Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Pelaku Homoseks Ingin Taubat Tanpa Hudud | rumahfiqih.com

Pelaku Homoseks Ingin Taubat Tanpa Hudud

Wed 7 February 2007 22:44 | Jinayat | 5.586 views | Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com

Pertanyaan :

Dear ustad?

Saya pernah melakukan hubungan seks sejenis(homoseks) dengan sadar dan saya pun mengetahui keharaman tersebut, saya lakukan semata mata dorongan hawa nafsu saya yang tidak bisa saya kendalikan. Waktu kecil saya pernah ingin sodomi, tapi walau tidak jadi tapi itu memberikan trauma/"kesan" dalam diri saya.

Saya tinggal di negara yang melakukan syariat Islam, apakah saya harus diqishas akibat perbuatan saya, di lain hal saya ingin juga menikah dalam waktu dekat. Saya banyak menemukan orang-orang seperti saya, yang mempunyai kelainan yang mungkin dari kecil atau pun karena pergaulan, mohon ustads memberi saran untuk kami?

Jazakallah ustad.

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabaraktuh,

Hukum hudud memang hanya bisa dilakukan di negara yang memberlakukan penerapan hudud secara resmi. Namun tentu saja tidak semua terdakwa langsung dihukum begitu saja.

Pada prinsipnya, Islam tidak pernah gemar menghukum para pelaku kejahatan hudud. Seandainya bukti-bukti tidak kuat, atau kurang lengkap, maka kecenderungannya eksekusi justruharus ditinggalkan. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW tentang penerapan hudud:

Halangilah eksekusi hudud dengan keberadaan syubhat.

Maksud hadits ini bukan berarti umat Islam harus meninggalkan hukum syariah, melainkan maksudnya adalah jangan terlalu mudah mengeksekusi terdakwa. Dan ada banyak hal yang bisa menghindarkan seorang terdakwa dari vonis hudud. Misalnya karena kurangnya saksi yang memenuhi syarat. Atau karena ada kondisi force major di luar dugaan.

Dahulu saat paceklikdan kelaparan melanda Madinah, Khalifah Umar ra tidak memotong tangan pencuri. Sebab para pencuri itu sekedar mempertahankan hidup dengan mencuri sepotong roti. Sama sekali tidak memenuhi syarat sebagai pencuri yang wajib dipotong tangan.

Demikian juga, ketika ada seorang yang berzina datang kepada Rasulullah SAW minta dihukum rajam. Beliau SAW berupaya agar dia jangan sampai divonis mati. Beliau menanyakan apakah sebelum berzina dia mabuk, atau hilang kesadaran atau ada hal-hal lainnya. Bahkan Rasulullah SAW sampai menanyakan, apakah memang benar-benar terjadi zina secara definitf, sehingga 'ember' masuk ke dalam 'sumur'?

Semua itu mencerminkan bahwa syariat Islam menghendaki agar eksekusi hudud diobraldengan murah.Sebaliknya, sebisa mungkin harus dihindari. Bukan karena tidak ingin menjalankan perintah Allah, namun agar jangan sampai ada orang yang terzalimi. Dan bahwa syariat Islam tidak haus darah.

Lain halnya bila seorang pelanggar hukum hudud, datang menyerahkan diri, dengan sepenuh kesadaran dan sepenuh persyaratan, maka hakim tidak bisa menolak perkaranya.

Itulah yang terjadi pada wanita yang pernah berzina di masa Rasulullah SAW. Dia bertaubat dan minta dihukum rajam. Ketika sudah dieksekusi dan wafat, Rasulullah SAW menshalati jenazahnya dan mengatakan bahwa wanita itu telah bertaubat yang cukup untuk 70 penduduk Madinah. Artinya, wanita itu masuk surga. Mati husnul khatimah.

Sedangkan shahabat lain yang tidak mau dihukum rajam karena zina yang dilakukannya, maka Rasulullah SAW melarang untuk mengeksekusinya. Selain karena tidaktidak ada saksinya, yang bersangkutan pun tidak mau mengakui perbutan zinanya. Jadi urusannya hanya antara dia dengan Allah SWT saja di akhirat. Apakah akan diampuni atau disiksa dengan siksa yang lebih besar, hanya Allah yang tahu rahasianya.

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabaraktuh,

Ahmad Sarwat, Lc

Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com


Baca Lainnya :

Istilah Wajib, Haram, Sunnah, Makruh dan Mubah
7 February 2007, 01:35 | Ushul Fiqih | 9.199 views
Mufti Mesir Membolehkan Wanita Jadi Pemimpin Negara?
7 February 2007, 01:25 | Wanita | 6.097 views
Keputihan, Najiskah?
6 February 2007, 10:38 | Thaharah | 8.186 views
Hak Memberikan Sebutan Ahli Bidah
6 February 2007, 01:33 | Aqidah | 6.682 views
Suamiku Zina dengan Pramugari, Haruskah Kumaafkan?
5 February 2007, 00:06 | Nikah | 7.085 views
Kasus Poso dan Konsep Jihad
1 February 2007, 23:31 | Negara | 5.616 views
Nikah Mut'ah
1 February 2007, 23:05 | Nikah | 6.684 views
Shalat Berjamaah atau Shalat di Awal Waktu
1 February 2007, 23:05 | Shalat | 5.826 views
Undang-Undang Anti Kumpul Kebo
1 February 2007, 00:46 | Nikah | 4.994 views
Bagaimana Solusinya Harta Waris Hanya Sedikit
1 February 2007, 00:35 | Mawaris | 4.785 views
Menikah Wanita yang Pernah Berzina
31 January 2007, 00:10 | Nikah | 6.879 views
Ahli Waris Semua Anak Perempuan
30 January 2007, 06:45 | Mawaris | 6.352 views
Bom Bali dan Mariot
30 January 2007, 02:24 | Umum | 4.365 views
Yang Mengharamkannya Adalah Takbir
30 January 2007, 02:07 | Shalat | 5.343 views
Memperkosa Isteri Sendiri
29 January 2007, 01:29 | Nikah | 8.547 views
Fiqih Musyawarah dan Voting Dalam Islam
26 January 2007, 03:36 | Negara | 6.250 views
Halalkah Pekerjaan Saya Karena Memegang Daging Babi
26 January 2007, 00:32 | Muamalat | 8.981 views
Benarkah Mendoakan Orang Mati Tidak Menghasilkan Apa-Apa?
24 January 2007, 23:33 | Aqidah | 9.818 views
Waktu Terlarang untuk Jima
24 January 2007, 23:24 | Nikah | 8.998 views
Wajibkah Beasiswa Dizakatkan?
24 January 2007, 23:22 | Zakat | 5.702 views

TOTAL : 2.302 tanya-jawab | 36,356,198 views

KATEGORI
1. Aqidah 25 subtema
2. Quran 8 subtema
3. Hadits 11 subtema
4. Ushul Fiqih 7 subtema
5. Thaharah 9 subtema
6. Shalat 28 subtema
7. Zakat 11 subtema
8. Puasa 15 subtema
9. Haji 12 subtema
10. Muamalat 17 subtema
11. Nikah 20 subtema
12. Mawaris 9 subtema
13. Kuliner 7 subtema
14. Qurban Aqiqah 3 subtema
15. Negara 11 subtema
16. Kontemporer 7 subtema
17. Wanita 8 subtema
18. Dakwah 5 subtema
19. Jinayat 7 subtema
20. Umum 23 subtema

Jadwal Shalat DKI Jakarta

21-9-2019
Subuh 04:27 | Zhuhur 11:47 | Ashar 14:59 | Maghrib 17:52 | Isya 19:00 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Radio | Jadwal
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img