:14 | Shalat | 7.871 views
Nifas Sudah Selesai, tapi Masih Keluar Darah
14 November 2006, 07:32 | Thaharah | 6.187 views
Menyikapi Orang yang Tidak Ikut Perintah Rasul
14 November 2006, 04:27 | Aqidah | 6.083 views
Makhluk Pertama yang Diciptakan Allah Versi Tasawuf
14 November 2006, 03:49 | Aqidah | 9.318 views
Kenapa al-Quran itu Harus Berbahasa Arab?
10 November 2006, 05:45 | Quran | 6.235 views
Lupa Minum Waktu Puasa Syawal
10 November 2006, 03:16 | Puasa | 5.238 views
Menyentuh Quran Terjemahan Tanpa Wudhu
10 November 2006, 02:14 | Quran | 21.325 views
Bolehkah Menikah Lagi dengan Sepupu Isteri?
9 November 2006, 04:00 | Nikah | 5.097 views
Mengapa Harus Salafi?
9 November 2006, 02:54 | Umum | 11.479 views
Apa Arti Empat Bulan Haram?
9 November 2006, 00:53 | Quran | 5.749 views
Cara Bersuci setelah Terkena Tinta, Tip-ex, atau Cat
7 November 2006, 22:43 | Thaharah | 6.650 views
Asal Muasal Ka'bah
7 November 2006, 22:29 | Haji | 6.584 views
Sikap Menghadapi Adat Istiadat di Sekitar Kita
7 November 2006, 03:49 | Aqidah | 8.049 views
Jika Ada yang Masbuk dalam Shalat Ied
7 November 2006, 03:44 | Shalat | 5.138 views
Cukup Menerima Dalil dari Ulama Zaman Dahulu?
6 November 2006, 05:21 | Hadits | 6.494 views
Ketaatan Kepada Penguasa, Adakah Batasnya?
6 November 2006, 05:11 | Negara | 6.198 views
Beberapa Hukum dalam Ibadah Haji
3 November 2006, 07:31 | Haji | 5.848 views

TOTAL : 2.302 tanya-jawab | 35,778,360 views

KATEGORI
1. Aqidah 25 subtema
2. Quran 8 subtema
3. Hadits 11 subtema
4. Ushul Fiqih 7 subtema
5. Thaharah 9 subtema
6. Shalat 28 subtema
7. Zakat 11 subtema
8. Puasa 15 subtema
9. Haji 12 subtema
10. Muamalat 17 subtema
11. Nikah 20 subtema
12. Mawaris 9 subtema
13. Kuliner 7 subtema
14. Qurban Aqiqah 3 subtema
15. Negara 11 subtema
16. Kontemporer 7 subtema
17. Wanita 8 subtema
18. Dakwah 5 subtema
19. Jinayat 7 subtema
20. Umum 23 subtema

Jadwal Shalat DKI Jakarta

24-8-2019
Subuh 04:40 | Zhuhur 11:57 | Ashar 15:17 | Maghrib 17:57 | Isya 19:05 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Radio | Jadwal
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img