Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Bagaimana Cara Merelakan Suami Berpoligami? | rumahfiqih.com

Bagaimana Cara Merelakan Suami Berpoligami?

Thu 27 December 2012 11:28 | Nikah | 8.922 views | Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com

Pertanyaan :

Assalamu'alaikum.

Ustadz saya seorang isteri yang sudah punya anak. Saya mulai berpikir jika suami saya bisa saja suatu waktu nanti menikah lagi. Bagaimana saya bersikap nanti jika suami saya sampai melakukan poligami sebelum dan sesudahnya?

Wassalamu'alaikum,

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Setiap wanita pasti tidak suka kalau suaminya kawin lagi. Jangankan wanita biasa, bahkan seorang Aisyah isteri nabi Muhammad SAW sekalipun, sangat tidak suka kalau suaminya kawin lagi.

Padahal, yang dinikahi beliau SAW semuanya wanita tua, janda lagi. Padahal satu-satunya wanita yang dinikahi Rasulullah SAW dalam keadan perawan, muda dan cantik, hanyalah Aisyah ra. seorang. Padahal Aisyah ra. sendiri bukanlah cinta pertama Rasulullah SAW. Tetapi memang begitulah perasaan seorang wanita di mana pun di dunia ini, hatinya mudah was-was, perasaannya gampang khawatir, intuisinya mudah dibakar rasa cemburu sekaligus rasa cemas atas sebuah bayangan yang diciptakannya sendiri.

Bukti kongkritnya adalah anda sendiri. Suami anda masih utuh, bahkan mungkin sama sekali tidak pernah terbersit untuk menikah lagi, tapi sebagai isteri, anda sudah punya perasaan yang teralu jauh. Belum apa-apa, sudah membayangkan kalau dimadu, diterlantarkan, atau disia-siakan.

Namun boleh dibilang nyaris tidak ada yang bisa dilakukan untuk menghilangkan sifat dan perasaan para wanita yang satu ini. Sifat cemas, cemburu dan mudah khawatir. Seolah sifat-sifat ini dengan variannya adalah takdir dari Allah SWT yang tidak bisa diubah-ubah lagi.

Sia-sia saja seorang suami membujuk isterinya yang sedang dilanda rasa khawatir dan cemas yang tercitra dari imaji ciptaannya sendiri. Sebagaimana mungkin akan sia-sia nasehat dari para ustadz, kiyai, ulama atau sesepuh sekalipun. Sebab perasaan seorang wanita adalah sebuah objek yang terlalu sulit untuk dimengerti oleh logika seorang laki-laki. Bahkan seringkali diri wanita itu sendiri pun tidak pernah bisa memahami perasaan-perasaan yang muncul begitu saja.

Pandangan Syariah

Dalam pandangan syariah, seorang suami belum dihalalkan untuk menikah lagi, kecuali telah cukup syarat-syaratnya.

Syarat utama adalah kemampuan untuk memberi nafkah yang cukup. Bila dengan menikah lagi, nafkah anak dan isterinya menjadi terlantar, maka kawin lagi merupakan dosa besar baginya. Karena menelantarkan nafkah kepada orang yang wajib dinafkahi.

Syarat kedua, bila seandainya suami punya kemampuan dari segi harta, maka kepada dirinya dituntun sikap adil kepada isteri-isterinya itu. Bila tidak mampu berbuat adil, maka perintah Allah SWT adalah menikah cukup dengan satu wanita saja.

Sebenarnya, cukup dua syarat ini saja, akan membuat seorang suami berpikir seratus kali, sebelum berani memikirkan untuk berpoligami. Meski hanya dua syaratnya, namun tidak semua laki-laki memilikinya.

Dan yang terpenting, sekuat apa pun seorang isteri ingin memiliki suaminya seutuhnya, tidak akan pernah bisa. Sebab suatu hari pasti akan terjadi perpisahan juga. Kalau bukan isteri yang meninggalkan, maka suami yang akan meninggalkan. Misalnya karena kematian. Sesuatu yang pasti terjadi hanya dalam hitungan tahun ke depan.

Kalau hal ini direnungkan, yakni semua yang kita anggap milik kita ini sebenarnya hanya sementara saja, maka mungkin kita akan punya sedikit mental yang agak tegar.

Secinta apa pun seorang suami kepada isterinya, pastilah tidak akan diajaknya masuk ke kuburan. Demikian juga sebaliknya tentunya.

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc.

Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com


Baca Lainnya :

Bagaimana Cara Mandi Junub Jika Terluka
27 December 2012, 11:24 | Thaharah | 9.651 views
Pendanaan Dalam Pilkada
27 December 2012, 11:17 | Muamalat | 6.112 views
Apakah Ikhwanul Muslimin Itu Teroris?
26 December 2012, 04:27 | Negara | 11.132 views
Hukum Memakai Kontak Lens
26 December 2012, 03:45 | Wanita | 12.785 views
Mengadakan Pengajian di Malam Tahun Baru Masehi
26 December 2012, 00:01 | Aqidah | 12.386 views
Memeriahkan Acara Tahun Baru Masehi
25 December 2012, 23:32 | Aqidah | 7.555 views
Hukum Mengucapkan Selamat Natal
25 December 2012, 06:33 | Aqidah | 20.120 views
Bertelepon Mesra Hingga 'Basah'
24 December 2012, 22:59 | Nikah | 10.218 views
Menikah dengan Mantan Kakak Ipar, Bolehkah?
23 December 2012, 07:04 | Nikah | 9.393 views
Tanda Kiamat: Budak Wanita Melahirkan Majikannya, Maksudnya?
21 December 2012, 13:39 | Aqidah | 18.490 views
Saya Anak Zina, Siapa Wali Nikah Saya?
20 December 2012, 12:22 | Nikah | 10.685 views
Air Musta'mal
18 December 2012, 23:45 | Thaharah | 12.712 views
Pembagian Waris Dari Suami Yang Meninggal
18 December 2012, 00:34 | Mawaris | 25.090 views
Mewarnai Rambut
17 December 2012, 23:34 | Umum | 9.437 views
Belajar Agama Lewat Internet
17 December 2012, 21:34 | Dakwah | 7.613 views
Apakah Keringat Pemakan Babi dan Anjing Hukumnya Najis?
17 December 2012, 04:01 | Thaharah | 10.351 views
Talaq Tiga dan Solusi Yang Baik
16 December 2012, 23:24 | Nikah | 36.046 views
Kuis Boleh dan Judi Haram, Apa Bedanya?
16 December 2012, 21:30 | Muamalat | 8.650 views
Benarkah Ahli Kitab Sekarang Sama dengan di Masa Nabi?
16 December 2012, 16:11 | Aqidah | 9.051 views
Pembatalan Pernikahan
15 December 2012, 00:45 | Nikah | 8.957 views

TOTAL : 2.302 tanya-jawab | 36,229,680 views

KATEGORI
1. Aqidah 25 subtema
2. Quran 8 subtema
3. Hadits 11 subtema
4. Ushul Fiqih 7 subtema
5. Thaharah 9 subtema
6. Shalat 28 subtema
7. Zakat 11 subtema
8. Puasa 15 subtema
9. Haji 12 subtema
10. Muamalat 17 subtema
11. Nikah 20 subtema
12. Mawaris 9 subtema
13. Kuliner 7 subtema
14. Qurban Aqiqah 3 subtema
15. Negara 11 subtema
16. Kontemporer 7 subtema
17. Wanita 8 subtema
18. Dakwah 5 subtema
19. Jinayat 7 subtema
20. Umum 23 subtema

Jadwal Shalat DKI Jakarta

15-9-2019
Subuh 04:30 | Zhuhur 11:49 | Ashar 15:03 | Maghrib 17:54 | Isya 19:01 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Radio | Jadwal
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img