Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Berdosakah Imam Malik Saat Mengatakan Qunut Subuh Bid'ah | rumahfiqih.com

Berdosakah Imam Malik Saat Mengatakan Qunut Subuh Bid'ah

Tue 27 February 2007 00:13 | Shalat | 7.538 views | Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com

Pertanyaan :

Assalamu'alaikum wr. Wb.

Pak Ustadz, menyambung pembahasan sebelumnya, jika ada hadist shahih mengatakan setiap bid'ah itu sesat, dan karena sesat itu dekat dengan kekafiran, maka saat imam Malik mengatakan bahwa qunut subuh bid'ah, berdosakah beliau karena secara tidak langsung menuduh muridnya imam Asy-syafi'i sesat? Apakah memang orang setingkat imam malik berhak mengatakan qunut subuh bid'ah?

Mohon penjelasannya,

Jazakallohu khoiron katsiron.

Wassalamu'alaikum wr. Wb.

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ketika Al-Imam Malik rahimahullah mengatakan bahwa qunut shalat shubuh itu bid'ah, beliau tidak menuduh muridnya, Al-Imam As-syafi'i sebagai pelaku bid'ah. Tidak ada kata caci maki kotor gaya koboy yang keluar dari mulut ulama besar itu.

Perlu dipahami bahwa para ulama besar di masa salaf itu sangat sopan, rendah hati, tawadhu', serta beradab. Terutama ketika saat berbeda pendapat dengan sesama ulama lainnya. Tidak terdengar tudingan kepada saudaranya sebagai tukang bikin bid'ah.

Bid'ah qunut shalat shubuh yang dikemukakan oleh beliau adalah semata-mata ijtihad beliau pribadi. Sama sekali beliau tidak bahagia kalau ada orang yang bisa dituding-tuding sebagai pelaku bid'ah.

Sebagai ulama besar, bukan level beliau untuk mencaci maki orang yang pendapatnya tidak sama dengan dirinya. Tindakah anarkis seperti itu hanya keluar dari kalangan awam yang tidak punya ilmu agama. Semangat membenci orang lebih dominan ketimbang kapasitas otaknya.

Maka As-Syafi'i pun sangat segan kepada gurunya itu, bahkan beliau sangat menghormati murid-murid sang guru, meski sang guru telah menghadap Allah SWT. Saling hormat dan saling mengagumi, itulah kira-kira bahasa yang bisa sedikit menggambarkan hubungan antara keduanya imam besar itu. Yang satu mengatakan qunut itu bid'ah dan yang satunya mengatakan qunut itu sunnah muakkadah.

Kalau dua begawan fiqih itu sudah sedemikian mesra, meski hasil ijtihad mereka berbeda, lalu apa urusannya orang zaman sekarang merasa lebih cerdas dari keduanya, dan masih saja memancing di air keruh? Masih saja mempermasalahkan urusan yang sudah selesai sejak dulu, di depan orang-orang awam yang juga tidak paham.

Seharusnya, para tokoh di masa sekarang ini sudah bukan zamannya lagi melempar bola panas di tengah tubuh umat. Kalau ingin mengajarkan fiqih, ajarkan beberapa pendapat dari beberapa ulama, tapi jangan paksakan opini pribadi. Apalagi sampai mencaci dan menggelari orang lain dengan gelar-gelar yang menjijikkan.

Semoga Allah SWT membuka hati kita dan melapangkannya, agar kita dapat hidup rukun dan mesra dengan sesama umat nabi Muhammad SAW. Amin

Wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc

Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com


Baca Lainnya :

Muamalah Gadai Dalam Islam
26 February 2007, 23:44 | Muamalat | 9.669 views
Sikap yang Terbaik Masalah Perbedaan Qunut
26 February 2007, 00:19 | Shalat | 6.330 views
Terlambat Shalat Jumat, Harus Bagaimana?
23 February 2007, 08:09 | Shalat | 6.085 views
Mas Kawin Tidak Sama dengan yang Diucapkan Dalam Akad
23 February 2007, 03:46 | Nikah | 5.438 views
Apakah Hukumnya Musik Menurut Islam?
22 February 2007, 07:39 | Umum | 23.964 views
Bid'ah di Tengah Kita
22 February 2007, 03:58 | Umum | 6.943 views
Berwudhu' Tanpa Melepas Sepatu
21 February 2007, 06:43 | Thaharah | 6.903 views
Syarat Sebuah Hadits Shahih
20 February 2007, 02:39 | Hadits | 5.661 views
Al-Quran Bukan Berbahasa Arab, Benarkah?
20 February 2007, 01:54 | Quran | 6.291 views
Hukum Mengubur Ari-Ari Bayi
18 February 2007, 23:34 | Umum | 27.101 views
Adakah Keharusan Mengikuti Salah Satu Mazhab?
16 February 2007, 00:53 | Ushul Fiqih | 6.982 views
Kriteria Miskin
16 February 2007, 00:40 | Zakat | 7.715 views
Bagaimana Membedakan Magis dan Ilmu Pengetahuan?
15 February 2007, 03:44 | Aqidah | 5.782 views
Pakaian Celana Panjang untuk Laki-Laki
15 February 2007, 02:52 | Umum | 7.191 views
Partai Politik dan Perdebatan
14 February 2007, 09:38 | Negara | 5.206 views
Bangunan Masjidil Aqsha Runtuh Memang Kenapa?
14 February 2007, 00:15 | Umum | 5.894 views
Uang Administrasi Halal atau Haram
13 February 2007, 23:20 | Muamalat | 5.824 views
Fiqih Vs Ilmu Pengetahuan: Adakah Perbedaan?
13 February 2007, 07:43 | Ushul Fiqih | 5.086 views
Orang Eskimo dan Hukum Puasa
13 February 2007, 02:36 | Puasa | 6.356 views
Shalat Tasbih, Bid'ahkah Hukumnya?
12 February 2007, 00:15 | Shalat | 6.009 views

TOTAL : 2.302 tanya-jawab | 35,121,167 views

KATEGORI
1. Aqidah 25 subtema
2. Quran 8 subtema
3. Hadits 11 subtema
4. Ushul Fiqih 7 subtema
5. Thaharah 9 subtema
6. Shalat 28 subtema
7. Zakat 11 subtema
8. Puasa 15 subtema
9. Haji 12 subtema
10. Muamalat 17 subtema
11. Nikah 20 subtema
12. Mawaris 9 subtema
13. Kuliner 7 subtema
14. Qurban Aqiqah 3 subtema
15. Negara 11 subtema
16. Kontemporer 7 subtema
17. Wanita 8 subtema
18. Dakwah 5 subtema
19. Jinayat 7 subtema
20. Umum 23 subtema

Jadwal Shalat DKI Jakarta

22-7-2019
Subuh 04:45 | Zhuhur 12:01 | Ashar 15:23 | Maghrib 17:57 | Isya 19:08 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Radio
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img