Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Balap Mobil, Tinju, Panjat Tebing, Bolehkah? | rumahfiqih.com

Balap Mobil, Tinju, Panjat Tebing, Bolehkah?

Mon 27 November 2006 04:30 | Umum | 4.744 views | Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com

Pertanyaan :

Assalamu'alaikum wr. wb.

Pak Ustadz yang dirohmati Allah, kali ini pertanyaan saya mengenai olah raga yang beresiko tinggi di mana nyawa sebagai taruhannya seperti balap mobil, tinju, panjat tebing, dan lain-lain. Apakah diperbolehkan oleh Islam?

Jazakallohu khoiron katsiron.

Wassalamu'alaikum wr. wb.

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Kalau pun ada larangan, sebenarnya bukan karena resiko tinggi mempertaruhkan nyawa, tetapi pada tingkat madharat yang ditimbulkan serta manfaat yang bisa diambil buat masyarakat.

Dan istilah mempertaruhkan nyawa itu agak relatif kedengarannya. Misalnya, apakah profesi menjadi tentara tidak mempertaruhkan nyawa juga? Atau jadi penerbang pesawat tempur, atau jadi astronot, atau jadi keamanan (sekuriti) pada fasilitas tertentu? Bahkan tugas menjadi cleaning service pada bagian luar gedung pencakar langit pun terasa nuansa bercanda dengan maut, bukan?

Semua profesi itu umumnya oleh orang awam seringkali dibilang mempertaruhan nyawa. Karena terkesan sangat dekat dengan ancaman kematian. Dan kenyataannya memang demikian.

Maka dari itu, selayaknya mereka yang bekerja di garis batas antara hidup dan mati, lebih bertaqwa dan lebih kuat tawakkalnya kepada Allah. Bukan sebaliknya, malah jadi pengingkar agama dan pelaku maksiat.

1. Panjat Tebing

Oleh raga panjat tebing memang beresiko kematian, namun kalau dilakukan sesuai standar dan prosedur keamanan, insya Allah akan aman. Kecuali atas kehendak Allah.

Tapi kalau sudah bicara kehendak Allah, sebenarnya tidak ada keadaan yang aman 100% dari kematian. Meski pun kita berada di dalam benteng yang berlapis-lapis, asalkan sudah Allah tetapkan meninggal, tentu akan meninggal juga.

Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendatipun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh. (QS An-Nisa: 78)

2. Tinju

Sedangkan olah raga tinju, seharusnya memang dilarang saja. Sebab olah raga ini oleh para dokter memang tidak pernah dinyatakan aman. Meski tidak sampai membuat petinju mati di ring, namun kerusakan otak di kepala sudah menjadi sebuah kepastian.

Mengingat otak manusia itu hanya benda yang lemah dan mudah hancur, kebetulan adanya di dalam tempurung kepala yang keras. Namun bukan berarti dibolehkan memukul pada kepala, meski tujuannya untuk olah raga tinju sekalipun.

Maka seharusnya oleh raga tinju diharamkan, karena memberikan madharat yang lebih besar dari pada manfaat yang didapat. Masih banyak cabang olah raga lain yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh, ketimbang melakukan olah raga yang beresiko pada kerusakan otak. Meski dengan memakai pelindung sekalipun.

Maka larangan bertinju sama dengan kasus larangan untu menghisap asap rokok. Keduanya adalah tindakan yang membahayakan kesehatan tubuh manusia.

Boleh dibilang tidak ada batas aman dan prosedur yang dibenarkan dalam olah raga bertinju, karena pada dasarnya tinju itu menghancurkan otak manusia. Sama dengan tidak adanya batas aman dari asap rokok yang bisa ditolelir.

Dua pernyataan ini bukan perkataan ulama, melainkan para ahli ilmu pengetahuan berdasarkan temuan empiris.

3. Balap Mobil

Sedangkan balap mobil, secara fisik memang beresiko kematian atau kecelakaan, namun asal dilakukan dengan prosedur keamanan yang baik, tidak terlalu bermasalah. Kecuali mungkin masalah pemborosan harta. Sebab harga yang harus dikeluarkan dari hobi balapan ini tidak tanggung-tanggung mahalnya. Sementara di sekeliling kita masih banyak orang kelaparan sampai harus mencuri.

Kalau pun oleh raga balap mobil ini mau dilakukan, paling tidak masalah ketimpangan sosialnya perlu dibenahi terlebih dahulu. Dan kalau mau agak murah, mengapa tidak menggunakan balapan mobil virtual saja, yaitu games pada komputer?

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc.

Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com


Baca Lainnya :

Halalkah Bekerja di Media Televisi? (Pertanyaan Lanjutan)
27 November 2006, 04:27 | Muamalat | 5.522 views
Hadits yang Mengharamkan Seseorang Berpuasa
24 November 2006, 10:03 | Hadits | 4.929 views
Dosa Onani Saat Puasa, Bagaimana Membayarnya?
24 November 2006, 09:58 | Puasa | 18.908 views
Halalkah Bekerja di Media Televisi?
23 November 2006, 09:13 | Muamalat | 5.054 views
Nikah Tanpa Wali dan Saksi, Bagaimana Caranya Pisah?
23 November 2006, 06:55 | Nikah | 5.387 views
Kenapa Imam Syafii Menjadikan Qunut Rukun Shalat Shubuh?
23 November 2006, 04:49 | Shalat | 9.569 views
Pernikahan Tanpa Wali Pengantin Pria
20 November 2006, 04:19 | Nikah | 4.964 views
Hukuman Bagi Pemerkosa
20 November 2006, 04:14 | Jinayat | 6.562 views
Hukum Software Bajakan
20 November 2006, 03:43 | Kontemporer | 7.029 views
Ribakah Royalti?
17 November 2006, 02:45 | Kontemporer | 4.955 views
Hukum Kuis Superdeal Milyaran
17 November 2006, 02:41 | Muamalat | 5.151 views
Mendoakan Orang Kena Musibah Agar Sadar
17 November 2006, 02:25 | Umum | 5.920 views
Wali Hakim untuk Janda dan Masa 'Iddah
16 November 2006, 00:09 | Nikah | 6.210 views
Tidak Punya Anak, Ingin Transfer Janin
16 November 2006, 00:04 | Kontemporer | 5.665 views
Cara Menebus Dosa Korban Pemaksaan Homoseks
15 November 2006, 23:59 | Jinayat | 4.952 views
Hadits tentang Tidak Makan Kecuali Lapar
15 November 2006, 23:55 | Hadits | 6.071 views
Shalat Subuh Disaksikan Para Malaikat, Maksudnya?
15 November 2006, 01:14 | Shalat | 7.856 views
Nifas Sudah Selesai, tapi Masih Keluar Darah
14 November 2006, 07:32 | Thaharah | 6.182 views
Menyikapi Orang yang Tidak Ikut Perintah Rasul
14 November 2006, 04:27 | Aqidah | 6.073 views
Makhluk Pertama yang Diciptakan Allah Versi Tasawuf
14 November 2006, 03:49 | Aqidah | 9.303 views

TOTAL : 2.302 tanya-jawab | 35,716,603 views

KATEGORI
1. Aqidah 25 subtema
2. Quran 8 subtema
3. Hadits 11 subtema
4. Ushul Fiqih 7 subtema
5. Thaharah 9 subtema
6. Shalat 28 subtema
7. Zakat 11 subtema
8. Puasa 15 subtema
9. Haji 12 subtema
10. Muamalat 17 subtema
11. Nikah 20 subtema
12. Mawaris 9 subtema
13. Kuliner 7 subtema
14. Qurban Aqiqah 3 subtema
15. Negara 11 subtema
16. Kontemporer 7 subtema
17. Wanita 8 subtema
18. Dakwah 5 subtema
19. Jinayat 7 subtema
20. Umum 23 subtema

Jadwal Shalat DKI Jakarta

21-8-2019
Subuh 04:41 | Zhuhur 11:57 | Ashar 15:18 | Maghrib 17:58 | Isya 19:06 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Radio | Jadwal
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img