Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Benarkah Setan Nggak Boleh Disakiti? | rumahfiqih.com

Benarkah Setan Nggak Boleh Disakiti?

Fri 12 January 2007 03:00 | Aqidah | 5.762 views | Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com

Pertanyaan :

Assalamu'alaikum wr. Wb.

Pak Ustadz yang dimuliakan Allah, saya tergelitik atas informasi dari web ini tentang pengikut sekte Yazidiyyah (penyembah setan) di Irak yang mengatakan bahwa "Tuhan itu maha pengasih, sementara setan itu jahat dan perusak, karena itu setan jangan disakiti." Kemudian saya jadi teringat saat berdebat dengan isteri saya yang menurut saya tidak beralasan. Waktu itu isteri saya melarang saya membuang air panas di lubang WC karena setan yang ada di situ nanti bisa marah dan mengganggu penghuninya. Juga kasus-kasus kesurupan massal yang sering terjadi, misalnya karena penebangan pohon tua, membersihkan rumah/gedung yang sudah lama kosong tanpa izin penghuninya, dll. Saya sendiri sebenarnya sudah tahu bahwa setan itu pekerjaannya mengganggu dan melencengkan aqidah kita namun dari sisi "sosial sesama makhluk ciptaan Allah" apakah kita memang tidak boleh mengganggu mereka ataukah kita bertindak masa bodoh saja dengan "Bismillahirrahmanirrahim" tetap beraktifitas, toh kita nggak melihat mereka seperti halnya hewan/tumbuhan, dimensi sudah lain, mau terganggu apa nggak urusan mereka sendiri.

Mohon penjelasannya agar aqidah dan iman kami semakin kuat.
Jazakallohu khoiron katsiron.

Wassalamu'alaikum wr. Wb.

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Kalau niatnya semata-mata mengganggu, kepada siapa pun tidak boleh kita lakukan. Termasuk kepada syetan sekalipun. Akan tetapi kalau setan mengganggu pekerjaan kita, maka gangguan syetan itu harus dihilangkan. Maksudnya, jangan sampai urusan kita sebagai khalifah Allah SWT harus terhalang hanya karena syetan merasa terganggu.

Misalnya, manusia membutuhkan lahan untuk membangun rumah hunian. Tapi ada satu pohon angker yang konon 'dihuni' oleh makhluk halus tertentu. Tiap kali pohon itu mau ditebang, selalu saja ada yang kesurupan, seolah-olah 'penghuni' pohon itu sengaja menghalangi proyek pembangunan.

Dalam hal ini sebagai manusia muslim yang beriman kepada Allah dan rasulnya, kita tidak boleh mengalah dengan syetan. Kalau memang harus menebang pohon angker itu demi kebaikan umat manusia, seharusnya syetan yang mengalah. Kalau mereka menyerang dengan beragam gangguan, maka kita lawan dengan meminta perlindungan hanya kepada Allah saja.

Dengan nama Allah, segala sesuatu di bumi dan langit tidak bisa mendatangkan kemudharatan.

Urusan debat anda tentang kamar mandi, bisa diselesaikan dengan doa masuk ke kamar mandi. Salah satu fungsi doa masuk kamar mandi adalah untuk mengusir dan mengingatkan syetan dan sejenisnya agar tidak merasa terganggu oleh manusia.

Apa urusannya syetan tinggal di wc milik manusia?Berarti syetan adalah indtruder di rumah kita. Dan itu berarti bahwadari awal syetan itu sudah salah. Jangan pula manusia disalahkan ketika melakukanaktifitas di dalam rumahnya sendiri.

Syetan Adalah Musuh Manusia dan Harus Dijadikan Musuh

Adapun sekte penyembah syetan itu, jelas sekte yang bertentangan dengan aqidah Islam. Sebab seharusnya syetan itu memang dijadikan musuh, bukan malah dijadikan teman. Apalagi sampai disembah segala.

Sebab Allah SWT telah menetapkan bahwa syetan adalah musuh manusia. Dan manusia wajib menjadikan syetan sebagai musuhnya.

Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh bagimu, maka anggaplah ia musuh, karena sesungguhnya syaitan-syaitan itu hanya mengajak golongannya supaya mereka menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala(QS. Fathir: 6)

Maka tidak ada kamus berdamai dengan syetan bagi seorang muslim. Juga tidak ada cerita berbaik-baik dengan mereka, apalagi berkasih sayang. Sebab Allah SWT sendiri yang telah memerintahkan agar kita menjadikan syetan sebagai musuh. Kalau sudah Allah sendiri yang menetapkan, kita tidak punya pilihan apa-apa lagi.

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc

Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com


Baca Lainnya :

Batasan Mengambil Keuntungan dengan Kredit
12 January 2007, 00:14 | Muamalat | 5.898 views
Meminta Komisi Pembelian
11 January 2007, 03:31 | Umum | 7.153 views
Kalau Rokok Haram, Bagaimana Solusinya?
11 January 2007, 02:22 | Kuliner | 6.113 views
Bolehkah Perempuan Menggunakan Perhiasan?
10 January 2007, 03:57 | Wanita | 6.629 views
Penggunaan Bacaan Al-Quran Atau Adzan untuk Ringtone HP
9 January 2007, 23:30 | Quran | 6.954 views
Mi`raj Nabi dan Teknologi
9 January 2007, 23:29 | Kontemporer | 5.754 views
Ciuman dengan yang Bukan Muhrim
9 January 2007, 23:27 | Umum | 8.445 views
Tsunami dan Keadilan Allah
9 January 2007, 05:47 | Aqidah | 5.949 views
Orang Tua Syirik, Kita Bagaimana?
9 January 2007, 03:08 | Umum | 4.677 views
Nikah dengan Wanita Non Muslim
6 January 2007, 23:53 | Aqidah | 6.453 views
Apakah Tuhan Kita Sama?
6 January 2007, 20:17 | Aqidah | 6.066 views
Bentuk-Bentuk Ibadah Umat Terdahulu
5 January 2007, 22:48 | Umum | 6.469 views
Tujuh Pertanyaan Fundamental
5 January 2007, 15:07 | Kontemporer | 15.047 views
Tidak Menikah Karena Asyik dengan Komputer
5 January 2007, 02:35 | Umum | 4.625 views
Wali Nikah Orang Syi'ah
4 January 2007, 22:59 | Nikah | 4.996 views
Wali Nikah Bukan Muslim
4 January 2007, 00:11 | Nikah | 5.215 views
Isteri Aktifis Dakwah Kok Meminta Cerai?
2 January 2007, 12:20 | Nikah | 5.945 views
Jawaban Istikharah dari Al-Quran
2 January 2007, 11:58 | Shalat | 10.667 views
Non Muslim Berqurban untuk Ibunya
2 January 2007, 09:26 | Qurban Aqiqah | 4.824 views
Penetapan Wuquf oleh Pemerintah Arab Saudi Beda Dengan Software
1 January 2007, 04:08 | Haji | 4.761 views

TOTAL : 2.302 tanya-jawab | 36,356,153 views

KATEGORI
1. Aqidah 25 subtema
2. Quran 8 subtema
3. Hadits 11 subtema
4. Ushul Fiqih 7 subtema
5. Thaharah 9 subtema
6. Shalat 28 subtema
7. Zakat 11 subtema
8. Puasa 15 subtema
9. Haji 12 subtema
10. Muamalat 17 subtema
11. Nikah 20 subtema
12. Mawaris 9 subtema
13. Kuliner 7 subtema
14. Qurban Aqiqah 3 subtema
15. Negara 11 subtema
16. Kontemporer 7 subtema
17. Wanita 8 subtema
18. Dakwah 5 subtema
19. Jinayat 7 subtema
20. Umum 23 subtema

Jadwal Shalat DKI Jakarta

21-9-2019
Subuh 04:27 | Zhuhur 11:47 | Ashar 14:59 | Maghrib 17:52 | Isya 19:00 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Radio | Jadwal
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img