Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Memakai Kalung ID Card bagi Laki-laki | rumahfiqih.com

Memakai Kalung ID Card bagi Laki-laki

Thu 14 December 2006 04:04 | Kontemporer | 5.898 views | Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com

Pertanyaan :

Assalamu 'alaikum,

Semoga Pak Ustadz selalu dalam bimbingan Allah SWT. Amin.

Langsung saja, saya ingin menanyakan perihal hukum memakai kalung ID card yang kini sudah menjadi lazim di kantor-kantor. Karena dalam pembahasan Pak Ustadz sebelumnya kalung merupakan perhiasan wanita yang haram dipakai laki-laki.

Wassalam

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Kalung perhiasan memang identik dengan cara berhias para wanita. Dan laki-laki diharamkan berhias dengan gaya berhias wanita. Apalagi bila kalung perhiasan itu terbuat dari emas, maka haramnya dua kali lipat.

Namun bukan berarti segala benda yang dikalungkan termasuk hukum kalung yang diharamkan untuk dikenakan. Ada banyak benda yang secara teknis perlu dikalungkan di leher, baik demi kepraktisan atau karena memang tidak ada cara lain.

Katakan saja misalnya seorang dokter yang bekerja menggunakan stateskop yang berfungsi salah satunya untuk mendengarkan detak jantung pasien. Biasanya, alat ini dikalungkan di leher pak dokter. Apakah kita akan mengharamkan pak dokter mengalungkan stateskopnya dengan alasan bahwa kalung itu haram dikenakan buat laki-laki?

Misal lainnya adalah pelindung dada yang sering digunakan pengendara sepeda motor. Pelindung ini sangat bermanfaat menahan angin langsung menerpa dada ketika berkendaraan di jalan raya. Cara menggunakannya pun dengan dikalungkan di leher. Apakah kita juga akan mengharamkan alat pelindung ini, hanya karena cara penggunaannya dengan dikalungkan?

Para jamaah haji di tanah suci biasanya dibekali oleh penyelenggara haji sebuah tas kecil yang bisa dikalungkan di leher. Isinya sangat penting, seperti passport dan dokumen lainnya. Bahkan terkadang diisi dengan kitab-kitab kecil petunjuk manasik haji dan juga doa-dosa tertentu untuk dibaca saat ritual haji. Apakah kita akan mengatakan bahwa tas kecil yang dikalungkan oleh ratusan ribu jamaah haji itu haram hukumnya, hanya lantaran cara mengenakanya dengan dikalungkan di leher?

Cara pendekatan yang benar dalam hal ini bahwa yang diharamkan itu adalah seorang laki-laki mengenakan kalung perhiasan sebagaimana layak kalung perhiasan yang dikenakan oleh para wanita. Karena ada unsur tasyabbuh (menyerupai) antara laki-laki dan perempuan. Terlebih bila kalung itu terbuat dari emas. Karena laki-laki diharamkan mengenakan emas.

Namun kesimpulan itu tidak berarti bahwa kita mengharamkan segala benda yang cara mengenakannya dengan dikalungkan di leher. ID card yang dikenakan para karyawan di perkantoran sama sekali bukan kalung perhiasan, baik dari segi cara memakai, fungsi, manfaat dan tujuan. Semuanya berbeda. Sehingga hukumnya tidak bisa disamakan dengan hukum mengenakan kalung di atas. Demikian juga dengan stateskop, pelindung dada dan tas kecil jamaah haji.

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc.

Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com


Baca Lainnya :

Masbuk ketika Imam Duduk Tasyahud Akhir?
13 December 2006, 01:26 | Shalat | 6.129 views
Menggunakan Fasilitas Kesehatan Orang Lain
13 December 2006, 01:16 | Umum | 4.295 views
Arisan Qurban, Bisakah?
12 December 2006, 04:11 | Qurban Aqiqah | 7.276 views
Berniat Qurban Sapi, Apakah Akan Ditegur Allah Bila Saya Kurban Kambing?
12 December 2006, 02:12 | Qurban Aqiqah | 6.016 views
Pembangunan Masjid Dua Lantai Multi Fungsi
12 December 2006, 01:08 | Umum | 5.981 views
Dasar Zakat Penghasilan
11 December 2006, 01:00 | Zakat | 6.145 views
Mengapa Rasulullah Melarang Puterinya Dipoligami?
8 December 2006, 02:39 | Nikah | 8.358 views
Kafalah untuk Pengelola Lembaga Amil Zakat
8 December 2006, 02:39 | Zakat | 7.432 views
Sebenarnya Perempuan Pakai Celana, Boleh Gak Sih?
8 December 2006, 02:23 | Kontemporer | 10.214 views
HIV/AIDS dalam Perspektif Islam dan Upaya Pencegahannya
8 December 2006, 02:19 | Umum | 5.680 views
Ibu Menikah Saat Hamil, Dapatkah Kakak Saya Menjadi Wali?
8 December 2006, 02:14 | Nikah | 5.670 views
Menghajikan Almarhum Ayah dan Wakaf Tunai
7 December 2006, 00:32 | Haji | 6.573 views
Tata Cara Berjamaah dan Masbuk Shalat
7 December 2006, 00:21 | Shalat | 9.159 views
Hukum Merokok
7 December 2006, 00:18 | Kontemporer | 6.584 views
Makna Hadits "Belum beriman seseorang sehingga aku lebih dicintai..."
6 December 2006, 00:29 | Hadits | 5.832 views
Bagi Warisan Apabila Anak Masih Kecil-Kecil
5 December 2006, 02:47 | Mawaris | 4.627 views
Halalkah Meminjam Uang di Bank untuk Kredit Rumah?
4 December 2006, 02:34 | Muamalat | 10.316 views
Apakah Orang Hamil Diperbolehkan Takziah?
4 December 2006, 02:18 | Wanita | 5.925 views
Mengapa Penulisan Hadits Dibolehkan?
4 December 2006, 02:16 | Hadits | 6.490 views
Batalkah Menyentuh Istri?
4 December 2006, 01:27 | Thaharah | 6.592 views

TOTAL : 2.302 tanya-jawab | 35,133,596 views

KATEGORI
1. Aqidah 25 subtema
2. Quran 8 subtema
3. Hadits 11 subtema
4. Ushul Fiqih 7 subtema
5. Thaharah 9 subtema
6. Shalat 28 subtema
7. Zakat 11 subtema
8. Puasa 15 subtema
9. Haji 12 subtema
10. Muamalat 17 subtema
11. Nikah 20 subtema
12. Mawaris 9 subtema
13. Kuliner 7 subtema
14. Qurban Aqiqah 3 subtema
15. Negara 11 subtema
16. Kontemporer 7 subtema
17. Wanita 8 subtema
18. Dakwah 5 subtema
19. Jinayat 7 subtema
20. Umum 23 subtema

Jadwal Shalat DKI Jakarta

23-7-2019
Subuh 04:45 | Zhuhur 12:01 | Ashar 15:23 | Maghrib 17:57 | Isya 19:08 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Radio
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img