Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Hari-Hari Haram Berpuasa Sunnah | rumahfiqih.com

Hari-Hari Haram Berpuasa Sunnah

Tue 23 January 2007 23:28 | Puasa | 6.840 views | Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com

Pertanyaan :

Assalamualaikum,

Ustadz langsung saja ke pertanyaan, pada tanggal kapan saja kah kita dilarang untuk berpuasa sunnah? Mohon disebutkan selengkapnya.

Terima kasih

Wassalamualaikum

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ada beberapa bentuk ibadah puasa pada waktu tertentu yang hukumnya haram dilakukan, atau setidaknya dimakruhkan hukumnya, baik karena waktunya atau karena kondisi pelakunya.

1. Hari Raya Idul Fithri

Tanggal 1 Syawwal telah ditetapkan sebagai hari raya sakral umat Islam. Hari itu adalah hari kemenangan yang harus dirayakan dengan bergembira. Karena itu syariat telah mengatur bahwa di hari itu tidak diperkenankan seseorang untuk berpuasa sampai pada tingkat haram. Meski tidak ada yang bisa dimakan, paling tidak harus membatalkan puasanya atau tidak berniat untuk puasa.

Rasulullah SAW melarang berpuasa pada dua hari: hari Fithr dan hari Adha. (HR Muttafaq 'alaihi)

2. Hari Raya Idul Adha

Hal yang sama juga pada tanggal 10 Zulhijjah sebagai Hari Raya kedua bagi umat Islam. Hari itu diharamkan untuk berpuasa dan umat Islam disunnahkan untuk menyembelih hewan Qurban dan membagikannya kepada fakir msikin dan kerabat serta keluarga. Agar semuanya bisa ikut merasakan kegembiraan dengan menyantap hewan qurban itu dan merayakan hari besar.

3. Hari Tasyrik

Hari tasyrik adalah tanggal 11, 12 dan 13 bulan Zulhijjah. Pada tiga hari itu umat Islam masih dalam suasana perayaan hari Raya Idul Adha sehingga masih diharamkan untuk berpuasa. Namun sebagian pendapat mengatakan bahwa hukumnya makruh, bukan haram. Apalagi mengingat masih ada kemungkinan orang yang tidak mampu membayar dam haji untuk puasa 3 hari selama dalam ibadah haji.

Sesunggunya hari itu (tsyarik) adalah hari makan, minum dan zikrullah (HR Muslim)

4. Puasa sehari saja pada hari Jumat

Puasa ini haram hukumnya bila tanpa didahului dengan hari sebelum atau sesudahnya. Kecuali ada kaitannya dengan puasa sunnah lainnya seperti puasa sunah nabi Daud, yaitu sehari berpuasa dan sehari tidak. Maka bila jatuh hari Jumat giliran untuk puasa, boleh berpuasa. Sebagian ulama tidak sampai mengharamkannya secara mutlak, namun hanya sampai makruh saja.

5. Puasa sunnah pada paruh kedua bulan Sya‘ban

Puasa ini mulai tanggal 15 Sya‘ban hingga akhir bulan Sya‘ban. Namun bila puasa bulan Sya‘ban sebulan penuh, justru merupakan sunnah. Sedangkan puasa wajib seperti qadha‘ puasa Ramadhan wajib dilakukan bila memang hanya tersisa hari-hari itu saja. Sebagian ulama tidak mengharamkan melainkan hanya memakruhkan saja.

6. Puasa pada hari Syak

Hari syah adalah tanggal 30 Sya‘ban bila orang-orang ragu tentang awal bulan Ramadhan karena hilal (bulan) tidak terlihat. Saat itu tidak ada kejelasan apakah sudah masuk bulan Ramadhan atau belum. Ketidak-jelasan ini disebut syak. Dan secara syar‘i umat Islam dilarang berpuasa pada hari itu. Namun ada juga yang berpendapat tidak mengharamkan tapi hanya memakruhkannya saja.

7. Puasa Selamanya

Diharamkan bagi seseorang untuk berpuasa terus setiap hari. Meski dia sanggup untuk mengerjakannya karena memang tubuhnya kuat. Tetapi secara syar‘i puasa seperti itu dilarang oleh Islam. Bagi mereka yang ingin banyak puasa, Rasulullah SAW menyarankan untuk berpuasa seperti puasa Nabi Daud as yaitu sehari puasa dan sehari berbuka.

8. Wanita haidh atau nifas

Wanita yang sedang mengalami haidh atau nifas diharamkan mengerjakan puasa. Karena kondisi tubuhnya sedang dalam keadaan tidak suci dari hadats besar. Apabila tetap melakukan puasa, maka berdosa hukumnya. Bukan berarti mereka boleh bebas makan dan minum sepuasnya. Tetapi harus menjaga kehormatan bulan Ramadhan dan kewajiban menggantinya di hari lain.

9. Puasa sunnah bagi wanita tanpa izin suaminya

Seorang isteri bila akan mengerjakan puasa sunnah, maka harus meminta izin terlebih dahulu kepada suaminya. Bila mendapatkan izin, maka boleh lah dia berpuasa. Sedangkan bila tidak diizinkan tetapi tetap puasa, maka puasanya haram secara syar‘i.

Dalam kondisi itu suami berhak untuk memaksanya berbuka puasa. Kecuali bila telah mengetahui bahwa suaminya dalam kondisi tidak membutuhkannya. Misalnya ketika suami bepergian atau dalam keadaan ihram haji atau umrah atau sedang beri‘tikaf. Sabda Rasulullah SAW Tidak halal bagi wanita untuk berpuasa tanpa izin suaminya sedangkan suaminya ada dihadapannya. Karena hak suami itu wajib ditunaikan dan merupakan fardhu bagi isteri, sedangkan puasa itu hukumnya sunnah. Kewajiban tidak boleh ditinggalkan untuk mengejar yang sunnah.

Wallahu a'lam bishshawab, Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc

Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com


Baca Lainnya :

Kenapa Ada Perbudakan Pada Masa Kerasulan?
23 January 2007, 02:11 | Umum | 6.900 views
Ingin Tahu Tentang Tasawuf
23 January 2007, 00:08 | Aqidah | 11.524 views
Hukum Meminjam Uang di Koperasi Simpan Pinjam
23 January 2007, 00:07 | Muamalat | 7.683 views
Apakah Agama Ilmu Eksak atau Bukan
22 January 2007, 04:28 | Aqidah | 5.019 views
Bolehkah Seorang PNS Buka Usaha?
22 January 2007, 04:17 | Negara | 5.031 views
Kenapa Al-Quran Ada Dua?
22 January 2007, 04:14 | Quran | 6.566 views
Mengapa Ada Hadits Qudsi, Kan Sudah Ada Al-Quran?
18 January 2007, 23:12 | Hadits | 10.245 views
Bagaimana Mendapat Jawaban Shalat Istikharah?
18 January 2007, 23:11 | Shalat | 7.105 views
Sejarah Islam Terkontaminasi
18 January 2007, 06:18 | Umum | 6.062 views
Ibnu Taimiyah Apakah Termasuk Mujtahid Mutlak
18 January 2007, 04:55 | Ushul Fiqih | 12.075 views
Merayakan Hari Ulang Tahun atau Kelahiran
18 January 2007, 02:53 | Kontemporer | 6.621 views
Adakah Dalil Shahih Qunut Subuh?
17 January 2007, 10:21 | Shalat | 7.302 views
Pengajian dengan Memakai Musik
17 January 2007, 10:13 | Dakwah | 8.193 views
Shahabat Nabi Saling Berbunuhan: Bagaimana Posisi Kita?
15 January 2007, 23:50 | Aqidah | 6.655 views
Hukum Air Liur dan Sholat
15 January 2007, 23:47 | Thaharah | 7.558 views
Hubungan Intim Tiap Hari, Berdosakah?
15 January 2007, 02:25 | Nikah | 7.004 views
Bukankah Seharusnya Diadili Dulu Baru Disiksa Dikuburnya?
15 January 2007, 02:25 | Aqidah | 6.626 views
Benarkah Setan Nggak Boleh Disakiti?
12 January 2007, 03:00 | Aqidah | 5.932 views
Batasan Mengambil Keuntungan dengan Kredit
12 January 2007, 00:14 | Muamalat | 6.066 views
Meminta Komisi Pembelian
11 January 2007, 03:31 | Umum | 7.433 views

TOTAL : 2.302 tanya-jawab | 38,521,318 views

KATEGORI
1. Aqidah 25 subtema
2. Quran 8 subtema
3. Hadits 11 subtema
4. Ushul Fiqih 7 subtema
5. Thaharah 9 subtema
6. Shalat 28 subtema
7. Zakat 11 subtema
8. Puasa 15 subtema
9. Haji 12 subtema
10. Muamalat 17 subtema
11. Nikah 20 subtema
12. Mawaris 9 subtema
13. Kuliner 7 subtema
14. Qurban Aqiqah 3 subtema
15. Negara 11 subtema
16. Kontemporer 7 subtema
17. Wanita 8 subtema
18. Dakwah 5 subtema
19. Jinayat 7 subtema
20. Umum 23 subtema

Jadwal Shalat DKI Jakarta

22-11-2019
Subuh 04:04 | Zhuhur 11:40 | Ashar 15:04 | Maghrib 17:55 | Isya 19:08 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Radio | Jadwal
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img