Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Kenapa Imam Syafii Menjadikan Qunut Rukun Shalat Shubuh? | rumahfiqih.com

Kenapa Imam Syafii Menjadikan Qunut Rukun Shalat Shubuh?

Thu 23 November 2006 04:49 | Shalat | 9.874 views | Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com

Pertanyaan :

Assalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh

Alhamdulillah wa sholawatu 'ala rosulillah. Semoga rahmat Allah selalu meliputi kita.

Ustadz pertanyaan saya sebagai berikut:

1. Kenapa Imam Syafii menjadikan qunut salah satu dari rukun sholat shubuh?

2. Bagaimana sebenarnya hukum qunut tersebut menurut pendapat imam-iman mazhab yang lainnya?

3. Kitab Fiqih apa saja yang sudah diterjemahkan ke bahasa Indonesia dan untuk membacanya perlu ada syarahnya?

4. Kitab Hadist dan Syarah Hadist apa saja yang sudah diterjemahkan ke bahasa Indonesia?

Terima Kasih.

Assalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Tidak ada seorang pun dari kalangan ulama baik salaf maupun khalaf yang mewajibkan qunut pada shalat shubuh. Termasuk Al-Imam Asy-syafi'i rahimahullah dan para ulama dalam mazhabnya, mereka pun juga tidak pernah mewajibkannya.

Mazhab Syafi'iyah hanya mengatakan bahwa qunut pada shalat shubuh itu sunnah muakkadah, yaitu sunnah yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan. Namun yang namanya sunnah tetap sunnah, tidak pernah sampai kepada wajib, apalagi rukun.

Padahal antara sunnah, wajib dan rukun, punya pengertian yang sangat berbeda dan spesifik. Rukun ibarat tiang pada bangunan, satu saja tidak terpenuhi, maka bangunan itu akan roboh. Bila salah satu rukun shalat tidak dikerjakan, maka shalat itu batal dan tidak sah. Harus diulangi lagi dari semula.

Sementara bila hanya sunnah saja, maka bila tidak dikerjakan tidak akan merusak semua rangkaian ibadah shalat. Meski pun nilainya sunnah muakkadah sekalipun.

Lalu mengapa kalangan mazhab Asy-Syafi'i berpendapat bahwa qunut itu sunnah muakkadah?

Jawabnya akan kita ketahui ketika kita melihat kepada sebab perbedaan pendapat di kalangan para ulama. Dalam hal ini, penyebabnya adalah perbedaan dalam menilai keshahihan hadits.

Umumnya para ulama hadits mendhaifkan hampir semua hadits yang mengatakan bahwa Rasulullah SAW melakukan qunut pada waktu shalat shubuh. Bahan Imam Malik rahimahullah sampai mengatakan bahwa qunut pada shalat shubuh itu bid'ah. Lantaran haditsnya dinilai tidak kuat.

Namun menurut mazhab As-Syafi'i, tidak semua hadits tentang qunut itu dhaif (lemah), masih ada beberapa hadits yang menurut mereka kuat dan bisa dijadikan landasan syar'i dari qunut pada shalat shubuh.

Dan karena masing-masing ulama itu punya kapasitas yang memadai untuk menilai derajat suatu hadits, tentu saja kita tidak boleh langsug menafika salah satunya.

Yang dibolehkan adalah mengikuti salah satu pendapat itu dan yakin akan kekuatan dalilnya, namun tidak boleh mencela atau memaki ulama ahli hadits yang pendapatnya berbeda dengan kita.

As-Syafi'i adalah ulama besar yang ilmunya diakui oleh semua ulama yang ada, baik di masa lalu maupun di masa sekarang. Meski belum tentu selalu benar dalam semua pendapatnya, namun ketika kita tidak setuju dengan pendapatnya, bukan berarti kita boleh memaki dan mencela orang lain yang mengikuti pendapat selevel beliau.

Apalagi mengingat bahwa Al-Imam Asy-syafi'i dan para ulama mazhabnya juga ahli hadits juga, selain mereka sebagai ahli fiqih. Karena itu pendapat mereka sudah barang tentu dilandasi atas kajian kritik hadits yang kuat dan bisa diterima. Bahwa hasilnya berbeda dengan hasil umumnya para ulama, bukan hal yang asing atau aneh.

Kitab Terjemahan

Adapun pertanyaan anda tentang kitab-kitab fiqih dan hadits terjemahan, sebenarnya cukup banyak yang sudah pernah diterjemahkan. Tetapi yang sudah diterjemahkan itu belum tentu tersedia di toko-toko buku. Kalau pun ada, tidak semua toko buku menjualnya. Hanya toko kitab tertentu yang menjualnya.

Penyebabnya anda pasti sudah bisa menduga, yaitu karena buku-buku rujukan itu umumnya kurang laris dibandingkan dengan jenis buku agam lainnya. Padahal halamannya lumayan banyak. Maka yang beli hanya beberapa gelintir orang saja. Dan menurut hitung-hitungan penerbit, corak buku seperti ini kurang menguntungkan.

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc.

Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com


Baca Lainnya :

Pernikahan Tanpa Wali Pengantin Pria
20 November 2006, 04:19 | Nikah | 5.134 views
Hukuman Bagi Pemerkosa
20 November 2006, 04:14 | Jinayat | 7.049 views
Hukum Software Bajakan
20 November 2006, 03:43 | Kontemporer | 7.224 views
Ribakah Royalti?
17 November 2006, 02:45 | Kontemporer | 5.103 views
Hukum Kuis Superdeal Milyaran
17 November 2006, 02:41 | Muamalat | 5.328 views
Mendoakan Orang Kena Musibah Agar Sadar
17 November 2006, 02:25 | Umum | 6.160 views
Wali Hakim untuk Janda dan Masa 'Iddah
16 November 2006, 00:09 | Nikah | 7.045 views
Tidak Punya Anak, Ingin Transfer Janin
16 November 2006, 00:04 | Kontemporer | 5.882 views
Cara Menebus Dosa Korban Pemaksaan Homoseks
15 November 2006, 23:59 | Jinayat | 5.104 views
Hadits tentang Tidak Makan Kecuali Lapar
15 November 2006, 23:55 | Hadits | 6.300 views
Shalat Subuh Disaksikan Para Malaikat, Maksudnya?
15 November 2006, 01:14 | Shalat | 8.443 views
Nifas Sudah Selesai, tapi Masih Keluar Darah
14 November 2006, 07:32 | Thaharah | 6.389 views
Menyikapi Orang yang Tidak Ikut Perintah Rasul
14 November 2006, 04:27 | Aqidah | 6.432 views
Makhluk Pertama yang Diciptakan Allah Versi Tasawuf
14 November 2006, 03:49 | Aqidah | 9.889 views
Kenapa al-Quran itu Harus Berbahasa Arab?
10 November 2006, 05:45 | Quran | 6.526 views
Lupa Minum Waktu Puasa Syawal
10 November 2006, 03:16 | Puasa | 5.345 views
Menyentuh Quran Terjemahan Tanpa Wudhu
10 November 2006, 02:14 | Quran | 21.966 views
Bolehkah Menikah Lagi dengan Sepupu Isteri?
9 November 2006, 04:00 | Nikah | 5.233 views
Mengapa Harus Salafi?
9 November 2006, 02:54 | Umum | 12.351 views
Apa Arti Empat Bulan Haram?
9 November 2006, 00:53 | Quran | 5.907 views

TOTAL : 2.302 tanya-jawab | 38,365,661 views

KATEGORI
1. Aqidah 25 subtema
2. Quran 8 subtema
3. Hadits 11 subtema
4. Ushul Fiqih 7 subtema
5. Thaharah 9 subtema
6. Shalat 28 subtema
7. Zakat 11 subtema
8. Puasa 15 subtema
9. Haji 12 subtema
10. Muamalat 17 subtema
11. Nikah 20 subtema
12. Mawaris 9 subtema
13. Kuliner 7 subtema
14. Qurban Aqiqah 3 subtema
15. Negara 11 subtema
16. Kontemporer 7 subtema
17. Wanita 8 subtema
18. Dakwah 5 subtema
19. Jinayat 7 subtema
20. Umum 23 subtema

Jadwal Shalat DKI Jakarta

17-11-2019
Subuh 04:04 | Zhuhur 11:39 | Ashar 15:02 | Maghrib 17:54 | Isya 19:05 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Radio | Jadwal
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img