Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Ciuman dengan yang Bukan Muhrim | rumahfiqih.com

Ciuman dengan yang Bukan Muhrim

Tue 9 January 2007 23:27 | Umum | 6.932 views | Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com

Pertanyaan :

Assalammu'alaikum pak ustad, bagaimana hukumnya bila kita mencium orang yang bukan muhrim kita?dan bila ciuman itu bukan didasari nafsu tetapi karena sayangbagaiman hukumnya pak ustad?

Wassalammualikum Wr. Wb

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Wanita yang bukan mahram bukan hanya haram dicium, tetapi sekedar disentuh pun sudah haram. Bahkan memegang bagian tubuhnya, meski dengan alas (pakaian), tanpa kepentingan yang dibenarkan syariah, hukumnya juga haram.

Bahkan sekedar untuk melihat saja pun haram, kecuali melihat pada bagian tubuh yang bukan aurat, yaitu wajah dan kedua tapak tangan. Itu pun bila melihat dengan syahwat ke arah wajahnya, akan menjadi haram juga. Kecuali melihat dalam arti yang wajar dan umum.

Keharaman di atas bukan merupakan pelecehan kepada wanita, sebaliknya merupakan bentuk penghormatan kepada wanita. Bangsa dari peradaban yang tidak bisa menghormati wanita sudah terbiasa memandang rendah wanita. Berbeda dengan bangsa yang berperadaban tinggi dan maju, selalu menghormati wanita dan menjadikan mereka berada pada posisi yang sangat terhormat.

Dan salah satu bentuk penghormatannya, dengan cara tidak dibenarkan memegang-megang wanita yang bukan mahramnya, apalagi sampai menciumnya, meski barangkali niatnya untuk penghormatan.

Tapi siapakah yang bisa menjamin bahwa ada lak-laki bisa mencium wanita, tanpa muncul perasaan-perasaan tertentu?

Boleh saja sebagian orang memilah antara ciuman sayang dengan ciuman nafsu. Sebagaimana ada orang yang membedakan antara minum khamar untuk kesehatan dengan untuk mabuk-mabukan. Namun dalam syariat Islam, kedua hal itu tidak pernah bisa dijamin.

Tidak pernah ada jaminan ketika seorang laki-laki mencium wanita bukan mahramnya, lalu tidak timbul hal-hal yang negatif. Sebagaimana tidak ada jaminan bahwa orang yangminum 'sedikit' khamar, tidak akan ketagihan dan mabuk.

Karena itulah, dalam syariat Islam, kesemuanya dipukul rata, yaitu haram. Sehingga tidak ada alasan lagi untuk terjerumus ke dalam nafsu syahwat. Kalau mendekati zina sudah diharamkan, secara logis maka seharusnya akan sangat kecil kemungkinan seseorang jatuh ke dalam zina. Berbeda dengan orang yang membolehkan dekat-dekat zina, maka kemungkinan dia jatuh ke dalamnya sangat besar.

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc

Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com


Baca Lainnya :

Tsunami dan Keadilan Allah
9 January 2007, 05:47 | Aqidah | 5.673 views
Orang Tua Syirik, Kita Bagaimana?
9 January 2007, 03:08 | Umum | 4.487 views
Nikah dengan Wanita Non Muslim
6 January 2007, 23:53 | Aqidah | 6.019 views
Apakah Tuhan Kita Sama?
6 January 2007, 20:17 | Aqidah | 5.856 views
Bentuk-Bentuk Ibadah Umat Terdahulu
5 January 2007, 22:48 | Umum | 6.071 views
Tujuh Pertanyaan Fundamental
5 January 2007, 15:07 | Kontemporer | 11.455 views
Tidak Menikah Karena Asyik dengan Komputer
5 January 2007, 02:35 | Umum | 4.467 views
Wali Nikah Orang Syi'ah
4 January 2007, 22:59 | Nikah | 4.810 views
Wali Nikah Bukan Muslim
4 January 2007, 00:11 | Nikah | 4.961 views
Isteri Aktifis Dakwah Kok Meminta Cerai?
2 January 2007, 12:20 | Nikah | 5.686 views
Jawaban Istikharah dari Al-Quran
2 January 2007, 11:58 | Shalat | 7.003 views
Non Muslim Berqurban untuk Ibunya
2 January 2007, 09:26 | Qurban Aqiqah | 4.593 views
Penetapan Wuquf oleh Pemerintah Arab Saudi Beda Dengan Software
1 January 2007, 04:08 | Haji | 4.587 views
Pameran Foto Tsunami, Bid'ahkah?
30 December 2006, 11:36 | Umum | 4.203 views
Adakah Hadis Menjelaskan Sholat Fardu Dan Rakaatnya?
30 December 2006, 07:14 | Shalat | 5.497 views
Penundaan Hari Pelaksanaan Sholat Iedhul Adha
30 December 2006, 02:01 | Haji | 4.555 views
Hukumnya Menjual Kulit Hewan Qurban untuk Biaya Kepanitiaan
28 December 2006, 08:39 | Qurban Aqiqah | 5.564 views
Daging Biawak, Apakah Halal?
28 December 2006, 08:09 | Kuliner | 5.935 views
Paham Asy'ari
27 December 2006, 23:28 | Aqidah | 10.772 views
Perbedaan Waktu Wukuf dengan Hasil Perhitungan Waktu Iedul Adha di Indonesia
26 December 2006, 03:13 | Haji | 5.464 views

TOTAL : 2.302 tanya-jawab | 33,844,791 views

KATEGORI
1. Aqidah 25 subtema
2. Quran 8 subtema
3. Hadits 11 subtema
4. Ushul Fiqih 7 subtema
5. Thaharah 9 subtema
6. Shalat 28 subtema
7. Zakat 11 subtema
8. Puasa 15 subtema
9. Haji 12 subtema
10. Muamalat 17 subtema
11. Nikah 20 subtema
12. Mawaris 9 subtema
13. Kuliner 7 subtema
14. Qurban Aqiqah 3 subtema
15. Negara 11 subtema
16. Kontemporer 7 subtema
17. Wanita 8 subtema
18. Dakwah 5 subtema
19. Jinayat 7 subtema
20. Umum 23 subtema

Jadwal Shalat DKI Jakarta

24-5-2018 :
Subuh 04:35 | Zhuhur 11:51 | Ashar 15:13 | Maghrib 17:47 | Isya 18:59 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Radio
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img