Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Jual Jilbab Kecil (Tidak Syar'i) Hukumnya Apa? | rumahfiqih.com

Jual Jilbab Kecil (Tidak Syar'i) Hukumnya Apa?

Fri 16 March 2007 02:57 | Muamalat | 5.683 views | Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com

Pertanyaan :

Assalamualaikum Wr. Wb

Ust..... Bagaimana hukumnya secara agama jika kita menjual jilbab (kerudung) yang tidak Syar'i (yaitu jilbab yang kecil dan tidak menutup dada)?Serta pakaian yang tidak Syar'i juga (yaitu pakaian yang jika akhwat memakainya terlihat lekuk tubuhnya)?

Padahal jilbab (kerudung) semacam itu dilarang oleh Allah. Bagaimana nanti pertanggungjawaban kita kepada Allah SWT?

Jazakumullah

Wassalamualaikum wr wb

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Hukum memakai pakaian berbentuk kerudung yang panjang hingga menutup sampai ke dada adalah sesuatu yang masih menjadi khilaf di kalangan ulama. Bukan sesuatu yang sudah mutlak kewajibannya dan berlaku untuk seluruh wanita. Para ulama masih berbeda pendapat dalam hal ini. Khususnya dalam teknis dan jenis model pakaian.

Yang telah disepakati oleh para ulama adalah wanita wajib menutup auratnya. Dan aurat wanita itu adalah seluruh tubuhnya, kecuali wajah dan kedua tapak tangan. Maka, bila seorang wanita telah menutup auratnya, otomatis dada pun sudah tertutup. Para ulama juga sepakat bahwa menutup aurat itu bukan hanya sekedar tertutup, tetapi juga harus tidak tembus pandang, tidak membentuk lekuk tubuh dan seterusnya.

Tetapikalau model pakaiannyanya harus berbentuk model, corak, potongan, warna tertetu, mereka tidak mewajibkannya. Maka bentuk kerudung yang panjang hingga ke dada, oleh para ulama hukumnya masih dalam berbeda pendapat. Sebagian ulama memang mewajibkan wanita mengenakan kerudung model seperti itu, namun rupanya tidak semuanya mewajibkannya.

Kita berhak untuk memilih salah satu pendapat dari pendapat yang banyak dari para ulama itu. Dan kita pun berhak untuk mempertahankan pilihan kita. Namun kita tidak berhak untuk merasa diri paling benar, lalu menyalahkan semua ulama yang pendapatnya tidak sama dengan pendapat kita. Apalagi sampai harus mengharamkan orang menjual pakaian dengan model tertentu.

Seharusnya kita tidak dibenarkan untukmain vonis bahwa kerudung yang tidak panjang hingga sampai menutup dada itu haram dikenakan. Sebab boleh jadi, wanita itu tetap menutup dadanya, meski bukan dengan kain kerudung yang terjulur panjang. Mungkin jenis potongan bajunya memang menutup dada. Maka selama yang terlihat hanya wajah dan kedua tapak tangan, selama itu pula wanita itu telah menutup aurat.

Jenis Pakaian Yang Tidak Menutup Aurat

Di sisi lain, kita pun tidak bisa langsung main larang orang menjual atau memproduksi pakaian yang tidak menutup aurat. Sebab kewajiban untuk menutup aurat itu hanya berlaku pada tempat tertentu saja. Tidak pada setiap tempat ada kewajiban untuk menutup aurat bagi wanita.

Hanya apabila seorang wanita berada di hadapan laki-laki ajnabi yang bukan mahramnya saja dia diwajibkan untuk menutup auratnya secara sempurna Sedangkan di hadapan wanita muslimah, atau di hadapan laki-laki yang masih mahramnya, wanita itu boleh menampakkkan sebagian auratnya.

Rambut, tangan, kaki, leher, telinga dan lainnya adalah aurat yang haram terlihatbuat laki-laki ajnabi, tetapi bukan termasuk aurat (boleh terlihat) di hadapan sesama wanita muslimah atau laki-laki mahram.

Lalu apakah kita mengharamkan seorang wanita memperlihatkan sebagain auratnya di hadapan sesama wanita muslimah? Apakah kita mengharamkan wanita terlihat sebagian auratnya di hadapan ayah, kakek, kakak, paman, keponakan, adik, anak, cucu, saudara sesususuan? Tentu tidak, bukan?

Maka kalau pakaian yang masih menampakkan aurat itu dikenakan saat seorang wanita ada bersama dengan mereka itu, maka hukumnya halal. Lalu mengapa kita mengharamkan sesuatu yang dihalalkan Allah?

Mengharamkan sesuatu yang hukumnya halal adalah perbuatan maksiat. Bahkan seorang nabi Muhammad SAW sekalipun, ketika melakukannya, ditegur langsung oleh Allah SWT. Bahkan teguran itu diabadikan di dalam Al-Quran AL-Kariem. Hingga sepanjang zaman hingga tiba kiamat, teguran itu tetap dibaca orang.

Hai Nabi, mengapa kamu mengharamkan apa yang Allah halalkan bagimu? (QS. At-Tahrim: 1)

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc

Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com


Baca Lainnya :

Hukum Menggarap Sawah Gadai
15 March 2007, 03:39 | Muamalat | 6.060 views
Warisan untuk 3 Anak Laki dan 3 Anak Perempuan
15 March 2007, 02:31 | Mawaris | 5.699 views
Sejauh Mana Sudah Perjalanan Wahabi?!
14 March 2007, 23:45 | Aqidah | 10.604 views
Tes Kesehatan Dironsen Buka Baju, Bagaimana?
14 March 2007, 04:38 | Kontemporer | 6.422 views
Hak Waris Cucu dari Anak Perempuan
14 March 2007, 04:08 | Mawaris | 5.814 views
Ribakah Simpanan di Koperasi
14 March 2007, 02:31 | Muamalat | 6.573 views
Fiqih Lintas Agama Cak Nur
13 March 2007, 04:27 | Kontemporer | 6.885 views
Shalat Jum'at Harus 40 Orang?
13 March 2007, 03:11 | Shalat | 9.167 views
Wajibkah Kita Menjadi Jamaah Suatu Kelompok?
13 March 2007, 02:32 | Dakwah | 6.170 views
Definisi Madzhab
12 March 2007, 00:39 | Ushul Fiqih | 6.090 views
Khatib Jumat Grogi, Jamaah Tertawa
12 March 2007, 00:35 | Shalat | 6.643 views
Al-Quran Membolehkan Menyetubuhi Budak?
12 March 2007, 00:10 | Quran | 6.925 views
Benarkah Tape Sama dengan Khamar?
9 March 2007, 03:06 | Kuliner | 6.465 views
Dokter Memegang Aurat Pasien Wanita Bukan Mukhrim
9 March 2007, 00:51 | Wanita | 6.419 views
Hikmah di Balik Jatuhnya Garuda
8 March 2007, 03:44 | Kontemporer | 4.775 views
Yahudi dan Invasinya
8 March 2007, 03:25 | Umum | 5.083 views
Larangan Lewat di Depan Orang yang Sedang Sholat
7 March 2007, 03:34 | Shalat | 6.816 views
Haramkah Berpartai?
6 March 2007, 23:43 | Negara | 5.249 views
Qaul Qadim dan Qaul Jadid
6 March 2007, 01:17 | Ushul Fiqih | 9.566 views
Masalah Shalat Akhwat
5 March 2007, 22:52 | Hadits | 5.558 views

TOTAL : 2.302 tanya-jawab | 35,703,984 views

KATEGORI
1. Aqidah 25 subtema
2. Quran 8 subtema
3. Hadits 11 subtema
4. Ushul Fiqih 7 subtema
5. Thaharah 9 subtema
6. Shalat 28 subtema
7. Zakat 11 subtema
8. Puasa 15 subtema
9. Haji 12 subtema
10. Muamalat 17 subtema
11. Nikah 20 subtema
12. Mawaris 9 subtema
13. Kuliner 7 subtema
14. Qurban Aqiqah 3 subtema
15. Negara 11 subtema
16. Kontemporer 7 subtema
17. Wanita 8 subtema
18. Dakwah 5 subtema
19. Jinayat 7 subtema
20. Umum 23 subtema

Jadwal Shalat DKI Jakarta

20-8-2019
Subuh 04:41 | Zhuhur 11:58 | Ashar 15:18 | Maghrib 17:58 | Isya 19:06 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Radio | Jadwal
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img