Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Rumah Kebanjiran Quran Terandam | rumahfiqih.com

Rumah Kebanjiran Quran Terandam

Sat 12 January 2013 00:19 | Quran | 6.729 views | Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com

Pertanyaan :

Assalamu 'alaikum,

Seperti diketahui bersama belum lama ini kami mengalami banjir yang melanda Jakarta. Yang ingin kami tanyakan bagaimana perlakuan kami terhadap Qur'an yang terendam dan menjadi hancur. Mungkin pak Ustad dapat membantu kami.

Terima kasih

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Pada dasarnya mushaf Al-Quran Al-Karim adalah sesuatu yang suci. Sehingga para ulama mewajibkan seseorang suci apabila menyentuhnya. Paling tidak, suci dari hadats besar. Sedangkan suci dari hadats kecil, masih menjadi khilaf. Sebagian mensyaratkannya dan sebagian tidak. Karena berbeda dalam menafsirkan makna ayat berikut ini:

Tidak menyentuhnya kecuali orang-orang yang disucikan.(QS. Al-Waqi'ah: 79)

Dan menghina mushaf adalah sesuatu yang terlarang dalam agama, apabila dilakukan dengan sengaja. Misalnya dengan meletakkannya di tempat yang rendah, atau di tempat yang buruk, seperti di dalam WC. Termasuk membakarnya, bila tujuannya untuk menghina dan merendahkan.

Adapun memusnahkan mushaf apabila memang ada kepentingannya, maka hukumnya dibolehkan. Meski dengan cara membakarnya. Cara seperti ini ada rujukannya di masa lalu, yaitu apa yang dilakukan oleh Khalifah Utsman bin Al-Affan radhiyallahu 'anhu. Saat itu beliau mengumpulkan semua versi mushaf yang telah ditulis secara pribadi oleh para shahabat dan membakarnya. Peristiwa pembakaran mushaf ini disetujui oleh seluruh shahabat saat itu dengan pertimbangan mashlahat.

Mashlahatnya agar umat Islam punya satu rasam (pola penulisan) yang standar, yaitu yang kemudian disebut dengan rasam Utsmani. Rasam ini adalah rasam yang telah disahkan oleh Khalifah dan diamini oleh seluruh shahabat.

Atas peristiwa itu, maka banyak ulama yang membolehkan kita membakar mushaf Al-Quran bila memang ada mashlahatnya. Dan di antara mashalat itu adalah demi agar menjaga supaya mushaf itu tidak terhina dengan keadaannya.

Di dalam kitab Al-Mughni disebutkan:

Dan dimakruhkan membakar kayu yang tertulis dengan Al-Quran, kecuali jika dimaksudkan untuk memeliharanya. Maka tidaklah dimakruhkan. Sebagaimana yang dipahami dari perkataan Ibnu Abdissalam. Dan didasarkan atas apa yang dilakukan oleh Utsman bin Affan ra pada mushaf.

Juga di dalam kitab Fathul Mu'in pada footnotnenya (I'anatut Talibin) juz I halaman 69:

Dan dimakruhkan membakar sesuatu yang ditulis ayat Quran di atasny, kecuali bertujuan untuk memeliharanya.

Maka tidak mengapa untuk memusnahkan mushaf Al-Quran buat anda, bila memang tujuannya untuk memeliharanya yang sudah nyata rusak dan tidak bisa terpakai lagi. Baik dengan cara membakarnya atau dengan teknik yang lain.

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc

Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com


Baca Lainnya :

Anak Saya Bertanya Kenapa Daging Babi Haram?
11 January 2013, 01:00 | Kuliner | 9.204 views
Daun Ganja untuk Masakan
11 January 2013, 01:00 | Umum | 8.245 views
Mengundang Makan Orang Non-Muslim
11 January 2013, 00:00 | Kuliner | 7.402 views
Berdoa Dalam Shalat Pakai Bahasa Indonesia
10 January 2013, 01:25 | Shalat | 17.711 views
Shalat Sembari Membaca Mushaf Al-Quran
9 January 2013, 23:30 | Quran | 10.888 views
Adakah Mazhab Salaf?
9 January 2013, 01:37 | Ushul Fiqih | 54.571 views
Hak Waris untuk Anak Perempuan Tunggal
8 January 2013, 10:01 | Mawaris | 8.062 views
Poligami dalam Pandangan Syariah
7 January 2013, 22:57 | Nikah | 13.925 views
Menikah dalam Kondisi Hamil
7 January 2013, 22:12 | Nikah | 11.563 views
Imam Membaca Surat Pendek Makmum Membaca Al-Fatihah
6 January 2013, 22:23 | Shalat | 77.967 views
Harta Istri dan Suami Apabila Cerai
6 January 2013, 20:47 | Nikah | 29.093 views
Kalung Emas Tidak Dizakati Selama 20 Tahun
5 January 2013, 21:23 | Zakat | 8.707 views
Keluar dari Suatu Jamaah, Murtadkah Saya?
4 January 2013, 15:08 | Dakwah | 9.977 views
Benarkah Pemeluk Madzhab Syafi'i Ahli Bid'ah?
4 January 2013, 02:00 | Ushul Fiqih | 17.573 views
Talfiq Antar Mazhab, Apa Maksud dan Pengertiannya
4 January 2013, 01:22 | Ushul Fiqih | 23.630 views
Istri Menikah Lagi Sebelum Habis Masa 'Iddah
4 January 2013, 00:47 | Nikah | 9.039 views
Perbedaan Antara Syariah dan Fiqih
3 January 2013, 02:50 | Ushul Fiqih | 45.438 views
Jawaban Shalat Istikharah Apakah Harus Mimpi?
3 January 2013, 01:05 | Shalat | 24.011 views
Haruskah Memilih Satu Jama'ah Tertentu?
3 January 2013, 00:46 | Dakwah | 9.876 views
Shalat Jama' Qasar dan Batasan Luar Kota
2 January 2013, 03:44 | Shalat | 31.219 views

TOTAL : 2.302 tanya-jawab | 33,824,076 views

KATEGORI
1. Aqidah 25 subtema
2. Quran 8 subtema
3. Hadits 11 subtema
4. Ushul Fiqih 7 subtema
5. Thaharah 9 subtema
6. Shalat 28 subtema
7. Zakat 11 subtema
8. Puasa 15 subtema
9. Haji 12 subtema
10. Muamalat 17 subtema
11. Nikah 20 subtema
12. Mawaris 9 subtema
13. Kuliner 7 subtema
14. Qurban Aqiqah 3 subtema
15. Negara 11 subtema
16. Kontemporer 7 subtema
17. Wanita 8 subtema
18. Dakwah 5 subtema
19. Jinayat 7 subtema
20. Umum 23 subtema

Jadwal Shalat DKI Jakarta

24-5-2018 :
Subuh 04:35 | Zhuhur 11:51 | Ashar 15:13 | Maghrib 17:47 | Isya 18:59 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Radio
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img