Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Nikah Tanpa Wali dan Saksi, Bagaimana Caranya Pisah? | rumahfiqih.com

Nikah Tanpa Wali dan Saksi, Bagaimana Caranya Pisah?

Thu 23 November 2006 06:55 | Nikah | 6.243 views | Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com

Pertanyaan :

Assalamu'alaikum wr. wb.

Ust, yang saya hormati.
Saya adalah seorang janda telah menikah dengan seorang duda. Pernikahan kami ini tidak ada wali dan saksi (hanya kami berdua). Suami saya yang mengucapkan ijab kabul sendiri ke saya. Kami tidak layaknya seperti pasangan suami-isteri lainnya. Kami hidup berpisah, suami di kontrakan dan saya bersama dengan orang tua saya. Pertemuan kami hanya seminggu sekali. Sekarang ini saya sedang ada masalah, masalahnya diam-diam suami saya itu menikah lagi dengan sahabatnya.

Dia menikah lagi karena katanya saya selalu minta putus dengan dia (saya selalu mengucapkan gugat cerai). Saya melakukan itu karena saya merasa suami saya ternyata seorang play boy, pembohong, suami mengambil kembali mahar yang telah dia berikan kepada saya dan dia memberikannya kepada wanita yang dinikahinya sekarang. Yang ingin saya tanyakan:

1. Apakah yang harus saya lakukan, Ustaz? Apakah saya harus meminta surat pernyataan cerai dari suami saya?

2. Apakah saya tetap harus menunggu masa iddah?

3. Apakah hubungan yang saya lakukan itu zina? karena Setahu saya suami sudah menebus dengan mahar akan tetapi mahar tersebut diambilnya kembali.

Saya mohon ustaz menjawabnya, karena hati saya sangat gamang dan selalu dihantui rasa dosa yang sangat besar.

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Karena 'akad nikah' yang anda berdua lakukan tidak menghadirkan wali dan saksinya, maka hukumnya tidak sah atau batil. Artinya, tidak pernah terjadi pernikahan apa pun anda anda berdua.

Sabda Rasulullah SAW telah menegaskan hal itu:

Dari Aisyah ra berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Siapapun wanita yang menikah tanpa izin walinya maka nikahnya itu batil. Jika (si laki-laki itu) menggaulinya maka harus membayar mahar buat kehormatan yang telah dihalalkannya. Dan bila mereka bertengkar, maka Sulthan adalah wali bagi mereka yang tidak punya wali." (HR Ahmad, Abu Daud, Tirmizi dan Ibnu Majah.)

Dari Abi Buraidah bin Abi Musa dari Ayahnya berkata bahwa Rasulullah SAW telah bersabda, "Tidak ada nikah kecuali dengan wali." (HR Ahmad dan Empat)

Dari Al-Hasan dari Imran marfu'an, "Tidak ada nikah kecuali dengan wali dan dua saksi." (HR Ahmad).

Tidak Ada Talak dan Masa Iddah

Oleh karena tidak pernah terjadi hubungan pernikahan baik secara syariah atau pun secara hukum negara, maka untuk berpisah pun tidak membutuhkan perceraian. Sebab anda belum pernah menjadi isterinya dan dia juga tidak pernah menjadi suami anda. Meski dia pernah memberikan 'mahar' kepada anda.

Konsekuensi lainnya, karena tidak ada talak, maka tida ada masa iddah buat anda. Sebab masa iddah itu hanya berlaku bila sebelumnya ada hubungan pernikahan lau terjadi perpisahan, baik karena cerai atau karena ditinggal wafat.

Kami tidak ingin berburuk sangka untuk mengatakan bahwa hubungan anda berdua sudah sampai melakukan hubungan seksual. Tetapi kalau pun itu benar, maka yang anda lakukan 100% adalah zina. Untuk itu bertobatlah dengan taubat yang benar. Berhentilah sekarang juga dari melakukannya, lalu mintalah ampunan dari Allah SWT, sesali semuanya, bersumpahlah untuk tidak akan pernah mengulanginya lagi.

Lepas dari masalah zina kalau memang benar ada,maka zina sama sekali tidak pernah mengikatkan pasangan menjadi semacam suami isteri atau sejenisnya. Orang yang habis berzina sama sekali tidak punya hubungan apa pun.

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc.

Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com


Baca Lainnya :

Kenapa Imam Syafii Menjadikan Qunut Rukun Shalat Shubuh?
23 November 2006, 04:49 | Shalat | 10.166 views
Pernikahan Tanpa Wali Pengantin Pria
20 November 2006, 04:19 | Nikah | 5.302 views
Hukuman Bagi Pemerkosa
20 November 2006, 04:14 | Jinayat | 7.393 views
Hukum Software Bajakan
20 November 2006, 03:43 | Kontemporer | 7.424 views
Ribakah Royalti?
17 November 2006, 02:45 | Kontemporer | 5.206 views
Hukum Kuis Superdeal Milyaran
17 November 2006, 02:41 | Muamalat | 5.492 views
Mendoakan Orang Kena Musibah Agar Sadar
17 November 2006, 02:25 | Umum | 6.488 views
Wali Hakim untuk Janda dan Masa 'Iddah
16 November 2006, 00:09 | Nikah | 8.458 views
Tidak Punya Anak, Ingin Transfer Janin
16 November 2006, 00:04 | Kontemporer | 6.065 views
Cara Menebus Dosa Korban Pemaksaan Homoseks
15 November 2006, 23:59 | Jinayat | 5.246 views
Hadits tentang Tidak Makan Kecuali Lapar
15 November 2006, 23:55 | Hadits | 6.536 views
Shalat Subuh Disaksikan Para Malaikat, Maksudnya?
15 November 2006, 01:14 | Shalat | 9.425 views
Nifas Sudah Selesai, tapi Masih Keluar Darah
14 November 2006, 07:32 | Thaharah | 6.602 views
Menyikapi Orang yang Tidak Ikut Perintah Rasul
14 November 2006, 04:27 | Aqidah | 6.678 views
Makhluk Pertama yang Diciptakan Allah Versi Tasawuf
14 November 2006, 03:49 | Aqidah | 10.782 views
Kenapa al-Quran itu Harus Berbahasa Arab?
10 November 2006, 05:45 | Quran | 6.735 views
Lupa Minum Waktu Puasa Syawal
10 November 2006, 03:16 | Puasa | 5.451 views
Menyentuh Quran Terjemahan Tanpa Wudhu
10 November 2006, 02:14 | Quran | 22.495 views
Bolehkah Menikah Lagi dengan Sepupu Isteri?
9 November 2006, 04:00 | Nikah | 5.368 views
Mengapa Harus Salafi?
9 November 2006, 02:54 | Umum | 12.798 views

TOTAL : 2.302 tanya-jawab | 40,822,181 views

KATEGORI
1. Aqidah 25 subtema
2. Quran 8 subtema
3. Hadits 11 subtema
4. Ushul Fiqih 7 subtema
5. Thaharah 9 subtema
6. Shalat 28 subtema
7. Zakat 11 subtema
8. Puasa 15 subtema
9. Haji 12 subtema
10. Muamalat 17 subtema
11. Nikah 20 subtema
12. Mawaris 9 subtema
13. Kuliner 7 subtema
14. Qurban Aqiqah 3 subtema
15. Negara 11 subtema
16. Kontemporer 7 subtema
17. Wanita 8 subtema
18. Dakwah 5 subtema
19. Jinayat 7 subtema
20. Umum 23 subtema

Jadwal Shalat DKI Jakarta

24-1-2020
Subuh 04:31 | Zhuhur 12:06 | Ashar 15:29 | Maghrib 18:21 | Isya 19:33 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Radio | Jadwal
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img