Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Apakah Agama Ilmu Eksak atau Bukan | rumahfiqih.com

Apakah Agama Ilmu Eksak atau Bukan

Mon 22 January 2007 04:28 | Aqidah | 4.875 views | Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com

Pertanyaan :

Assalamulaikum wr wb.

Pak Ustadz yang dirahmati Allah, saya mau sedikit bertanya kepada Bapak. Apakah agama Islamilmu pasti (eksak) atau bukan?

Dibilang eksak, memang sudah ada ketentuan-ketentuan dari Allah dan apabila kita ikuti mendapat ganjaran. Begitu pula sebaliknya, dibilang non-eksak namun ada sebagian orang yang melanggar aturan dan tak terkena ganjaran.

Mohon pencerahannya. Syukron

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Masalah ganjaran dan hukuman atas perbuatan yang dilakukan oleh manusia, memang sebagian terasa seperti sebuah kepastian (eksak), namun dalam sebagin kasus lainnya, seolah tidak pasti (tidak eksak).

Barangkali itulah yang menyebabkan anda mempertanyakan apakah agama itu eksak atau tidak. Apakah kalau seseorang melakukan dosa, langsung dihukum atau tidak? Sebab banyak sekali orang yang melakukan dosa, maksiat dan pembangkangan, tapi kita tidak melihat hukuman Allah turun kepada mereka saat itu juga.

Kalau memang itu pertanyaannya, jawabannya adalah agama itu tidak eksak, dalam arti tidak semua dosa itu langsung dibalas dengan hukuman. Dan pengalaman empiris membuktikan bahwa begitu banyak manusia, baik muslim atau non muslim yang terus menerus melakukan dosa, tapi hidupnya enak-enak saja.

Demikian juga dengan Fir'aun, Namrudz, Abu Jahal serta paratokoh kejahatan dan angkara murka, tetap saja Allah masih berkenan memberi kesempatan baginya untuk tidak langsung dihukum saat melakukan kejahatan. Buktinya, Fir'aun sempat jadi raja zalim dalam waktu yang lama. Hukuman buatnya baru diturunkan sesaat sebelum kematiannya, yaitu dengan cara ditenggelamkan di Laut Merah, sesudah itu tentunya juga siksa di dalam alam kubur dan di neraka yang sesungguhnya nanti.

Tetapi bahwa Allah SWT memberikan tenggat waktu bagiciptaan-Nya untuk berlama-lama dengan kemaksiatan dan pembangkangan, adalah hal yang sudah terbukti.

Ditambah lagi bahwa alam dunia ini memang bukan alam pembalasan. Pembalasan atas dosa baru akan dijalankan secara sesungguhnya nanti di alam akhirat. Kalau pun ada adzab di dunia ini, tidak selalu dijatuhkan kepada semua kasus dosa dan pelanggaran. Barangkali Allah ingin mengingatkan hamba-Nya dengan cobaan kecil dulu.

Seandainya semua perbuatan dosa langsung turun hukumannya, maka tidak ada orang kafir di dunia ini. Tidak ada lagi muslim abangan yang shalatnya jarang-jarang. Tidak ada wanita yang tidak pakai jilbab. Tidak ada lagi para pezina, koruptor, maling, penipu, pemeras, pemakan uang rakyat dan semua bentuk kejahatan lainnya.

Tentu semua orang takut melakukan dosa, karena langsung dihukum dari langit. Misalnya, begitu seseorang mau berzina dengan isteri temannya, maka kemaluannya langsung putus. Maka semua tempat zina langsung bubar jalan.

Atau bila setiap tegukan khamar langsung dibalas dengan cambukan petir dari langit, maka semua pabrik minuman keras gulung tikar dengan sendirinya.

Bila setiap rupiah uang rakyat yang ditilep pejabat langsung diganjar dengan hilangnya satu anggota badan, maka semua koruptor langsung insaf dalam hitungan beberapa detik. Dan negara RI tiba-tiba jadi negara terkaya di dunia.

Seandainya tiap keputusan timpang dari hakim yang terbiasa makan uang sogok dari para penjahat diganjar dengan bisul di wajah secara langsung, maka semua hakim di negeri ini langsung jadi kiyai yang alim.

Seandainya tiap kata-kata bohong dari pejabat yang menipu rakyat diganjar dengan semakin panjang hidungnya, seperti dalam dongeng Pinokio, maka semua pejabat langsung jadi wali songo.

Tetapi sayangnya, hukuman-hukuman itu tidak (semuanya) diturunkan Allah di alam dunia ini. Tetapi nanti di akhirat. Memang begitulah aturan mainnya dari Sang Pencipta. Kalau pun Allah membalas langsung, hanya pada kasus tertentu, waktu yang terbatas, orang tertentu dan tidak berlaku pada semua hal.

Itu pun selalu ada jeda waktu beberapa saat. Sebelum kemudian di bagian akhir hidupnya Allah menurunkan siksaannya. Meski pun itu bukan siksaan yang sesungguhnya, baru sekedar down payment (dp), sisanya akan dilunasi nanti di neraka.

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc

Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com


Baca Lainnya :

Bolehkah Seorang PNS Buka Usaha?
22 January 2007, 04:17 | Negara | 4.911 views
Kenapa Al-Quran Ada Dua?
22 January 2007, 04:14 | Quran | 6.424 views
Mengapa Ada Hadits Qudsi, Kan Sudah Ada Al-Quran?
18 January 2007, 23:12 | Hadits | 8.019 views
Bagaimana Mendapat Jawaban Shalat Istikharah?
18 January 2007, 23:11 | Shalat | 6.882 views
Sejarah Islam Terkontaminasi
18 January 2007, 06:18 | Umum | 5.927 views
Ibnu Taimiyah Apakah Termasuk Mujtahid Mutlak
18 January 2007, 04:55 | Ushul Fiqih | 8.127 views
Merayakan Hari Ulang Tahun atau Kelahiran
18 January 2007, 02:53 | Kontemporer | 6.426 views
Adakah Dalil Shahih Qunut Subuh?
17 January 2007, 10:21 | Shalat | 7.100 views
Pengajian dengan Memakai Musik
17 January 2007, 10:13 | Dakwah | 7.893 views
Shahabat Nabi Saling Berbunuhan: Bagaimana Posisi Kita?
15 January 2007, 23:50 | Aqidah | 6.466 views
Hukum Air Liur dan Sholat
15 January 2007, 23:47 | Thaharah | 7.173 views
Hubungan Intim Tiap Hari, Berdosakah?
15 January 2007, 02:25 | Nikah | 6.816 views
Bukankah Seharusnya Diadili Dulu Baru Disiksa Dikuburnya?
15 January 2007, 02:25 | Aqidah | 6.346 views
Benarkah Setan Nggak Boleh Disakiti?
12 January 2007, 03:00 | Aqidah | 5.763 views
Batasan Mengambil Keuntungan dengan Kredit
12 January 2007, 00:14 | Muamalat | 5.898 views
Meminta Komisi Pembelian
11 January 2007, 03:31 | Umum | 7.154 views
Kalau Rokok Haram, Bagaimana Solusinya?
11 January 2007, 02:22 | Kuliner | 6.113 views
Bolehkah Perempuan Menggunakan Perhiasan?
10 January 2007, 03:57 | Wanita | 6.630 views
Penggunaan Bacaan Al-Quran Atau Adzan untuk Ringtone HP
9 January 2007, 23:30 | Quran | 6.956 views
Mi`raj Nabi dan Teknologi
9 January 2007, 23:29 | Kontemporer | 5.754 views

TOTAL : 2.302 tanya-jawab | 36,363,098 views

KATEGORI
1. Aqidah 25 subtema
2. Quran 8 subtema
3. Hadits 11 subtema
4. Ushul Fiqih 7 subtema
5. Thaharah 9 subtema
6. Shalat 28 subtema
7. Zakat 11 subtema
8. Puasa 15 subtema
9. Haji 12 subtema
10. Muamalat 17 subtema
11. Nikah 20 subtema
12. Mawaris 9 subtema
13. Kuliner 7 subtema
14. Qurban Aqiqah 3 subtema
15. Negara 11 subtema
16. Kontemporer 7 subtema
17. Wanita 8 subtema
18. Dakwah 5 subtema
19. Jinayat 7 subtema
20. Umum 23 subtema

Jadwal Shalat DKI Jakarta

21-9-2019
Subuh 04:27 | Zhuhur 11:47 | Ashar 14:59 | Maghrib 17:52 | Isya 19:00 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Radio | Jadwal
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img