Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Meminta Komisi Pembelian | rumahfiqih.com

Meminta Komisi Pembelian

Thu 11 January 2007 03:31 | Umum | 7.435 views | Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com

Pertanyaan :

Assalamu alaikum wr. Wb.

Pa Ustadz, saya ingin bertanya kebetulan saya menjabat sebagai purchasing staff disbuah perusahaan Swasta dan kebetulan jabatan saya ini sangat-sangat menggiurkan atau ada di tempat basah dan kebetulan kesempatan untuk berbuat nakal sangat besar sekali karena sistem pembelian yang lemah. Terkadang saya sangat-sangat tergoda untuk berbuat nakal, tp Alhamdulillah smpai dngan saat ini saya masih diingatkan Allah dan saya masih berprinsiptoh untuk tanggung jawab tersebut saya sudah mendapat imbalan gaji setiap bulannya. Pertanyaan saya yaitu:

1. Haram/halalkah apabila menerima persen/komisi dari supplier?

2. Haram/halalkah apabila meminta komisi pada supplier, yang kita sama-sama tau dan menjadi rahasia umum, biasanya supplier juga sudah menyisihkan komisi tp apabila tidak diminta tidak pernah dikeluarkan.

3. Biasanya supplier memberi discount tertentu dan tergantung kelincahan kita untuk menawar. Apabila sudah dapat discount tertentu halal/haramkah apabila saya meminta misalnya sekian% masuk perusahaan dan sekian% masuk ke saku pribadi?

4. Haram/halalkah apabila menerima hadiah dari supplier?

5. Apa balasannya dihari akhir apabila saya berbuat salah?

Mohon jawabannya dari pa Ustadz karena masalah ini benar-benar setiap hari terjadi, saya takut khilaf. Mohon jawabannya di E-mail kewiwin@rel-ion. Com

Wassalam

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Jawaban atas semua pertanyaan anda di atas bisa menjadi halal dan bisa juga menjadi haram. Semua tergantung dari bentuk kesepakatan antara anda dan perusahaan tempat anda bekerja.

Apakah anda karyawan yang bekerja berdasarkan gaji tetap bulanan, ataukah berdasarkan fee. Ataukah kombinasi dari keduanya. Seandainya sudah ada kesepakatan antara anda dan pihak perusahaan, maka yang jadi ukuran halal dan haramnya rezeki anda adalah yang telah anda tanda-tangani.

Sesuai dengan hadits Rasulullah SAW: Al-muslimuna inda syruthihim. Maksudnya, seorang muslim itu terikat dengan kesepakatan yang telah ditetapkannya.

Namun bila anda bukan berposisi sebagai orang yang diberi kepercayaan oleh perusahaan untuk mewakilinya, tetapi menjadi orang luar yang menjadi perantara (simsaar), maka sejak awal hukum komisi itu halal buat anda. Di sini posisi anda sebagai broker, penjual, perantara atau simsaar.

Tetapi karena anda adalah pegawai di sebuah perusahaan, maka anda seharusnya menjadi wakil dari perusahaan. Perusahaan telah mempercayakan tugas pembelian kepada anda, maka anda tidak boleh mengambil untung secara pribadi dari tiap transaksi. Kecuali memang ada kesepakatan (deal) antara perusahaan dengan anda, bahkan tiap transaksi pembelian, anda berhak mendapatkan fee/ komisi sekian persen.

Namun selama posisi anda hanya sebagai orang yang ditugaskan oleh perusahaan berdasarkan kepercayaan pemilik perusahaan kepada diri anda, jangan sia-siakan kepercayaan itu. Biar bagaimana pun perusahaan lebih menghargai kejujuran dari pada kepintaran karyawanannya.

Kalau anda masih 'main' juga, maka anda telah mengambil hak perusahaan. Istilah kasarnya telah melakukan korupsi atau sejenisnya. Dan tentu saja hukumnya haram.

Kalau anda merasa gaji anda terlalurendah, tidak sebanding dengan tenaga yang telah anda keluarkan, maka mengapa anda tidak mengajukan masalah itu kepada owner? Mungkin jajaran owner itu punya solusi yang baik buat anda. Sampaikan saja secara jujur bahwa sangat dimungkinkan bagi anda untuk melakukanhal-hal yang sekiranya merugikan perusahaan. Karena itu minta tolonglah kepada perusahaan agar anda tidak sampai terjerumus. Caranya, mungkin anda bisa minta dinaikkan selery, bonus atau secara terbuka minta izin bila anda bisa mendapatkan harga yang miring, tapi dengan kualitas yang sama, selisihnya menjadi hak anda.

Seandainya anda buka saja seperti kepada pihak perusahaan, sangat besar kemungkinannya perusahaan itu akan mempertimbangkan. Paling tidak, dari segi kejujuran, anda telah mendapat satu point.

Coba buat kesan yang baik kepada pihak perusahaan bahwa rupanya punya karyawan seorang muslim itu malah menguntungkanpersuahaan. Karena sangat hati-hati dalam memakan harta yang sekiranya bukan haknya.

Wallahu 'alam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc

Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com


Baca Lainnya :

Kalau Rokok Haram, Bagaimana Solusinya?
11 January 2007, 02:22 | Kuliner | 6.339 views
Bolehkah Perempuan Menggunakan Perhiasan?
10 January 2007, 03:57 | Wanita | 6.793 views
Penggunaan Bacaan Al-Quran Atau Adzan untuk Ringtone HP
9 January 2007, 23:30 | Quran | 7.179 views
Mi`raj Nabi dan Teknologi
9 January 2007, 23:29 | Kontemporer | 5.883 views
Ciuman dengan yang Bukan Muhrim
9 January 2007, 23:27 | Umum | 9.919 views
Tsunami dan Keadilan Allah
9 January 2007, 05:47 | Aqidah | 6.131 views
Orang Tua Syirik, Kita Bagaimana?
9 January 2007, 03:08 | Umum | 4.807 views
Nikah dengan Wanita Non Muslim
6 January 2007, 23:53 | Aqidah | 6.892 views
Apakah Tuhan Kita Sama?
6 January 2007, 20:17 | Aqidah | 6.221 views
Bentuk-Bentuk Ibadah Umat Terdahulu
5 January 2007, 22:48 | Umum | 6.723 views
Tujuh Pertanyaan Fundamental
5 January 2007, 15:07 | Kontemporer | 29.347 views
Tidak Menikah Karena Asyik dengan Komputer
5 January 2007, 02:35 | Umum | 4.757 views
Wali Nikah Orang Syi'ah
4 January 2007, 22:59 | Nikah | 5.124 views
Wali Nikah Bukan Muslim
4 January 2007, 00:11 | Nikah | 5.366 views
Isteri Aktifis Dakwah Kok Meminta Cerai?
2 January 2007, 12:20 | Nikah | 6.113 views
Jawaban Istikharah dari Al-Quran
2 January 2007, 11:58 | Shalat | 12.962 views
Non Muslim Berqurban untuk Ibunya
2 January 2007, 09:26 | Qurban Aqiqah | 4.983 views
Penetapan Wuquf oleh Pemerintah Arab Saudi Beda Dengan Software
1 January 2007, 04:08 | Haji | 4.952 views
Pameran Foto Tsunami, Bid'ahkah?
30 December 2006, 11:36 | Umum | 4.460 views
Adakah Hadis Menjelaskan Sholat Fardu Dan Rakaatnya?
30 December 2006, 07:14 | Shalat | 5.942 views

TOTAL : 2.302 tanya-jawab | 38,525,234 views

KATEGORI
1. Aqidah 25 subtema
2. Quran 8 subtema
3. Hadits 11 subtema
4. Ushul Fiqih 7 subtema
5. Thaharah 9 subtema
6. Shalat 28 subtema
7. Zakat 11 subtema
8. Puasa 15 subtema
9. Haji 12 subtema
10. Muamalat 17 subtema
11. Nikah 20 subtema
12. Mawaris 9 subtema
13. Kuliner 7 subtema
14. Qurban Aqiqah 3 subtema
15. Negara 11 subtema
16. Kontemporer 7 subtema
17. Wanita 8 subtema
18. Dakwah 5 subtema
19. Jinayat 7 subtema
20. Umum 23 subtema

Jadwal Shalat DKI Jakarta

22-11-2019
Subuh 04:04 | Zhuhur 11:40 | Ashar 15:04 | Maghrib 17:55 | Isya 19:08 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Radio | Jadwal
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img