Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Mas Kawin Tidak Sama dengan yang Diucapkan Dalam Akad | rumahfiqih.com

Mas Kawin Tidak Sama dengan yang Diucapkan Dalam Akad

Fri 23 February 2007 03:46 | Nikah | 5.607 views | Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com

Pertanyaan :

Assalamu 'alaikum wr. wb.

Pak ustadz, bagaimana kalau pada ijab kabul, mas kawin berupa perhiasan emas, berat yang disebutkan ternyata kurang dari berat yang sebenarnya. apakah sah akadnya?

Wassalam

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Akad nikah punya sedikit persamaan dengan akad jual beli, meski tidak 100% sama. Kesamaannya adalah dari sisi adanya muqabalah (saling tukar). Pihak wali seolah memberikan puterinya dan pihak calon suami membayar dengan maharnya.

Maka dalam akad memang disebutkan kedua hal yang dipertukarkan. Yang pertama disebutkan tentang siapa wanita yang dinikahkan. Yang kedua disebutkan 'biaya pembayarannya', yaitu mas kawin. Meski bukan berarti maknanya bahwa pengantin wanita dijual. Sebab pengantin wanita adalah manusia, bukan barang yang boleh diperjual-belikan.

Ini hanya pengibaratan atau perbandingan belaka, bukan menyamakan wanita dengan barang.

Maka ketika disebutkan jati diri atau sosok wanita yang dinikahkan, bersamaan dengan itu juga disebutkan bentuk maharnya. Kalau berbentuk uang tunai, maka disebutkan jumlahnya dan mata uangnya. Kalau berbentuk emas, maka disebutkan beratnya.

Bila dalam akad itu terjadi kesalahan sebut, maka dikembalikan kepada niatnya. Misalnya, niatnya adalah emas seberat 20 gram, tetapi ketika disebutkan yang terucap 40 gram, berarti kurang 20 gram.

Dalam hal ini seandainya yang terjadi betul-betul memang salah ucap, bukan sengaja atau berunsur penipuan, dan pihak wali mengetahui sepenuhnya dan rela atas hal itu, maka akad itu tetap sah. Tidak perlu diulang dan tidak ada hutang pihak suami kepada isteri.

Namun bila kasusnya bukan salah ucap, melainkan memang emas yang bisa diberikan memang kurang mencukupi, maka statusnya menjadi hutang pihak suami kepada pihak isteri. Dan berhutang dalam masalah mas kawin merupakan hal yang lazim dan dibenarkan. Bahkan juga boleh dicicil atau diangsur. Hutang ini adalah hak isteri yang boleh ditagihkan kepada suami.

Dan bila terjadi perselisihan antara kedua belah pihak, di mana masing-masing bersikeras dengan apa yang dipahaminya, maka yang dijadikan pegangan adalah lafadz akad yang telah diucapkan.

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc

Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com


Baca Lainnya :

Apakah Hukumnya Musik Menurut Islam?
22 February 2007, 07:39 | Umum | 25.073 views
Bid'ah di Tengah Kita
22 February 2007, 03:58 | Umum | 7.188 views
Berwudhu' Tanpa Melepas Sepatu
21 February 2007, 06:43 | Thaharah | 7.255 views
Syarat Sebuah Hadits Shahih
20 February 2007, 02:39 | Hadits | 5.859 views
Al-Quran Bukan Berbahasa Arab, Benarkah?
20 February 2007, 01:54 | Quran | 6.510 views
Hukum Mengubur Ari-Ari Bayi
18 February 2007, 23:34 | Umum | 29.691 views
Adakah Keharusan Mengikuti Salah Satu Mazhab?
16 February 2007, 00:53 | Ushul Fiqih | 7.189 views
Kriteria Miskin
16 February 2007, 00:40 | Zakat | 7.906 views
Bagaimana Membedakan Magis dan Ilmu Pengetahuan?
15 February 2007, 03:44 | Aqidah | 5.967 views
Pakaian Celana Panjang untuk Laki-Laki
15 February 2007, 02:52 | Umum | 7.436 views
Partai Politik dan Perdebatan
14 February 2007, 09:38 | Negara | 5.324 views
Bangunan Masjidil Aqsha Runtuh Memang Kenapa?
14 February 2007, 00:15 | Umum | 6.079 views
Uang Administrasi Halal atau Haram
13 February 2007, 23:20 | Muamalat | 6.122 views
Fiqih Vs Ilmu Pengetahuan: Adakah Perbedaan?
13 February 2007, 07:43 | Ushul Fiqih | 5.187 views
Orang Eskimo dan Hukum Puasa
13 February 2007, 02:36 | Puasa | 6.582 views
Shalat Tasbih, Bid'ahkah Hukumnya?
12 February 2007, 00:15 | Shalat | 6.180 views
Homoseks: Takdir, Nasib atau Apa?
9 February 2007, 01:23 | Kontemporer | 6.854 views
Masjid Al-Aqsha Dihancurkan
9 February 2007, 00:47 | Umum | 5.074 views
Batasan Aurat Wanita Versi Quraisy Syihab
7 February 2007, 22:50 | Wanita | 16.911 views
Pelaku Homoseks Ingin Taubat Tanpa Hudud
7 February 2007, 22:44 | Jinayat | 5.630 views

TOTAL : 2.302 tanya-jawab | 37,062,086 views

KATEGORI
1. Aqidah 25 subtema
2. Quran 8 subtema
3. Hadits 11 subtema
4. Ushul Fiqih 7 subtema
5. Thaharah 9 subtema
6. Shalat 28 subtema
7. Zakat 11 subtema
8. Puasa 15 subtema
9. Haji 12 subtema
10. Muamalat 17 subtema
11. Nikah 20 subtema
12. Mawaris 9 subtema
13. Kuliner 7 subtema
14. Qurban Aqiqah 3 subtema
15. Negara 11 subtema
16. Kontemporer 7 subtema
17. Wanita 8 subtema
18. Dakwah 5 subtema
19. Jinayat 7 subtema
20. Umum 23 subtema

Jadwal Shalat DKI Jakarta

18-10-2019
Subuh 04:13 | Zhuhur 11:39 | Ashar 14:48 | Maghrib 17:49 | Isya 18:58 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Radio | Jadwal
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img